Amalan-amalan Malam Nisfu Syaban, Umat Muslim Wajib Tahu

Kamis, 17 Maret 2022 11:15 Reporter : Jevi Nugraha
Amalan-amalan Malam Nisfu Syaban, Umat Muslim Wajib Tahu ilustrasi berdoa. freepik.com

Merdeka.com - Bulan Sya'ban adalah salah satu bulan istimewa bagi umat muslim. Bulan yang terletak di antara bulan Rajab dan bulan Ramadan ini, terdapat berbagai keutamaan yang bisa meningkatkan kualitas kehidupan umat Islam.

Melansir dari NU Online, Sya'ban adalah istilah bahasa Arab yang berasal dari kata sy’iab yang artinya jalan di atas gunung. Islam kemudian memanfaatkan bulan Sya’ban sebagai waktu untuk menemukan banyak jalan, demi mencapai kebaikan.

Banyak sekali amalan-amalan malam nisfu Syaban yang bisa dikerjakan umat muslim, seperti memperbanyak berdzikir dan meminta ampunan serta pertolongan dari Allah SWT. Adapun keutamaan bulan Sya'ban telah disebutkan dalam salah satu hadits berikut, yang artinya:

"Bulan Sya'ban adalah bulan yang biasa dilupakan orang, karena letaknya antara bulan Rajab dengan bulan Ramadan. Bulan Sya'ban adalah bulan diangkatnya amal-amal. Karenanya, aku menginginkan pada saat diangkatnya amalku, aku dalam keadaan sedang berpuasa." (HR Abu Dawud dan Nasa'i)

Ada beberapa amalan-amalan malam nisfu Syaban yang dianjurkan untuk dikerjakan umat muslim. Berikut sejumlah amalan malam nisfu Syaban yang dilansir dari Liputan6.com dan NU Online:

2 dari 3 halaman

Memperbanyak Zikir dan Doa

ilustrasi berdoa
©Shutterstock

Salah satu amalan malam nisfu Syaban yang dianjurkan adalah memperbanyak zikir. Selain untuk memuja kebesaran Allah SWT, berzikir juga dapat membuat hati dan pikiran seseorang menjadi lebih tenang.

Dilansir dari laman NU Online, mengucap zikir dianjurkan setelah selesai melaksanakan salat. Akan tetapi, sesungguhnya bacaan zikir juga dapat ucapkan setiap umat muslim mulai dari sebelum terbitnya matahari hingga sebelum terbenam. Hal ini sesuai firman Allah SWT dalam Alquran Surah Toha Ayat 130, yang artinya:

"Maka bersabarlah engkau (Muhammad) atas apa yang telah mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam."

Dengan memperbanyak bacaan zikir saat malam Nifsu Sya’ban tentunya akan memperbanyak pahala Anda. Ada banyak keutamaan bagi seorang muslim yang memperbanyak zikir, di antaranya menjunjung tinggi perintah Allah SWT, menghindarkan diri dari perkataan munafik, menerangi hati, menghapus dosa-dosa, dan masih banyak lagi.

Salat Sunnah

Menjalankan ibadah salat malam di malam Nifsu Syaban merupakan salah satu amalan bulan Syaban yang tidak boleh dilewatkan. Anjuran untuk melaksanakan amalan sunnah ini sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadits riwayat al-Albaijaqi dari Ala bin Haris, yang artinya:

"Sayyidah A’isyah berkisah: "Suatu malam Nabi SAW salat, kemudian beliau bersujud panjang, sehingga aku menyangka bahwa Nabi SAW telah diambil (wafat), karena curiga maka aku berdiri dan aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Setelah Nabi SAW selesai shalat beliau berkata: "Hai Aisyah, apakah engkau menduga Nabi SAW tidak memperhatikanmu?"

Lalu aku menjawab: "Tidak ya Rasulullah, aku hanya berpikiran yang tidak-tidak (menyangka Nabi SAW telah tiada) karena engkau bersujud begitu lama."

Lalu beliau bertanya: “Tahukah engkau, malam apa sekarang ini”.

Aku menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu."

Nabi SAW berkata, "Malam ini adalah malam nisfu Sya’ban, Allah mengawasi hambanya pada malam ini, maka Ia memaafkan mereka yang meminta ampunan, memberi kasih sayang mereka yang meminta kasih sayang dan menyingkirkan orang-orang yang dengki."

3 dari 3 halaman

Membaca Alquran

ilustrasi membaca alquran
Liputan6 ©2022 Merdeka.com

Setiap umat muslim selalu dianjurkan untuk senantiasa membaca kitab suci Alquran, tak terkecuali pada malam nisfu Syaban. Selain mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT, membaca Alquran juga merupakan upaya untuk mencapai kelapangan hidup agar terhindar dari segala kesempitan.

Dilansir dari laman NU Online, seorang mukmin yang senantiasa membaca Alquran digambarkan dalam hadits Abu Dawud, seperti buah yang wangi dan manis. Sedangkan seorang mukmin yang tidak suka membaca Alquran seolah-olah seperti buah yang rasanya manis akan tetapi tidak memiliki aroma wangi.

Sementara itu, orang fasik yang suk membaca Alquran digambarkan seperti buah yang aromanya wangi namun rasanya pahit. Terakhir, orang fasik yang tidak suka membaca Alquran, digambarkan seperti buah yang tidak beraroma dan rasanya juga pahit.

Membaca Doa Amalan-Amalan Malam Nisfu Syaban

Allahumma ya dzal manni wa la yumannu 'alaika, ya dzal jalali wal ikram, ya dzat thowli wal in'am, la ilaha illa anta dhahral lajin wa jaral mustajirin wa ma'manal kha'ifin.

Allahumma in kunta katabtani 'indaka fî ummil kitabi syaqiyyan aw makhruman aw muqtarran 'alayya fir rizqi, famkhullahumma fi ummil kitabi syaqawati wa khirmani waqtitara rizqi, waktubni 'indaka sa'idan marzuqan muwaffaqan lil khoirat. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fi kitabikal munzal 'ala lisani nabiyyikal mursalin, yamkhullahu ma yasya'u wa yutsbitu, wa 'indahu ummul kitab, wa shallallahu 'ala sayyidina muhammad wa ala alihi wa shahbihî wa sallama, walhamdulillahi rabbil 'alamîn.

Artinya:

Wahai Tuhanku yang Maha Pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut.

Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Ia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.’ Semoga Allah memberikan shalawat kepada Sayyidina Muhammad SAW dan keluarga beserta para sahabatnya. Segala puji bagi Allah SWT."

[jen]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini