Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Muntah pada Orang Dewasa, Bayi, dan Ibu Hamil, Ketahui Cara Mengatasinya

Penyebab Muntah pada Orang Dewasa, Bayi, dan Ibu Hamil, Ketahui Cara Mengatasinya Ilustrasi mual. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Muntah merupakan suatu gejala dari gangguan kesehatan yang umum terjadi. Biasanya gejala muntah diawali dengan perasaan di dalam perut atau lambung yang tidak nyaman dan menimbulkan rasa mual. Rasa mual inilah yang akan mendorong seseorang untuk mengeluarkan isi perut secara paksa melalui mulut.

Gejala muntah ini dapat dialami dengan berbagai kondisi. Misalnya muntah setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu banyak, muntah akibat alergi makanan, atau muntah akibat gangguan pencernaan yang tidak sehat. Gejala ini dapat terjadi pada siapa saja, baik pada orang dewasa, bayi, juga ibu hamil.

Penyebab muntah pada orang dewasa, bayi, atau ibu hamil, pun bermacam-macam. Berbagai kondisi penyakit bisa menimbulkan gejala muntah pada seseorang. Bahkan pada ibu hamil, perubahan hormon yang terjadi pada awal masa kehamilan juga bisa memicu perasaan mual dan muntah setiap harinya. Untuk itu, perlu diketahui hal apa saja yang bisa menjadi penyebab muntah baik pada orang dewasa, bayi, dan ibu hamil.

Selain penyebab muntah, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala muntah. Cara mengatasi muntah ini bisa dilakukan dengan menghindari konsumsi makanan yang dapat menyebabkan muntah, atau juga dengan mengonsumsi obat-obatan tertentu yang berfungsi untuk meredakan gejala.

Dilansir dari situs Healthline, berikut kami merangkum beberapa penyebab muntah pada orang dewasa, bayi, dan ibu hamil serta cara mengatasinya yang perlu diketahui.

Penyebab Muntah pada Orang Dewasa

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa penyebab muntah bisa bermacam-macam. Baik muntah yang terjadi pada orang dewasa, bayi, maupun ibu hamil.

Pertama akan dijelaskan, beberapa penyebab muntah paling umum yang terjadi pada orang dewasa, yaitu sebagai berikut:

ilustrasi mual

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/deepblue-photographer

  • penyakit bawaan makanan (keracunan makanan)
  • gangguan pencernaan
  • infeksi bakteri atau virus, seperti gastroenteritis virus , yang sering disebut sebagai "penyakit perut"
  • mabuk
  • kemoterapi
  • sakit kepala migrain
  • obat-obatan, seperti antibiotik, morfin, atau anestesi
  • konsumsi alkohol yang berlebihan
  • radang usus buntu
  • refluks asam atau GERD
  • batu empedu
  • kegelisahan
  • rasa sakit yang hebat
  • paparan racun seperti timbal
  • Penyakit Crohn
  • sindrom iritasi usus besar (IBS)
  • gegar
  • alergi makanan
  • Penyebab Muntah pada Bayi

    Berikutnya, berbeda pula dengan penyebab muntah yang dialami oleh bayi. Biasanya, gejala muntah pada bayi sering berkaitan dengan konsumsi susu yang terlalu banyak masuk ke dalam perut.

    Sehingga secara otomatis, perut bayi yang tidak bisa menampung terlalu banyak isi akan memuntahkannya ke luar melalui mulut. Bukan hanya itu, terdapat beberapa kondisi lain yang menjadi penyebab muntah pada bayi yaitu sebagai berikut :

  • gastroenteritis virus
  • menelan susu terlalu cepat, yang dapat disebabkan karena lubang pada dot botol terlalu besar
  • alergi makanan
  • intoleransi susu
  • jenis infeksi lain, termasuk infeksi saluran kemih (ISK), infeksi telinga tengah, pneumonia, atau meningitis
  • secara tidak sengaja menelan racun
  • Stenosis pilorus kongenital, yaitu suatu kondisi saat lahir di mana bagian dari perut ke usus telah menyempit sehingga makanan tidak dapat lewat dengan mudah
  • intususepsi, yaitu ketika teleskop usus dengan sendirinya mengakibatkan penyumbatan - keadaan darurat medis
  • Penyebab Muntah pada Ibu Hamil

    Berikutnya adalah penyebab muntah yang terjadi pada ibu hamil. Muntah pada ibu hamil ini sering dikaitkan dengan perubahan hormon awal kehamilan yang terjadi pada tubuh. Perubahan hormon ini bisa memberikan pengaruh yang lebih sensitif terhadap bau atau makanan tertentu.

    002 destriyana

    ©2015 Merdeka.com/shutterstock

    Sehingga secara otomatis, tubuh ibu hamil akan memberikan respon mual dan muntah jika mencium aroma atau makanan tertentu. Selain itu, terdapat beberapa penyebab muntah pada ibu hamil lain yang perlu diketahui, yaitu sebagai berikut :

  • mual di pagi hari
  • refluks asam
  • penyakit bawaan makanan (keracunan makanan)
  • sakit kepala migrain
  • kepekaan terhadap bau atau rasa tertentu
  • morning sickness yang ekstrem, yang dikenal sebagai hyperemesis gravidarum, yang disebabkan oleh peningkatan hormon
  • Cara Mengatasi Muntah pada Orang Dewasa

    Setelah mengetahui beberapa penyebab muntah, berikutnya perlu diketahui cara mengatasi muntah dengan efektif. Berikut beberapa cara mengatasi muntah pada orang dewasa yang bisa dilakukan :

  • Makan makanan ringan atau makanan yang biasa dimakan seperti nasi, roti, atau biskuit.
  • Minum air putih atau minuman bening lainnya.
  • Istirahat yang cukup dan hindari aktivitas fisik.
  • Berikut beberapa obat yang dapat dikonsumsi untuk meredakan gejala muntah :

  • Obat dengan kandungan Imodium dan Pepto-bismol dapat membantu menngurangi rasa mual dan muntah.
  • Disesuaikan dengan penyebabnya, dokter mungkin akan memberikan obat antiemeti seperti ondansetron (Zofran), granisetron, atau promethazine.
  • Antasida OTC atau obat resep lain dapat membantu mengatasi gejala refluks asam.
  • Obat anticemas dapat diresepkan jika muntah Anda terkait dengan kondisi kecemasan.
  • Cara Mengatasi Muntah pada Bayi

    Berikutnya, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gejala muntah pada bayi. Hal ini tentu berhubungan dengan mencegah bayi agar tidak terlalu banyak mengonsumsi susu atau udara yang masuk ke dalam perutnya.

    ilustrasi bayi

    ©Pixabay/blankita_ua

    Beberapa cara mengatasi muntah pada bayi yaitu sebagai berikut:

  • Biarkan bayi Anda berbaring tengkurap atau menyamping untuk mengurangi kemungkinan menghirup muntah
  • Pastikan bayi Anda mengonsumsi cairan ekstra, seperti air, air gula, larutan rehidrasi oral (Pedialyte) atau gelatin. Jika bayi Anda masih menyusu, lakukan aktivitas menyusui secara rutin
  • Hindari memberikan makanan padat pada bayi.
  • Temui dokter jika bayi Anda menolak makan atau minum apa pun selama lebih dari beberapa jam.
  • Cara Mengatasi Muntah Ibu Hamil

    Terakhir adalah cara mengatasi muntah pada ibu hamil. Seperti diketahui penyebab muntah pada ibu hamil tidak lain akibat perubahan hormon kehamilan yang terjadi pada tubuhnya. Hal inilah yang selanjutnya akan menyebabkan gejala morning sickness seperti mual dan muntah.

    Berikut beberapa cara mengatasi muntah pada ibu hamil yang bisa dilakukan:

  • Menggunakan cairan infus saat mengalami morning sickness atau hiperemesis gravidarum untuk memberikan nutrisi tubuh dengan baik dan efektif.
  • Dokter mungkin akan memberikan obat antiemetik, seperti promethazine , metoclopramide (Reglan), atau droperidol (Inapsine), untuk membantu mencegah mual dan muntah.
  • (mdk/ayi)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP