Seorang Ketua RW di Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Jawa Tengah, Aris Joko Saraswo mengenalkan aplikasi ronda elektronik bernama E-Ronda, Kamis (25/8). Inovasi itu memungkinkan warga untuk saling memantau, termasuk menunjang kegiatan siskamling.
Aris mengungkapkan jika aplikasi ini bisa diakses oleh seluruh warga di wilayahnya. E-ronda memiliki fungsi, salah satunya untuk melaporkan kondisi yang terjadi selama proses penjagaan kampung oleh petugas ronda.
Menariknya, aplikasi E-ronda juga bisa diakses oleh masyarakat luas, dan saat ini sudah tersedia di platform Google Playstore.
Advertisement
Laporan Bisa Sampai ke Petugas Kelurahan
Mengutip laman GNFI, perputaran informasi soal keadaan realtime lingkungan saat dilakukan penjagaan, juga bisa sampai ke petugas kelurahan.
Sebelumnya, Aris mendapat inspirasi menciptakan aplikasi tersebut karena terbatasnya informasi yang dilaporkan melalui grup Whatsapp oleh petugas di lapangan.
“Lantas muncul ide untuk membuat aplikasi untuk memudahkan pelaporan ronda lewat E-ronda ini,” katanya.
Fitur di Aplikasi E-ronda
Kesulitan Aris mengetahui jadwal, nama petugas, lokasi ronda hingga waktu keliling, membuatnya tergerak untuk menciptakan sebuah perangkat yang bisa memuat informasi itu.
Di dalam fitur E-ronda, terdapat rincian nama warga yang berjaga, jadwal hingga alarm yang mirip dengan suara kentongan. Lokasi petugas ronda secara otomatis terhubung di Gmaps.
Berkat inovasinya ini, Aris berhasil memenangkan juara 2 kompetisi Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2022, setingkat Kota Surakarta. Saat ini, aplikasi tersebut bisa diunduh oleh masyarakat luas, di platform Google Playstore.