Terpilih jadi Rektor Baru UGM, Ini Profil Ova Emilia

Sabtu, 21 Mei 2022 11:08 Reporter : Shani Rasyid
Terpilih jadi Rektor Baru UGM, Ini Profil Ova Emilia Pemilihan Rektor Baru UGM. ©Ugm.ac.id

Merdeka.com - Setelah melalui pemilihan yang alot dan ketat terhadap tiga kandidat, akhirnya terpilihlah rektor baru UGM. Dia adalah Prof. dr. Ova Emilia, M. Med., Ed., Sp.OG(K), Ph.D.

Prof. Ova Emilia terpilih sebagai Rektor UGM setelah melalui rangkaian proses seleksi bakal calon rektor dan pemilihan rektor yang berlangsung sejak Januari 2022. Ketua Majelis Wali Amanat UGM, Pratikno, mengatakan, setelah dilantik menjadi Rektor UGM periode 2022-2027, Ova Emilia rencananya akan dilantik pada 27 Mei 2022.

“Karena masa jabatan Rektor UGM saat ini Prof. Panut Mulyono akan segera selesai, MWA akan melakukan pelantikan dalam waktu dekat,” kata Pratikno, mengutip dari ANTARA pada Jumat (20/5).

Lalu seperti apa profil Ova Emilia sehingga ia bisa terpilih menjadi Rektor UGM? Berikut selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Profil Ova Emilia

pemilihan rektor baru ugm
©Ugm.ac.id

Prof. dr. Ova Emilia merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM dan juga menjabat sebagai dekan di fakultas itu sejak tahun 2016. Perempuan kelahiran Yogyakarta, 19 Februari 1964 ini menamatkan pendidikan sarjana di UGM pada tahun 1987 dan melanjutkan studi S-2 di University of Dundee, Skotlandia pada tahun 1990.

Ia kemudian menjalani pendidikan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi di UGM pada tahun 1996-2000, kemudian S-3 Clinical Teaching di University of New South Wales, dan pendidikan dokter subspesialis pada tahun 2009. Selain menjadi Dekan FKKMK UGM, ia juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Negeri Indonesia sejak tahun 2018.

3 dari 4 halaman

Prestasi Akademik

pemilihan rektor baru ugm
©Ugm.ac.id

Selama berkecimpung di bidang kedokteran, Prof Ova juga produktif dalam menghasilkan karya-karya akademik. Ia memiliki berbagai pengalaman dalam menulis buku dan jurnal internasional, serta pengalaman dalam membangun inovasi, advokasi, dan kebijakan.

Pada tahun 2012-2020 kemarin misalnya, ia membentuk kurikulum bagi dokter untuk pelayanan KB yang menjadi model pelatihan yang diangkat secara nasional dan diterapkan di Fakultas Kedokteran di Indonesia. Selain itu dia pernah beberapa kali menerima penghargaan seperti First Prize for Young Gynecologist Award tahun 1998 dan SIDA Award tahun 2006.

4 dari 4 halaman

Program Kerja Ova

pemilihan rektor baru ugm
©Ugm.ac.id

Dalam pemaparannya sebelum menjalani tugas sebagai Rektor UGM, Ova menguraikan sejumlah strategi di antaranya memperkuat pendidikan transdisiplin yang mendorong kewirausahaan sosial, kemandirian dan keberagaman, memperkuat pengabdian yang komprehensif dan berkesinambungan untuk penyelesaian masalah wilayah dengan melibatkan sivitas akademi dan alumni, serta memperkuat atmosfer kampus yang sehat, ramah lingkungan, berbudaya dan bertanggung jawab secara sosial. 

[shr]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. DIY
  3. Jateng
  4. Berita
  5. UGM
  6. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini