5 Benda Terkotor yang Sering Disentuh, Banyak Bakteri Menempel
Merdeka.com - Setiap orang tidak pernah lepas dari berbagai peralatan rumah yang digunakan setiap hari. Berbagai benda yang ada di rumah pun diperlukan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, baik benda berupa peralatan mandi, makan dan minum, maupun benda-benda pribadi lainnya seperti baju hingga dompet dan ponsel.
Semakin sering digunakan, tentunya barang-barang tersebut mudah kotor sehingga perlu rutin dibersihkan. Jika tidak, akan ada kotoran, debu, atau bakteri yang menempel hingga menumpuk semakin banyak di permukaannya. Berbagai macam kotoran yang menumpuk pada benda-benda ini bisa menjadi salah satu pemicu munculnya penyakit.
Dari berbagai macam benda dan peralatan rumah tangga, tahukah Anda jika terdapat beberapa benda terkotor yang menyimpan banyak bakteri. Mulai dari handuk yang digunakan untuk mandi, batang sikat gigi yang biasanya dipegang, hingga busa untuk mencuci pirang dan ponsel pribadi. Beberapa benda ini pastinya Anda temui dan gunakan sehari-hari.
Banyaknya bakteri yang menempel pada beberapa benda terkotor ini bisa menjadi penyebab penyakit. Terlebih lagi di situasi pandemi seperti sekarang ini, setiap masyarakat dituntut untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Hal ini tidak lain dilakukan untuk mencegah penularan virus Covid-19 yang semakin meluas di masyarakat. Untuk itu, Anda perlu mengetahui beberapa benda terkotor berikut agar bisa mengantisipasi penularan virus melalui benda.
Dilansir dari situs Health.com, berikut kami telah merangkum beberapa benda terkotor yang sering disentuh dan digunakan sehari-hari.
Handuk

©wowbathroomideas.net
Benda terkotor pertama yang sering disentuh setiap hari tentu saja adalah handuk. Seperti diketahui, kain handuk memang dibuat dengan menggunakan bahan yang menyerap air.
Sehingga setiap kali mandi dan cuci tangan handuk ini dapat mengeringkan tubuh dan tangan dengan baik. Namun sayangnya, bahan handuk ini menjadi lembap setiap kali digunakan. Kondisi inilah yang menyebabkan banyaknya bakteri menempel dan berkembang.
Dengan begitu, handuk menjadi salah satu benda terkotor yang perlu dibersihkan secara rutin. Setidaknya, cuci handuk setiap dua hari sekali dan sediakan beberapa handuk sebagai pengganti saat satu handuk sedang dicuci.
Usahakan juga untuk menjemur handuk setiap selesai dipakai. Hal ini membantu handuk cepat kering sehingga tidak banyak bakteri yang berkembang di dalamnya.
Gagang Sikat Gigi

©iStock
Benda terkotor yang sering disentuh selanjutnya adalah gagang sikat gigi. Perlu diketahui bahwa gagang sikat gigi yang biasanya dipegang ternyata menjadi tempat favorit kuman dan bakteri berkumpul dan berkembang biak. Hal ini mungkin belum banyak diketahui.
Bahkan sebagian besar masyarakat jarang sekali membersihkan gagang sikat gigi ini.Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan sekitar 27 persen bakteri Coliform yang menempel pada permukaan gagang sikat gigi.
Bakteri ini termasuk mikroorganisme yang menjadi penyebab berbagai penyakit, termasuk Salmonella dan E.coli. Untuk itu, Anda perlu membersihkan gagang sikat gigi secara rutin mulai dari sekarang.
Busa Pencuci Piring

MedPage Today
Benda terkotor yang sering disentuh dan digunakan sehari-hari berikutnya adalah busa pencuci piring. Bagi Anda yang sering menggunakan busa atau spons untuk mencuci piring, perlu memperhatikan bahwa busa tersebut menjadi rumah bagi ratusan juta bakteri dan kuman. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan sekitar 75 persen spons dan kain lap makanan yang ada di rumah mengandung bakteri Coliform.
Terlebih lagi, jika spons pencuci piring tersebut selalu dibiarkan dalam keadaan basah atau lembap. Maka bakteri dan kuman pun dapat berkembang dengan cepat dalam kondisi tersebut. Sehingga tidak heran jika spons ini menjadi musuh kesehatan nomor satu.
Dengan begitu, cara yang paling baik memang harus menggunakan mesin pencuci piring yang dapat membersihkan peralatan dapur dengan baik. Mesin ini dapat digunakan untuk segala jenis peralatan masak dan makan, termasuk talenan.
Ponsel

©2019 shopify.com
Benda terkotor yang paling sering disentuh oleh hampir setiap orang tidak lain adalah ponsel atau smartphone. Seperti diketahui, ponsel atau smartphone menjadi salah satu barang pribadi yang sering digunakan dan dibawa ke mana saja.
Bahkan tidak jarang, benda ini sering diletakkan di berbagai tempat. Hal inilah yang semakin meningkatkan potensi banyaknya kuman dan bakteri yang menempel pada permukaan benda tersebut. Bahkan dikatakan, bakteri dan kuman yang menempel pada ponsel masih tetap ada meskipun sudah dibersihkan dengan cairan disinfektan.
Troli Belanja

Shutterstock/hxdbzxy
Benda terkotor yang sering disentuh dan mengandung banyak bakteri adalah troli belanja. Troli belanja merupakan salah satu benda umum yang digunakan oleh banyak orang. Sehingga tidak heran jika benda ini mempunyai banyak bakteri dan kuman yang menempel di permukaannya, terlebih pada bagian pegangannya.
Dikatakan, hampir 100 persen bakteri yang menempel pada pegangan troli belanja ini adalah bakteri E.coli. Selain itu, tas belanja yang digunakan secara terus menerus dan jarang dicuci juga diketahui menyimpan banyak bakteri dan kuman penyebab penyakit.
Dengan begitu, Anda perlu mencuci tas belanja secara rutin untuk meminimalisir kuman dan bakteri di dalamnya.
(mdk/ayi)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya