6 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan, Ampuh Cegah Stroke

Selasa, 18 Februari 2020 11:00 Reporter : Ani Mardatila
6 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan, Ampuh Cegah Stroke Ilustrasi minyak zaitun. ©2018 Merdeka.com/Pixabay

Merdeka.com - Minyak zaitun adalah minyak yang diperas dari buah zaitun. Umumnya minyak zaitun digunakan untuk memasak, tambahan menu makanan, kosmetik hingga bahan bakar. Buah ini termasuk dalam famili Oleaceae.

Tanaman zaitun sendiri merupakan tanaman yang bisa mencapai umur hingga 600 tahun dan tingginya bisa mencapai 15 meter. Sayangnya, tidak semua negara bisa ditumbuhi zaitun dengan baik. Negara-negara penghasil minyak zaitun yang terkenal yaitu Spanyol, Italia, Yunani, Turki, Tunisia, Portugis, Maroko, Suriah, Aljazair, Argentina, dan Prancis.

Tak hanya punya banyak kegunaan, zaitun yang diolah menjadi minyak, memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, lho. Dilansir dari Healthline, berikut 6 manfaat minyak zaitun yang penting untuk diketahui:

1 dari 6 halaman

Kaya Lemak Tak Jenuh Tunggal

ilustrasi lemak

2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Banyaknya manfaat minyak zaitun dikarena kandungan lemak jenuhnya yang sehat. Sekitar 14% dari minyak mengandung lemak jenuh, sedangkan 11% adalah tak jenuh, seperti omega-6 dan asam lemak omega-3. Tetapi asam lemak utama dalam minyak zaitun adalah lemak tak jenuh tunggal yang disebut asam oleat, yang membentuk 73% dari total kandungan minyak.

Studi menunjukkan bahwa asam oleat mengurangi peradangan dan memiliki efek menguntungkan pada gen yang terkait dengan kanker. Lemak tak jenuh tunggal juga cukup tahan terhadap panas tinggi, sehingga membuat minyak zaitun menjadi pilihan sehat untuk memasak.

2 dari 6 halaman

Memiliki Sifat Anti-inflamasi yang Kuat

ilustrasi radang

2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Manfaat minyak zaitun yang kedua yaitu anti-inflamasi atau peradangan. Peradangan kronis dianggap sebagai pendorong utama penyakit, seperti kanker, penyakit jantung, sindrom metabolik, diabetes tipe 2, Alzheimer, radang sendi dan bahkan obesitas.

Minyak zaitun extra-virgin memiliki manfaat dapat mengurangi peradangan. Efek anti-inflamasi dihasilkan oleh antioksidan. Kandungan yang bekerja sebagai anti-inflamasi tersebut adalah oleocanthal, yang telah terbukti bekerja mirip dengan ibuprofen, obat anti-inflamasi.

Beberapa ilmuwan memperkirakan bahwa oleocanthal dalam 3,4 sendok makan (50 ml) minyak zaitun memiliki efek yang sama dengan 10% dari dosis dewasa ibuprofen.Penelitian juga menunjukkan bahwa asam oleat, asam lemak utama dalam minyak zaitun, dapat mengurangi kadar inflamasi seperti C-reactive protein (CRP).

Satu studi juga menunjukkan bahwa antioksidan minyak zaitun dapat menghambat beberapa gen dan protein yang mendorong peradangan.

3 dari 6 halaman

Mencegah Stroke

ilustrasi stroke

Shutterstock.com/Lisa S.

Minyak zaitun ternyata juga bermanfaat dalam meminimalisir resiko terserang stroke. Stroke disebabkan karena ada gangguan aliran darah menuju otak, baik karena gumpalan darah atau pun pendarahan. Di negara maju, stroke merupakan penyebab kematian paling umum kedua, setelah penyakit jantung. Hubungan antara minyak zaitun dan risiko stroke telah dipelajari secara luas.

Sebuah tinjauan besar studi di 841.000 orang menemukan bahwa minyak zaitun adalah satu-satunya sumber lemak tak jenuh tunggal yang terkait dengan pengurangan risiko stroke dan penyakit jantung. Dalam ulasan lain di 140.000 peserta, mereka yang mengonsumsi minyak zaitun memiliki risiko stroke yang jauh lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsi.

Menurut penelitian yang diterbitkan pada 2019, manfaat minyak zaitun dapat diperoleh karena mengandung zat yang dapat membantu mencegah kanker kolorektal. Tes laboratorium telah menemukan bukti bahwa antioksidan dalam minyak zaitun dapat membantu melindungi tubuh dari peradangan, kerusakan oksidatif, dan perubahan epigenetik.

4 dari 6 halaman

Melawan Penyakit Alzheimer

010 siti rutmawati

www.tvm.com.mt

Penyakit Alzheimer adalah kondisi neurodegeneratif yang paling umum di dunia. Salah satu penyebab utamanya adalah penumpukan plak beta-amiloid di dalam sel-sel otak.

Pada 2016, beberapa ilmuwan menyarankan bahwa memasukkan minyak zaitun dalam makanan dapat membantu mencegah penyakit Alzheimer. Kemungkinan hal tersebut merupakan dampak perlindungannya pada pembuluh darah di otak.

Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2019 menyarankan bahwa mengonsumsi minyak zaitun yang kaya oleocanthal dapat membantu memperlambat atau menghentikan perkembangan Alzheimer. Oleocanthal adalah senyawa fenolik yang terjadi dalam minyak zaitun.

5 dari 6 halaman

Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

012 siti rutmawati

www.youtube.com/VetVid

Mengonsumsi makanan rendah lemak dapat berguna untuk mencegah berbagai penyakit seperti jantung dan diabetes. Sedangkan mengonsumsi makanan tinggi lemak akan meningkatkan resiko penyakit seperti kanker dan diabetes. Sehingga makanan kaya lemak tak jenuh seperti minyak zaitun, kacang-kacangan dan biji-bijian dapat mencegah penyakit kronis seperti di atas

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Diabetes Care menunjukkan bahwa diet gaya Mediterania yang mengonsumsi makanan kaya akan minyak zaitun mengurangi risiko diabetes tipe II hampir 50 persen dibandingkan dengan diet rendah lemak. Diabetes tipe II adalah bentuk diabetes yang paling umum dan dapat dicegah.

Beberapa penelitian juga telah mengaitkan manfaat minyak zaitun dengan efek menguntungkan pada gula darah dan sensitivitas insulin. Sebuah uji klinis acak pada 418 orang sehat baru-baru ini mengonfirmasi efek perlindungan dari minyak zaitun.

6 dari 6 halaman

Memiliki Kandungan Antibakteri

miliki kemampuan hebat

2019 Merdeka.com

Minyak zaitun mengandung banyak nutrisiyang dapat menghambat atau membunuh bakteri berbahaya. Salah satunya adalah Helicobacter pylori, bakteri yang hidup di perut dan dapat menyebabkan tukak lambung serta kanker perut.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minyak zaitun dapat melawan delapan jenis bakteri ini, tiga di antaranya resisten terhadap antibiotik. Sebuah studi yang lain, pada manusia menunjukkan bahwa 30 gram minyak zaitun, yang diminum setiap hari, dapat menghilangkan infeksi Helicobacter pylori pada 1040% orang hanya dalam waktu dua minggu.

Manfaat minyak zaitun di atas bisa diperoleh, apabila cara mengolah dan mengonsumsinya benar.

[amd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini