Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gejala Getah Bening yang Perlu Diwaspadai, Ketahui Penyebabnya

Gejala Getah Bening yang Perlu Diwaspadai, Ketahui Penyebabnya ilustrasi sakit tenggorokan. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/Csaba Deli

Merdeka.com - Kelenjar getah bening merupakan salah satu bagian dalam tubuh yang memiliki fungsi penting. Dalam hal ini, kelenjar getah bening menghasilkan sel-sel darah putih yang berperan dalam menjaga tubuh dari berbagai serangan infeksi dan penyakit. Selain itu, kelenjar getah bening juga berperan dalam menjaga aliran darah agar bebas dari kuman.

Dengan begitu, darah yang sehat dapat dialirkan ke seluruh tubuh dengan baik.Karena mempunyai peranan penting, maka kesehatan kelenjar getah bening perlu dijaga dengan baik. Jika kelenjar penghasil sel darah putih ini mengalami gangguan, tentu fungsi kerjanya tidak akan berjalan dengan normal dan efektif. Salah satu gangguan getah bening yang perlu diwaspadai adalah pembengkakan kelenjar getah bening,

Pembengkakan kelenjar getah bening ini biasanya terjadi akibat infeksi bakteri atau virus. Meskipun begitu, pembengkakan yang terjadi pada kelenjar getah bening ini jarang menyebabkan infeksi kanker. Namun Anda tetap perlu mewaspadai kondisi ini karena dapat mempengaruhi sistem kerja tubuh dalam melawan berbagai macam penyakit.

Dengan begitu, Anda perlu mengetahui apa saja gejala getah bening yang sering terjadi. Selain itu, Anda juga perlu memahami faktor apa saja yang menjadi penyebab pembengkakan pada kelenjar getah bening. Sehingga, Anda bisa melakukan langkah pencegahan yang baik dan efektif untuk menghindari gangguan kesehatan ini.

Dilansir dari Mayoclinic, berikut kami merangkum beberapa gejala getah bening, penyebab, dan informasi lainnya yang perlu Anda simak.

Mengenal Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

ilustrasi sel darah putih

healthgrades.com

Sebelum mengetahui gejala getah bening, Anda perlu memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan kondisi pembengkakan kelenjar getah bening. Kondisi ini merupakan gangguan kesehatan di mana kelenjar getah bening yang berfungsi melawan berbagai penyakit, mengalami pembengkakan.

Pembengkakan pada kelenjar getah bening ini biasanya terjadi akibat infeksi bakteri atau virus. Kondisi kelenjar getah bening yang membengkak umumnya dapat dilihat pada beberapa bagian tubuh, seperti leher, bawah dagu, ketiak, dan selangkangan.

Gejala Getah Bening

Setelah mengetahui kondisi umum, berikutnya Anda perlu memperhatikan beberapa gejala getah bening yang sering terjadi. Kondisi kelenjar getah bening yang membengkak dapat dikatakan sebagai tanda bahwa terjadi kesalahan dalam tubuh Anda. Biasanya, saat kelenjar getah bening pertama kali membengkak, akan muncul beberapa gejala seperti :

  • Nyeri di kelenjar getah bening
  • Pembengkakan yang muncul biasanya sebesar kacang polong atau kacang merah, atau bahkan lebih besar di kelenjar getah bening
  • Selain itu, terdapat beberapa gejala getah bening lain yang perlu diperhatikan. Tergantung pada penyebabnya, gejala getah bening yang lain bisa meliputi :

  • Hidung berair, sakit tenggorokan, demam, dan indikasi lain dari infeksi saluran pernapasan atas
  • Pembengkakan umum kelenjar getah bening di seluruh tubuh Anda. Ketika ini terjadi, kemungkinan mengindikasikan infeksi, seperti HIV atau mononukleosis, atau gangguan sistem kekebalan, seperti lupus atau rheumatoid arthritis.
  • Nodus yang keras, tetap, dan tumbuh dengan cepat, menunjukkan kemungkinan kanker atau limfoma
  • Demam
  • Sering berkeringat di malam hari
  • Penyebab Pembengkakan Getah Bening

    tenggorokan

    ©2015 Merdeka.com/shutterstock/Csaba Deli

    Setelah mengetahui gejala getah bening, berikutnya terdapat beberapa penyebab pembengkakan getah bening yang tidak kalah penting untuk diketahui. Penyebab paling umum dari pembengkakan kelenjar getah bening adalah infeksi, terutama infeksi virus, seperti flu biasa. Penyebab lain yang mungkin memicu pembengkakan kelenjar getah bening meliputi:

    Infeksi umum

  • Sakit tenggorokan
  • Campak
  • Infeksi telinga
  • Gigi yang terinfeksi (abses)
  • Mononukleosis
  • Infeksi kulit atau luka, seperti selulitis
  • Human immunodeficiency virus (HIV) - virus yang menyebabkan AIDS
  • Infeksi yang tidak umum

  • Tuberkulosis
  • Infeksi menular seksual tertentu, seperti sifilis
  • Toksoplasmosis - infeksi parasit akibat kontak dengan kotoran kucing yang terinfeksi atau makan daging yang kurang matang
  • Demam cakaran kucing - infeksi bakteri dari cakaran atau gigitan kucing
  • Gangguan sistem kekebalan

  • Lupus - penyakit peradangan kronis yang menyerang sendi, kulit, ginjal, sel darah, jantung dan paru-paru
  • Artritis reumatoid - penyakit peradangan kronis yang menargetkan jaringan yang melapisi sendi Anda (sinovium)
  • Kanker

  • Limfoma - kanker yang berasal dari sistem limfatik Anda
  • Leukemia - kanker jaringan pembentuk darah tubuh Anda, termasuk sumsum tulang dan sistem limfatik
  • Kanker lain yang telah menyebar (bermetastasis) ke kelenjar getah bening
  • Penyebab lain yang kemungkinan menjadi pemicu tetapi jarang terjadi adalah konsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat anti kejang fenitoin (Dilantin) dan obat pencegahan untuk malaria.

    Komplikasi Pembengkakan Getah Bening

    Setelah mengetahui gejala getah bening dan berbagai penyebabnya, perlu diketahui pula bahwa kondisi kelenjar getah bening yang membengkak ini dapat berkembang dan menyebabkan komplikasi.

    Komplikasi yang terjadi dari pembengkakan kelenjar getah bening dapat berupa munculnya abses yang berisi kumpulan nanah akibat infeksi. Nanah ini mengandung cairan, sel darah putih, jaringan mati, dan bakteri atau penyerang lainnya.

    Dalam hal ini, dibutuhkan perawatan tertentu seperti drainase dan antibiotik untuk membantu proses penyembuhan.

    (mdk/ayi)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP