Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Mendidik Anak Bungsu agar Mandiri, Orang Tua Wajib Tahu

Cara Mendidik Anak Bungsu agar Mandiri, Orang Tua Wajib Tahu Ilustrasi keluarga. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/dotshock

Merdeka.com - Mendidik anak merupakan suatu tantangan yang tidak mudah bagi setiap orang tua. Di mana orang tua harus mendampingi perkembangan anak dari masa ke masa. Mulai dari bayi, masa kanak-kanak, masa remaja, hingga dewasa. Tentu hal ini tidak lepas dari setiap masalah yang dihadapi anak selama masa hidupnya.

Belum lagi ketika Anda memiliki lebih dari satu anak, tentu Anda dituntut untuk bersikap adil kepada semua anak agar tidak ada kesenjangan di antara mereka. Sering kali dikatakan bahwa orang tua selalu memberikan perhatian lebih pada anak bungsu. Di mana anak ini dinilai lebih membutuhkan banyak pengawasan dibandingkan anak-anak sebelumnya yang lebih besar.

Meskipun begitu, Anda tetap harus memperhatikan cara mendidik anak bungsu dengan baik agar tumbuh menjadi anak yang mandiri dan tidak manja. Dalam hal ini, terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Mulai dari memberikan apresiasi hal-hal kecil yang dilakukan anak, memberikan tugas dan tanggung jawab untuk melatih kemandirian, hingga melibatkan anak untuk memberikan saran dalam pengambilan keputusan.

Beberapa hal ini, memang tidak mudah dan langsung berhasil ketika diterapkan. Dengan begitu, butuh ketekunan dan kesabaran bagi setiap orang tua dalam mendidik anak bungsu dalam keluarga. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut cara mendidik anak bungsu agar mandi yang bisa Anda praktikkan sehari-hari.

Cara Mendidik Anak Bungsu: Beri Apresiasi dan Beri Tanggung Jawab

  • Beri Apresiasi
  • Cara mendidik anak bungsu yang pertama yaitu dengan memberikan apresiasi atas hal atau pencapaian kecil yang dilakukan anak. Misalnya, anak Anda sudah bisa dan mau membiasakan diri untuk makan sendiri, atau ketika anak berhasil mengikat tali sepatu sendiri dengan baik. Berikan pujian atas pencapaian yang dilakukan anak untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.

    Anda bisa memberikan apresiasi dengan mengucapkan, “Wah, kamu hebat” atau “Pintarnya anak ibu/ayah sudah bisa menali sepatu dengan rapi.” Kata-kata pujian ini mungkin sederhana, namun sangat berarti untuk anak yang baru belajar melakukan tugas-tugas umum dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pujian ini, juga bisa meningkatkan motivasi anak untuk mengembangkan kemampuan dan belajar lebih banyak hal lainnya.

  • Beri Tanggung Jawab
  • Cara mendidik anak bungsu berikutnya yaitu dengan memberikan tugas-tugas kecil. Misalnya, tugas membersihkan mainan setelah selesai bermain, tugas membersihkan tempat tidur setelah hendak atau bangun tidur, tugas menggosok gigi sendiri, menaruh jaket pada gantungan baju, dan lain sebagainya.

    Berbagai tugas ini dapat melatih anak akan tanggung jawabnya terhadap diri sendiri. Ini melatih kemampuan anak untuk mengurus diri sendiri sehingga tidak selalu bergantung pada orang tua. Jika dibiasakan dengan baik, berbagai macam tugas ini dapat mengembangkan kemandirian anak bahkan hingga anak tumbuh dewasa.

    Cara Mendidik Anak Bungsu: Bersikap Adil dan Libatkan dalam Pengambilan Keputusan

  • Bersikap Adil
  • Cara mendidik anak bungsu selanjutnya tidak lain adalah bersikap adil. Pada dasarnya setiap orang tua harus bersikap adil kepada semua anaknya. Baik anak pertama, kedua, hingga anak bungsu harus mendapatkan kesempatan yang sama dalam berbagai hal.

    Dalam hal ini, orang tua juga perlu memberikan porsi perhatian yang adil. Meskipun anak bungsu yang masih kecil perlu mendapatkan pengawasan dan perhatian lebih, bukan berarti Anda bisa memanjakan anak bungsu dibandingkan anak lainnya.

    Dalam hal ini, Anda bisa melatih anak bungsu belajar melakukan berbagai macam tugas agar lebih mandiri dan tidak bergantung. Dengan begitu, Anda bisa memperlakukan setiap anak lebih adil.

  • Libatkan dalam Pengambilan Keputusan
  • Melibatkan anak bungsu dalam setiap pengambilan keputusan juga perlu Anda praktikkan. Ini termasuk cara mendidik anak bungsu untuk melatih anak mempertimbangkan setiap pilihan yang ada dalam mengatasi setiap masalah. Sebab, sering kali anak bungsu sebagai anak yang paling kecil, dipinggirkan, suaranya tidak dianggap karena belum dapat berpikir logis seperti anggota keluarga lainnya.

    Namun, Anda bisa mendorong anak bungsu memberikan saran dalam hal-hal kecil. Misalnya, melibatkan anak bungsu dalam memutuskan tempat liburan, makanan yang akan dimakan bersama keluarga, atau hal kecil lainnya. Kebiasaan ini dapat membangun rasa percaya diri anak, bahwa dia adalah individu yang bersuara dan berhak memilih.

    Cara Mendidik Anak Bungsu: Berikan Pengertian

    Cara mendidik anak bungsu yang terakhir adalah dengan memberikan pengertian dan pemahaman pada anak. Ini berkaitan dengan pandangan anak bungsu yang sering kali melihat kakak-kakaknya lebih mahir dalam segala hal daripada dirinya.

    Pandangan ini bisa mendorong anak cenderung menonjolkan diri dan sedikit memberontak. Dalam hal ini, orang tua perlu memberikan pemahaman pada anak bahwa setiap orang mempunyai keahlian dan keunikan masing-masing.

    Anda juga bisa mengatakan pada anak bungsu, mungkin jika sudah lebih besar anak bungsu berkemampuan untuk melakukan hal yang sama. Berikan pengertian juga bahwa setiap hal perlu belajar, dengan begitu tidak ada yang mustahil selama ada niat untuk terus belajar.

    (mdk/ayi)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP