Pada bulan Agustus ini, sekelompok ibu-ibu di Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten memainkan pementasan musik yang terbilang unik. Mereka mementaskan pertunjukan musik bernama “ciblon musik air”. Pementasan itu dilakukan dalam rangka peringatan HUT RI ke-78.
Saat berada di dalam kolam, mereka kemudian mengayunkan tangannya untuk menghasilkan ritme, tempo, hingga suara musik yang indah. Tradisi ini kemudian dikolaborasikan dengan lagu-lagu nasional hingga lagu tradisional.
Pementasan unik ini mampu mengundang decak kagum penonton maupun warga yang memadati lokasi. Penonton sangat terkesan di mana air dapat menghasilkan ritme lagu dan suara musik yang indah.
Advertisement
“Uniknya kan ini air. Tapi kok bisa dirangkum dalam suatu ritme lagu. Suaranya sangat bagus sekali. Saya sangat terkesan,”
kata Endang Samiasih, salah satu penonton pertunjukan musik tersebut, dikutip dari kanal YouTube Liputan6 pada Senin (7/8).
Pementasan Ciblon Musik Air dilakukan untuk memeriahkan ulang tahun kemerdekaan Indonesia. selain itu acara tersebut juga dapat melestarikan seni tradisional musik air yang sudah dilakukan secara turun-temurun.
Advertisement
“Untuk memperingati 17 Agustus. Ikut memeriahkan kemerdekaan. Kita nguri-nguri kabudayaan Jawa mas. Ini kan juga melestarikan kebudayaan orang tua terdahulu. Nggak ada persiapan, cuma kemarin kan sudah biasa main ini. Nggak ada kesulitan juga,”
kata Sawitri, salah seorang ibu-ibu pemain Ciblon Musik Air.
Advertisement
Dalam Ciblon Musik Air, setiap pemain harus kompak dan menghasilkan suara yang berbeda-beda.