9 Alasan Orang Selingkuh dalam Hubungan, Pertengkaran hingga Trauma Masa Kecil
Merdeka.com - Perselingkuhan masih menjadi masalah umum yang sering terjadi dalam sebuah hubungan. Di mana salah satu pasangan mencoba atau menjalin hubungan dengan orang lain. Selingkuh dapat dilakukan oleh siapa saja, baik pria maupun wanita.
Tindakan perselingkuhan bukan hanya terjadi pada pasangan yang sudah menikah, tetapi juga sering dialami pada hubungan pacaran. Biasanya, jika pasangan Anda melakukan perselingkunhan, terdapat perubahan sikap dan perilaku yang ditunjukkan. Mulai dari sering sibuk sendiri dengan ponsel, sering kesal atau marah tanpa alasan, hingga sering berbohong.
Dalam hal ini, terdapat berbagai macam alasan orang berselingkuh dalam hubungan. Selingkuh bisa terjadi akibat faktor kurangnya keterikatan emosional dengan pasangan, tidak mampu menetapkan batasan sosial dengan orang lain, hingga karena masalah pertengkaran dengan pasangan. Bukan hanya itu, alasan lain juga bisa datang dari trauma masa kecil hingga kecanduan seksual.
Sebagai salah satu risiko yang perlu dihindari dalam hubungan, maka penting bagi Anda untuk memahami berbagai macam alasan orang selingkuh dalam hubungan. Dengan pengetahuan ini, Anda bisa mencari tahu lebih dalam apakah pasangan Anda memiliki kecenderungan tertentu yang berpotensi pada tindakan perselingkuhan.
Dilansir dari laman InStyle, berikut kami merangkum penjelasan lengkapnya bisa Anda simak.
Alasan Orang Selingkuh: Kurangnya Koneksi Emosional, Kurangnya Hubungan Seksual, Tidak Mampu Menetapkan Batasan
Kurangnya Koneksi Emosional
Alasan orang selingkuh yang pertama bisa dipengaruhi oleh faktor kurangnya koneksi emosional. Kebanyakan orang tidak menyadari betapa pentingnya menciptakan dan memelihara sebuah hubungan. Meskipun akan selalu ada godaan perselingkuhan, namun ketika pasangan di mana kedua pihak merasa saling terhubung, maka risiko perselingkuhan dapat berkurang. Di mana sebagian besar orang yang selingkuh, banyak dipengaruhi oleh faktor kurangnya hubungan emosional dengan pasangan.
Kurangnya Hubungan Seksual
Alasan orang selingkuh berikutnya bisa jadi karena kurangnya hubungan seksual. Masalah ini dapat muncul pada pasangan yang sudah menikah, maupun pasangan yang belum menikah namun aktif secara seksual. Dalam hal ini, komunikasi menjadi hal penting bagi setiap pasangan untuk membangun dan memelihara hubungan seksual yang memuaskan satu sama lain.
Tanpa komunikasi yang berkelanjutan, hasrat seksual kecil mungkin akan hilang atau dapat merusak kebiasaan hubungan seksual Anda dengan pasangan. Dengan begitu, usahakan untuk berkomunikasi terbuka dengan pasangan agar saling mengerti apa yang dibutuhkan satu dengan yang lain.
Tidak Mampu Menetapkan Batasan
Alasan orang selingkuh juga bisa datang dari faktor ketidakmampuan menetapkan batasan. Tidak semua, namun beberapa orang yang supel, mudah bergaul atau berteman, sering kali kesulitan menemukan batasan hubungan yang intim.
Terlebih, jika terdapat berbagai faktor lain seperti godaan sekaligus kesempatan hingga rasa bosan, tentu risiko perselingkuhan dapat terjadi. Dengan begitu, penting untuk menetapkan batasan yang tepat bagaimana Anda menjalani hubungan dekat dengan pasangan, dan bagaimana Anda berteman di lingkungan sekitar Anda.
Alasan Orang Selingkuh: Konflik dengan Pasangan, Over Protective, Asumsi Status Hubungan
Konflik dengan Pasangan
Alasan orang selingkuh selanjutnya adalah konflik dengan pasangan. Konflik dalam hubungan tentu wajar saja terjadi. Namun, jika konflik tidak disertai dengan komunikasi dua arah maka ini hanya akan menimbulkan banyak kesalahpahaman yang memunculkan masalah-masalah baru.
Terlebih, ketika konflik sudah terlalu berlarut-larut, mungkin pasangan Anda ingin mendapatkan pelarian dengan orang lain. Maka, bagi setiap pasangan harus mampu membangun komunikasi yang baik dan terbuka agar setiap masalah dapat terselesaikan dengan baik.
Over Protective
Sikap over protective juga bisa menjadi salah satu alasan mengapa pasangan Anda selingkuh. Ini adalah sikap yang membuat setiap orang tidak nyaman karena selalu diatur dan tidak bebas. Dalam hal ini, lagi-lagi komunikasi terbuka penting untuk diterapkan guna menyelesaikan masalah.
Jika Anda tidak suka sikap over protective dari pasangan sebaiknya dibicarakan, jelaskan bahwa sikap tersebut cukup mengganggu Anda dan Anda tidak merasa bebas. Dengan komunikasi terbuka, Anda bisa belajar dengan pasangan untuk saling memberi rasa kepercayaan penuh dan berusaha untuk menjaga kepercayaan tersebut.
Asumsi Status Hubungan
Alasan orang selingkuh juga bisa jadi karena asumsi status hubungan yang salah. Ini umumnya terjadi dalam konteks status hubungan terbuka atau open relationship yang dilakukan oleh sebagian orang.
Dalam hal ini, Anda dan pasangan perlu membuka percakapan untuk mendefinisikan dengan jelas hal apa saja yang termasuk perselingkuhan dalam hubungan terbuka. Tanpa definisi yang jelas, akan muncul asumsi-asumsi keliru tentang status hubungan yang bisa merugikan Anda dengan pasangan.
Alasan Orang Selingkuh: Trauma Masa Kecil, Kecanduan Seks, Kecanduan Lainnya
Trauma Masa Kecil
Alasan orang selingkuh berikutnya bisa dipengaruhi oleh trauma atau masalah masa kecil yang belum terselesaikan. Misalnya, pasangan Anda pernah mendapatkan pengalaman buruk di masa kecil seperti penelantaran oleh orang tua, orang tua yang bercerai, hingga kekerasan atau pelecehan seksual di masa kanak-kanak.
Masalah masa kecil ini perlu diselesaikan dengan psikolog profesional untuk mendukung Anda membangun hubungan yang sehat dengan pasangan. Jika tidak, luka-luka masa kecil ini dapat mendorong Anda melakukan berbagai hal yang menyimpang, salah satunya tindakan perselingkuhan.
Kecanduan Seks
Kecanduan seks juga bisa menjadi alasan orang selingkuh dalam hubungan. Seperti orang pecandu lainnya, orang yang memiliki kondisi kecenderungan kecanduan seksual, memiliki hubungan patologis dengan obat pilihan mereka. Dalam hal ini, seks bisa menjadi obat bagi sebagian orang untuk mengubah suasana hati atau obat bagi mereka untuk melewati hal-hal sulit.
Namun, perilaku seksual yang kompulsif ini akan merugikan hubungan Anda dengan pasangan. Di mana perilaku tersebut dapat menyebabkan pasang surut hubungan, hingga ancaman keintiman emosional dengan pasangan. Bersama orang yang bergumul dengan kecanduan seks yang tidak melakukan pemulihan atau terapi, maka risiko perselingkuhan akan semakin meningkat.
Kecanduan Lainnya
Alasan orang selingkuh dalam hubungan yang terakhir bisa dipengaruhi oleh faktor kecanduan lainnya. Seperti kecanduan alkohol atau obat-obatan terlarang. Orang yang terlibat dengan masalah kecanduan ini, sering kali melakukan berbagai tindakan-tindakan buruk di bawah pengaruh konsumsinya, termasuk tindakan perselingkuhan.
Jika tidak diatasi, masalah kecanduan yang dialami pasangan semakin lama akan menghancurkan sebuah hubungan. Akan banyak masalah dan pertikaian terjadi karena perilakunya yang tidak terkontrol. Jika terus menerus terjadi, Anda perlu sekali lagi mempertimbangkan nasib hubungan Anda dengan orang yang memiliki masalah ini.
(mdk/ayi)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya