Ngarsopuro Night Market adalah destinasi wisata malam di Kota Solo. Dahulu, Ngarsopuro hanya dikenal sebagai pasar malam. Namun kini kawasan itu telah berubah menjadi pusat industri kreatif yang inspiratif bagi siapapun yang mengunjunginya.
Proyek revitalisasi kawasan Ngarsopuro dimulai sejak Juli 2022 dan menjadi salah satu dari 10 titik prioritas pembangunan di Kota Solo. Dalam pengerjaannya, revitalisasi itu mengalami sedikit kendala, namun kendala-kendala itu bisa diselesaikan.
“Ada kendala-kendala kecil yang akan saya selesaikan. Sama tidak boleh ada yang parkir dan jualan,” kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming dikutip dari Jatengprov.go.id.
Dikutip dari Liputan6.com, setiap dua kali seminggu di kawasan itu diadakan Ngarsopuro Night Market. Acara itupun dipadati anak muda baik yang ingin hiburan maupun mengekspresikan diri.
Advertisement
Saat itu pula Kawasan Ngarsopuro berubah menjadi surganya para anak muda. Berbagai seni mural mempercantik pintu-pintu toko, menciptakan atmosfer yang unik dan kreatif.
Selain itu di sana pengunjung dapat menemukan produk-produk handmade yang unik.
Di tempat itu beragam pertunjukan seni seperti musik, tarian, dan pertunjukan seni lainnya digelar. Dilansir dari Surakarta.go.id, saat ini terdapat lebih dari 50 lapak seniman dengan berbagai karya seni yang menakjubkan.
Di sana, para creator seni menjajakan berbagai bentuk karya seni, termasuk body painting, face painting, serta beragam kerajinan tangan unik. Street Art Market menghadirkan inspirasi dan kegembiraan bagi pengunjung.
Advertisement
Selain seniman, kawasan itu juga menjadi tempat bagi para pedagang UMKM menjajakan barang dagangan mereka. Di sana para creator kerajinan tangan lokal menjual karya-karya mereka langsung kepada masyarakat.
Di sana pula terdapat sajian wisata kuliner tradisional seperti wedang ronde, nasi liwet, srabi, dan masih banyak lainnya. Terdapat juga beragam produk batik, mainan tradisional, serta barang antik