Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Peristiwa 13 Maret, William Herschel Temukan Planet Uranus

Peristiwa 13 Maret, William Herschel Temukan Planet Uranus ilustrasi planet uranus. infocubuild.com

Merdeka.com - William Herschel adalah salah seorang astronom yang begitu populer di dunia. Ilmuwan asal Inggris kelahiran Jerman ini dikenal sebagai penemu planet Uranus dan mengembangkan teori evolusi bintang. Berkat penemuannya tersebut, Herschel disebut-sebut sebagai ksatria pada tahun 1816.

Dengan menggunakan teleskop buatan sendiri, pada 1779 Herschel melakukan pengamatan di taman belakang rumahnya New King Street. Penelitiannya di bidang astronomi berlanjut hingga tahun 1792, Herschel menemukan banyak bintang ganda yang kemudian ia susun menjadi katalog.

Tepat hari ini 23 Maret pada tahun 1781 silam, Herschel menemukan Uranus, sebuah planet pertama di era modern yang ditemukan menggunakan teleskop. Penggunaan teleskop ini membuat Herschel mampu mengidentifikasi Uranus sebagai sebuah planet bukan bintang, sebagaimana yang diyakini para astronom sebelumnya.

Lantas, bagaimana awal mula William Herschel menemukan planet Uranus? Simak ulasannya yang dirangkum dari Nasa dan Infoastronomi.org:

Mengenal William Herschel, Sosok Penemu Planet Uranus

001 arry anggadha

©2018 Merdeka.com

Pemilik nama lengkap Frederick William Herschel ini lahir di Hannover, Jerman pada 15 November 1738. Tak hanya dikenal sebagai astronom, Herschel juga seorang musisi yang telah melahirkan banyak karya.

Bakat Herschel di dunia musik tentu tidak lepas dari peran sang ayah, yang merupakan seorang musisi tentara. Di bawah bimbingan ayahnya, Herschel bergabung dalam sebuah band bersama ayahnya di usia muda. Sejak pendudukan Hanover oleh Perancis, tepat pada 1759, ia memutuskan untuk meninggalkan tanah kelahirannya menuju Inggris.

Selama di Inggris, Herschel menjadi seorang pengajar musik sebelum akhirnya menjadi pemain organ. Berkat kemampuannya di bidang musik, ia diangkat menjadi direktur Bath Orchestra. Tak hanya menekuni dunia musik, Herschel juga tertatrik dengan matematika dan lensa.

Ketertarikannya pada dunia astronomi semakin tinggi saat ia bertemu dengan seorang astronom bernama Nevil Maskelyne. Dengan kemampuannya di bidang matematika dan lensa, Herschel mulai membuat teleskop reflektor. Berkat kemampuannya membuat teleskop reflektor inilah, yang nantinya membuat Herschel menemukan planet Uranus.

13 Maret 1781: Herschel Temukan Uranus

ilustrasi planet uranus

infocubuild.com

Tepat pada tanggal 13 Maret 1781, planet Uranus ditemukan secara tidak sengaja oleh Herschel. Saat itu, Herschel sedang melakukan survei terhadap bintang-bintang bermagnitudo +8, kelompok bintang yang terlalu redup untuk dilihat dengan mata telanjang, sehingga harus menggunakan teleskop besarnya.

Saat melakukan obeservasi, Herschel melihat benda asing yang lebih redup dibandingkan dengan bintang-bintang bermagnitudo +8. Awalnya, Herschel mengira bahwa benda tersebut merupakan sebuah komet, namun setelah mengamati lebih lanjut, ternyata benda tersebut memiliki orbit mengelilingi Matahari.

Sampai akhirnya, penemuan ini disiarkan oleh Herschel dan rekan-rekannya. Menariknya, para astronom terdahulu juga pernah mengamati Uranus sejak tahun 1690, namun mereka tidak menyadari bahwa yang diamati adalah sebuah planet. Hal inilah yang menjadikan Herschel dianggap sebagai penemu Uranus.

Fakta Mengenai Planet Uranus

001 dwi zain musofa

Space.com

Uranus merupakan planet ketujuh dari Matahari dan menjadi planet terbesar ketiga dalam tata surya. Planet yang ditemukan oleh Herschel ini memiliki cincin yang dikategorikan sebagai planet es raksaksa walaupun ia mempunyai atmosfer dengan kandungan gas yang tebal.

Awalnya, Herschel mengusulkan untuk memberi nama planet tersebut sebagai Georgium Sidus. Nama tersebut ia usulkan sebagai bentuk penghormatan kepada Raja George III. Namun, usul dari Herschel tidak disetujui oleh orang-orang di luar Inggris. Sebagai gantinya, seorang astronom bernama Johann Elert Bode memutuskan untuk mengikuti konvensi penamaan planet dari nama dewa-dewa kuno, nama Uranus pun akhirnya terpilih.

Adapun jarak antara Matahari dan planet Uranus sekitar 2.870.658 kilometer. Setidaknya, planet ini membutuhkan waktu sekitar 17 jam untuk menyelesaikan rotasinya dan memerlukan waktu 84 tahun untuk menyelesaikan orbit mengelilingi Matahari.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP