Mata kering menjadi salah satu keluhan kesehatan yang sering kali terjadi pada banyak orang. Biasanya, saat seseorang mengalami kondisi ini akan merasakan perih pada mata, sedikit gatal atau sensasi berpasir, hingga mengalami mata kemerahan. Sehingga timbul keinginan untuk terus mengedipkan mata atau mengucek mata.
Kondisi mata kering, biasanya terjadi ketika kelenjar air mata tidak menghasilkan cairan air mata yang cukup atau ketika cairan air mata cepat habis. Akibatnya, kondisi mata akan kering dan menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi penderitanya.
Meskipun begitu, bagian sebagian orang kondisi mata kering hanya bersifat sementara dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, ada juga kasus mata kering yang cenderung kronis dan perlu ditangani. Jika dibiarkan begitu saja tanpa maka kondisi komplikasi yang lebih parah sangat mungkin terjadi.
Mata kering terjadi dipengaruhi oleh berbagai macam faktor penyebab. Mulai dari kekurangan vitamin A, faktor usia, efek samping dari pengobatan, penggunaan komputer, hingga pengaruh dari menopause. Bagi Anda yang sering kali mengalami keluhan mata kering, perlu menyimak beberapa penjelasan mengenai penyebab mata kering berikut.
Dilansir dari situs Healthline, berikut kami merangkum beberapa penyebab mata kering yang perlu Anda ketahui.
Advertisement
Kekurangan Vitamin A
Penyebab mata kering yang pertama bisa datang dari kondisi kekurangan asupan vitamin A. Seperti diketahui, vitamin A merupakan salah satu asupan yang perlu dipenuhi untuk membantu menjaga kesehatan mata.
Tidak heran, jika seseorang melakukan diet rendah vitamin A tentu akan mengalami efek mata kering hingga gangguan penglihatan lainnya, seperti rabun senja.
Dengan begitu, penting untuk mencukupi asupan vitamin A harian dengan baik. Dalam hal ini, Anda bisa banyak mengonsumsi beberapa makanan dengan sumber vitamin A tinggi. Seperti, telur, wortel, ikan, bayam, brokoli, juga paprika. Jika asupan ini diperhatikan dengan baik, tentu dapat mengurangi risiko mata kering.
Advertisement
Faktor Usia
Penyebab mata kering selanjutnya juga bisa mendapatkan pengaruh dari faktor usia. Dikatakan, risiko mata kering akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Dalam hal ini, orang berusia di atas 50 tahun cederung mempunyai risiko tinggi karena kemampuan produksi air mata menurun.
Faktor ini memang tidak dapat dihindari. Meskipun begitu, Anda masih bisa menggunakan tetes mata atau air mata buatan untuk memberikan pelumas mata. Hal ini tentu dapat mengurangi risiko kekeringan pada mata dan mencegah kondisi komplikasi yang lebih parah.
Advertisement
Efek Samping Pengobatan
Berikutnya, penyebab mata kering juga bisa datang dari efek samping pengobatan. Beberapa obat-obatan tertentu dikatakan dapat mengurangi produksi lendir pada cairan air mata. Hal inilah yang mengakibatkan kondisi mata kering setelah konsumsi beberapa jenis obat-obatan. Seperti obat antihistamin, antidepresan, diuretik, dan beta-blocker yang digunakan untuk mengobati hipertensi.
Jika kondisi ini terjadi pada Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Dengan begitu, dokter dapat memberikan resep obat lain yang dapat mengurangi risiko kondisi mata kering. Selain itu, bisa juga dengan menggunakan air mata buatan untuk menjaga mata tetap basah dan sehat.
Advertisement
Penggunaan Komputer
Penyebab mata kering yang paling sering terjadi tentu saja adalah penggunaan komputer. Seperti diketahui, bekerja dengan menggunakan komputer dalam waktu lama bisa menyebabkan kelelahan pada mata. Bukan hanya itu, terlalu sering menatap komputer dalam waktu yang lama juga menyebabkan cairan air mata cepat kering.
Kondisi ini terjadi karena orang cenderung jarang berkedip saat bekerja menggunakan laptop. Akibatnya, air mata akan cepat habis dan mata akan menjadi kering. Salah satu cara untuk meminimalisir hal ini adalah dengan sering mengedipkan mata agar tidak cepat kering.
Selain itu bisa dengan menggunakan tetes mata untuk menambah cairan dalam mata. Perlu juga untuk mengalihkan pandangan selama 20 menit ke luar ruangan sambil berkedip berulang kali.
Advertisement
Operasi Laser
Operasi laser juga menjadi salah satu penyebab mata kering yang bisa Anda alami. Khususnya, setelah Anda melakukan operasi laser untuk memperbaiki gangguan penglihatan.
Biasanya, kondisi mata kering dapat terjadi akibat beberapa saraf kornea yang dipotong saat operasi laser. Akibatnya mata akan menghasilkan lebih sedikit air mata dibandingkan sebelumnya.
Meskipun begitu, kondisi ini biasanya bersifat sementara dan akan hilang dalam hitungan hari atau minggu. Anda bisa menggunakan tetes mata untuk memberikan pelumas mata agar kondisi mata kering dapat diminimalisir.
Advertisement
Menopause
Penyebab mata kering berikutnya juga bisa datang dari efek menopause. Perlu diketahui, bahwa hormon dapat turut berperan dalam menyebabkan kondisi mata kering. Biasanya sebagian wanita mengalami gejala mata kering selama kehamilan, menopause, atau saat menggunakan pil KB.
Beberapa kondisi tersebut secara langsung memberikan pengaruh ketidakseimbangan pada hormon tubuh wanita. Ketidakseimbangan hormon inilah yang menyebabkan produksi air mata berkurang. Untuk itu, segera konsultasikan dengan dokter jika kondisi ini terjadi pada Anda. Dengan begitu, dokter akan memberikan beberapa cara untuk mengurangi risikonya.
Advertisement
Paparan Angin
Penyebab mata kering juga bisa terjadi akibat paparan angin. Paparan angin yang terlalu kencang dapat menyebabkan air mata menguap terlalu cepat. Akibatnya mata akan kekurangan cairan dan mengalami kekeringan.
Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan tetes mata untuk memberikan pelumas tambahan. Selain itu, juga bisa menggunakan kaca mata hitam untuk melindungi mata dari terpaan angin kencang.
Advertisement
Kondisi Autoimun
Penyebab mata kering yang tidak kalah penting ternyata bisa datang dari pengaruh kondisi autoimun. Perlu diketahui, beberapa kondisi autoimun seperti arthritis, lupus, dan diabetes ternyata menyebabkan produksi mata berkurang sehingga membuat mata cepat kering.
Kondisi ini tentu saja dapat diminimalisir dengan cara mengobati gejala penyakit yang diderita. Biasanya dokter akan memberikan obat imunosupresan atau kortikosteroid untuk perawatan kondisi autoimun.
Advertisement
Dehidrasi Ringan
Penyebab mata kering selanjutnya adalah dehidrasi ringan. Jika Anda tidak terbiasa minum, mungkin kondisi mata kering akan sering terjadi. Sebab, jika kebutuhan hidrasi tubuh tidak dapat tercukupi dengan baik dapat berpengaruh pada produksi air mata yang semakin berkurang.
Dengan begitu, penting untuk meningkatkan asupan cairan tubuh dengan banyak minum air. Cara ini dapat memperbaiki kondisi dehidrasi ringan dan meredakan mata kering kronis yang terjadi pada Anda.
Advertisement
Merokok
Penyebab mata kering yang terakhir adalah merokok. Bukan hanya kebiasaan merokok yang dapat menyebabkan mata kering, melainkan juga paparan asap rokok yang didapatkan oleh para perokok pasif.
Dengan begitu, bagi Anda yang memiliki kebiasaan merokok sebaiknya lakukan berbagai cara untuk mengurangi atau menghentikan kebiasaan tersebut. Sementara bagi perokok pasif, bisa lebih menghindari lingkungan yang terkena banyak asap rokok.
Dengan cara ini kondisi mata kering dapat diminimalisir dengan baik sekaligus mencegah kondisi yang semakin parah.