Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

6 Cara Menjadi Aktor Teater bagi Pemula, Mudah Dicoba

6 Cara Menjadi Aktor Teater bagi Pemula, Mudah Dicoba ilustrasi drama. Instagram/Sanggar Ori Gunungkidul

Merdeka.com - Setiap orang mungkin pernah mendengar, menyaksikan, atau bahkan menjadi pelaku pementasan teater atau drama. Banyak sekali kegiatan yang mengusung pementasan drama sebagai acara inti. Hal ini karena teater menjadi salah satu tontonan yang cukup digemari oleh semua kalangan.

Teater merupakan sebuah cerita yang ditampilkan di depan umum dan terdapat dialog atau percakapan yang diperankan oleh beberapa tokoh. Tak hanya dialog dan percakapan, biasanya dalam pementasan teater juga disertai dengan aksi-aksi tertentu, sehingga hal ini dapat menarik penonton.

Secara definisi, pertunjukan teater dapat dipahami sebagai karya seni berupa percakapan yang dipentaskan. Umumnya, teater juga menggambarkan realitas kehidupan, karakter, serta perilaku manusia melalui sebuah pertunjukan. Sehingga di dalam sebuah teater tak jarang kita melihat kisah-kisah atau adegan yang dipenuhi aksi dan konflik tertentu.

Memerankan tokoh dalam sebuah pertunjukan teater tidak semudah yang kita bayangkan. Sebab, seorang aktor harus mengeksplorasi peran dan karakter baru yang beda dari diri sendiri. Meski begitu, bukan berarti hal ini tidak bisa dipelajari.

Lantas, bagaimana cara menjadi aktor teater untuk pemula? Simak ulasannya yang merdeka.com rangkum dari Wiki How:

Minat yang Kuat

ilustrasi drama

Dokumentasi Sanggar Ori Gunungkidul

Cara menjadi aktor yang pertama adalah memiliki minat yang kuat. Adanya minat dan tekad yang kuat dalam diri sendiri akan memudahkan jalan menuju tujuan. Banyak sekali aktris yang sukses di dunia seni peran karena memiliki minat dan tekad kuat untuk menjadi seorang aktor.

Selain itu, Anda juga harus memiliki motivasi yang besar untuk menjadi seorang aktor. Tanamkan motivasi sebanyak mungkin, agar daya juang semakin maksimal dalam mencapai keinginan dan cita-cita.

Mengasah Bakat

Sebagaimana kita tahu, akting membutuhkan bakat. Bakat sendiri merupakan kemampuan alamiah dari seseorang yang memiliki kecenderungan-kecenderungan yang bersifat spesial dan kreatif. Maka dari itu, sangat penting bagi aktor pemula untuk mengasah bakat yang telah dimilikinya.

Untuk mengasah bakat, ada beberapa cara kecil yang bisa Anda lakukan, seperti menghafalkan naskah yang melibatkan emosi dan melatih dialog dengan gerakan. Selain itu, Anda juga bisa berlatih mengucapkan setiap kata dengan jelas dan lantang.

Belajar Berbagai Dialek

ilustrasi drama

Dokumentasi Sanggar Ori Gunungkidul

Cara menjadi aktor teater selanjutnya, yaitu belajar mengucapkan berbagai dialek. Hal ini bisa Anda latih dengan cara menonton video orang yang berbicara menggunakan dialek tertentu. Perhatikan dan lihat bagaimana mulut mereka ketika mengucapkan kata-kata.

Jika memungkinkan, Anda juga bisa berbicara dengan penutur asli dialek yang Anda pelajari. Dengan begitu, Anda bisa menangkap secara detail kecil yang mungkin tidak pernah menjadi perhatian sebelumnya.

Melatih Ekspresi Wajah

ilustrasi drama

Dokumentasi Sanggar Ori Gunungkidul

Seorang aktor dituntut bisa mengekspresikan berbagai emosi, seperti ketika marah, sedih, bahagia, dan lainnya. Cara melatih ekspresi cukup mudah, Anda bisa mempelajari naskah dan tentukan emosi utama dalam adegan tersebut. Apa pun yang seharusnya dirasakan oleh tokoh yang Anda perankan, usahakan untuk menyampaikan emosi tersebut.

Kondisi emosional adegan juga dapat membantu Anda dengan mudah mengingat dialog. Sebab, nantinya Anda akan mengasosiasikan dialog itu dengan perasaan dan ekspresi.

Melatih Kemampuan di Atas Panggung

Cara menjadi aktor teater lainnya, yaitu melatih kemampuan di atas panggung. Jika Anda sudah menghafalkan dialog dalam naskah, saatnya memberanikan diri untuk mencoba dan melatih keahlian tersebut di atas panggung.

Caranya mudah, mulailah belajar menampilkan semua emosi dengan gestur, supaya penonton memahami apa yang dirasakan tokoh yang Anda perankan. Selain itu, Anda juga dapat melatih dengan menari, menyanyi, dan koreografi. Hal ini perlu dilakukan agar keterampilan Anda semakin lengkap dan mampu menjawab tantangan peran.

Melatih Sensivitas

ilustrasi drama

Instagram/Sanggar Ori Gunungkidul

Dalam dunia teater, seorang aktor dituntut untuk memiliki sensitivitas yang tinggi dan responsif terhadap sentuhan, rasa, dan bau. Dengan kata lain, aktor harus sensitif terhadap orang lain dan memiliki imajinasi tinggi tanpa kehilangan kontrol terhadap realita.

Jika seseorang sudah memiliki beberapa kemampuan tersebut, hasratnya tidak akan tergoyahkan untuk menjadi aktor. Maka dari itu, melatih kepekaan atau sensitivitas sangat dibutuhkan bagi seseorang yang ingin mendalami seni peran.

(mdk/jen)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP