Terdampak Pelebaran Rumah, Warga di Brebes Ini Hanya Diberi Akses Jalan Selebar 50 cm

Kamis, 25 November 2021 16:56 Reporter : Shani Rasyid
Terdampak Pelebaran Rumah, Warga di Brebes Ini Hanya Diberi Akses Jalan Selebar 50 cm Gang sempit selebar 50 cm di Brebes. ©YouTube/Liputan6 SCTV

Merdeka.com - Hidup bertetangga di tengah masyarakat butuh rasa saling mengerti di antara satu sama lain. Apabila rasa itu tidak terbentuk, konflik rawan terjadi. Inilah yang terjadi di Kecamatan Larangan, Brebes, Jawa Tengah.

Bermaksud ingin memperluas rumahnya, seorang warga justru membuat akses gang yang biasa dilalui warga menjadi sempit. Tak tanggung-tanggung, luas jalan yang diberikan itu hanya menyisakan 50 cm. Warga harus berhimpitan saat melewati jalan itu.

Karena kondisi ini, menyebabkan konflik di tengah warga. Pihak yang berkonflik bersikukuh pada pendapatnya masing-masing.

2 dari 3 halaman

Warga Harus Memiringkan Badan

gang sempit selebar 50 cm di brebes
©YouTube/Liputan6 SCTV

Dalam video yang diunggah kanal YouTube Liputan6 SCTV pada Kamis (25/11), tampak para warga berusaha melewati jalan tembus yang sempit dengan memiringkan badan. Keadaan makin sulit saat mereka harus saling berpapasan satu sama lain.

Akses yang sempit itu sudah dirasakan oleh warga selama sepekan setelah pemilik lahan membangun rumah di lahan yang menjadi akses jalan warga.

“Jangankan pakai sepeda atau motor, kami lewat jalan kaki saja harus miring,” kata Supratno, salah seorang warga.

“Kalau sama keluarga saya belum bilang sama sekali. Jadi main bangun saja,” kata Fahmi, warga lainnya.

3 dari 3 halaman

Tuntutan Pemilik Lahan

gang sempit selebar 50 cm di brebes
©YouTube/Liputan6 SCTV

Nasikun, warga pemilik lahan itu, mengatakan bahwa akses yang biasa digunakan warga itu adalah lahannya. Ia pun sudah bersedia memberikan 50 cm untuk akses warga. Dia berharap tetangga yang lain juga memberikan lahan mereka untuk menjadi lahan untuk menjadi jalan.

“Saya sudah memberikan 50 cm lahan saya, mestinya yang 50 cm tetangga saya. Dulu becak itu masuk pak. Saya juga seorang pendidik tahu aturan,” kata Nasikun.

Atas permasalahan ini, pihak perangkat desa setempat harus sampai turun tangan. Namun, hingga berita ini ditulis pihak-pihak yang terlibat belum menemukan kesepakatan.

[shr]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Jateng
  3. DIY
  4. Berita
  5. Jenis Konflik
  6. Brebes
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini