Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

28 April Hari Jam Biologis Internasional, Ketahui Sejarah dan Cara Kerjanya

28 April Hari Jam Biologis Internasional, Ketahui Sejarah dan Cara Kerjanya

28 April Hari Jam Biologis Internasional, Ketahui Sejarah dan Cara Kerjanya

Jam bilogis tubuh memiliki peran penting dalam kesehatan.

Seperti diketahui, tidur adalah hal penting yang dibutuhkan tubuh. Bukan tanpa alasan, tidur dapat membantu tubuh melakukan perbaikan setelah sehari lelah beraktivitas. Selain itu, tidur juga dibutuhkan untuk menjaga sistem imun tetap bekerja dengan baik.

Tanpa diatur, ketika lelah tubuh dengan sendirinya akan merasa mengantuk dan ingin tidur. Bahkan, pada jam-jam tertentu, tubuh sudah hafal ketika sudah waktunya tidur. Ini disebut juga dengan jam biologis tubuh.

Sebagai hal yang memiliki fungsi penting dalam tubuh, ditetapkan peringatan khusus yaitu Hari Jam Biologis Internasional setiap 28 April. Tepat pada hari ini, menarik untuk dibahas lebih jauh sejarah, cara kerja, hingga manfaat jam biologis. Berikut rangkumannya.

Sejarah Hari Jam Biologis

Sejarah Hari Jam Biologis

Pertama, akan dijelaskan sejarah 28 April Hari Jam Biologis Internasional.

Tidur adalah bagian dari proses alami seperti halnya makan dan bernapas. Sejak awal evolusi, manusia selalu membutuhkan tidur. Dan seiring dengan perubahan peradaban, pola tidur manusia juga berubah, dipengaruhi oleh pergeseran budaya, migrasi, dan kemajuan teknologi. Pemahaman tentang bagaimana manusia purba tidur masih terbatas, karena hanya ada sedikit atau bahkan tidak ada bukti sejarah mengenai masyarakat pemburu-pengumpul dan pertanian awal.

Namun berdasarkan pengamatan kelompok pemburu-pengumpul di Tanzania, Bolivia, dan Namibia, peneliti menemukan bahwa manusia purba hanya tidur sekitar 6,25 jam dan jarang terbangun pada malam hari. Pola tidur ini berubah ketika manusia bermigrasi ke Eropa, di mana mereka mengalami malam yang lebih panjang, sehingga istirahat menjadi tersegmentasi.

Referensi paling awal mengenai pola tidur terdapat dalam “The Odyssey” karya Homer, yang berasal dari sekitar tahun 725 SM hingga 675 SM, dan praktik ini berlanjut hingga zaman Renaisans. Selama periode antara tidur pertama dan kedua, orang bersosialisasi dengan tenang, berdoa, mengerjakan pekerjaan rumah, mengunjungi teman, dan berhubungan seks. Pola tidur ini paling dihormati pada akhir Abad Pertengahan dan Renaisans.

Namun, semua ini berubah pada abad ke-19, pada puncak Revolusi Industri. Pada tahun 1839, Thomas Edison menemukan bola lampu pijar, yang menyebabkan jam kerja lebih panjang dan penghentian permanen waktu istirahat yang tersegmentasi.

Dunia usaha dan masyarakat mulai memprioritaskan pekerjaan dan produktivitas dibandingkan istirahat malam yang cukup. Peningkatan jam kerja ini memunculkan gerakan buruh awal seperti gerakan delapan jam. Pada tahun 1926, Ford mengadopsi delapan jam kerja dan 40 jam kerja per minggu, yang menjadi peraturan bagi semua bisnis di mana pun.

Saat ini, orang-orang kembali mengutamakan tidur karena banyaknya manfaat kesehatan dan dampaknya terhadap produktivitas. Para pelaku bisnis korporat kini menggunakan tidur sebagai sala 28 April Hari Jam BILOh satu alat untuk meningkatkan produktivitas, menggunakan waktu antara rapat dan perjalanan bisnis untuk mendapatkan tidur siang yang diperlukan.

Cara Kerja Jam Biologis

Cara Kerja Jam Biologis

Setelah mengetahui sejarah 28 April Hari Jam biologis, berikutnya akan dijelaskan cara kerjanya.

Jam biologis tubuh, atau disebut juga ritme sirkadian, adalah siklus alami yang mengatur berbagai fungsi biologis dalam tubuh manusia dan hewan lainnya. Cara kerjanya melibatkan interaksi antara faktor-faktor internal dan eksternal. Berikut adalah beberapa komponen utama dalam cara kerja jam biologis tubuh:

1. Nucleus Suprachiasmaticus (SCN): Terletak di otak bagian tengah, SCN adalah pusat pengatur utama dari ritme sirkadian. Ini menerima informasi dari mata tentang perubahan cahaya dalam lingkungan, membantu dalam menyesuaikan siklus sirkadian dengan siklus siang dan malam.

2. Sinyal Cahaya: Mata mengirim sinyal ke SCN melalui saraf optik. Ini memberikan informasi tentang tingkat cahaya di lingkungan, yang penting untuk menentukan apakah tubuh harus merasa terjaga atau tertidur.

3. Regulasi Hormon: Hormon-hormon tertentu, seperti melatonin (yang diproduksi oleh kelenjar pineal), kortisol, dan hormon pertumbuhan, mengikuti pola sirkadian. Produksi dan pelepasan hormon-hormon ini diatur oleh SCN dan juga oleh faktor-faktor lain seperti aktivitas fisik, pola makan, dan kebiasaan tidur.

4. Siklus Tidur dan Bangun: Jam biologis memengaruhi kapan tubuh merasa kantuk dan kapan tubuh merasa terjaga. Ini juga mempengaruhi kualitas dan durasi tidur.

5. Regulasi Suhu Tubuh: Suhu tubuh juga mengikuti pola sirkadian, dengan suhu tubuh yang biasanya lebih rendah selama malam hari dan lebih tinggi selama siang hari. Perubahan suhu ini dapat memengaruhi tingkat kewaspadaan dan kantuk.

6. Polanya Sangat Teratur: Meskipun ritme sirkadian dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti perubahan cahaya dan kebiasaan tidur, polanya cenderung sangat teratur pada setiap individu.

Manfaat Jam Biologis Tubuh

Manfaat Jam Biologis Tubuh

Setelah mengetahui sejarah 28 April Hari Jam Biologis Internasional, terakhir akan dijelaskan manfaatnya.

Jam biologis tubuh memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, karena ritme sirkadian yang teratur dapat mempengaruhi berbagai aspek fungsi tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat utama dari jam biologis tubuh untuk kesehatan:

1. Tidur yang Berkualitas: Jam biologis tubuh memengaruhi kapan tubuh merasa kantuk dan kapan tubuh merasa terjaga. Jika ritme sirkadian teratur, seseorang cenderung memiliki pola tidur yang lebih baik dan lebih berkualitas, yang penting untuk pemulihan fisik dan mental.

2. Regulasi Mood: Keteraturan jam biologis tubuh dapat memengaruhi regulasi mood dan emosi. Gangguan pada ritme sirkadian telah dikaitkan dengan risiko tinggi untuk gangguan suasana hati seperti depresi dan kecemasan.

3. Sistem Kekebalan Tubuh yang Lebih Baik: Jam biologis tubuh mempengaruhi aktivitas sistem kekebalan tubuh. Studi menunjukkan bahwa gangguan pada ritme sirkadian dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan risiko infeksi dan penyakit.

4. Metabolisme yang Sehat: Pola makan dan tidur yang sesuai dengan jam biologis tubuh dapat mendukung metabolisme yang sehat. Gangguan pada ritme sirkadian telah dikaitkan dengan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan masalah metabolik lainnya.

5. Kinerja Kognitif yang Lebih Baik: Tidur yang cukup dan berkualitas sesuai dengan ritme sirkadian dapat meningkatkan kinerja kognitif, termasuk daya ingat, konsentrasi, dan pemecahan masalah.

6. Pemulihan Fisik yang Optimal: Jam biologis tubuh juga mempengaruhi proses pemulihan fisik setelah aktivitas fisik atau cedera. Tidur yang cukup dan terjadwal dengan baik dapat membantu tubuh memperbaiki jaringan, mengurangi peradangan, dan memulihkan energi.

Peristiwa 3 Januari: Hari Kesehatan Pikiran dan Tubuh Internasional
Peristiwa 3 Januari: Hari Kesehatan Pikiran dan Tubuh Internasional

Tanggal 3 Januari diperingati sebagai Hari Kesehatan Pikiran dan Tubuh Internasional.

Baca Selengkapnya
7 April Peringati Hari Berang-Berang Internasional, Ketahui Sejarah dan Peran Pentingnya
7 April Peringati Hari Berang-Berang Internasional, Ketahui Sejarah dan Peran Pentingnya

Berang-berang memiliki peran penting dalam menjaga habitat dan ekosistem.

Baca Selengkapnya
Ilmuwan Temukan Manusia Punya Satu Kesamaan Ketika Mati, Begini Penjelasannya
Ilmuwan Temukan Manusia Punya Satu Kesamaan Ketika Mati, Begini Penjelasannya

Tidak ada manusia yang sama, tetapi ketika mati, tubuh manusia punya satu persamaan.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
11 Februari, Peringati Hari Internasional Perempuan dan Anak Perempuan dalam Sains
11 Februari, Peringati Hari Internasional Perempuan dan Anak Perempuan dalam Sains

Hari Perempuan dan Anak Perempuan Internasional dalam Sains merupakan pengingat akan pentingnya keberagaman dan inklusivitas dalam komunitas ilmiah.

Baca Selengkapnya
22 April Memperingati Hari Bumi, Kenali Sejarah dan Tujuannya
22 April Memperingati Hari Bumi, Kenali Sejarah dan Tujuannya

Hari Bumi adalah hari untuk bertindak, bukan hanya untuk merenungkan apa yang telah terjadi, tetapi juga untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.

Baca Selengkapnya
15 April Peringati Hari Seni Sedunia, Ketahui Sejarahnya
15 April Peringati Hari Seni Sedunia, Ketahui Sejarahnya

Seni menjadi salah satu unsur penting dalam kehidupan manusia.

Baca Selengkapnya
21 Januari: Peringatan Hari Memompa ASI Sedunia, Berikut Sejarahnya
21 Januari: Peringatan Hari Memompa ASI Sedunia, Berikut Sejarahnya

Peringatan Hari Memompa ASI Sedunia mencerminkan kesadaran akan peran penting pompa ASI dalam memberikan nutrisi yang diperlukan bagi pertumbuhan anak.

Baca Selengkapnya
15 Desember Hari Teh Internasional, Ketahui Sejarah dan Manfaatnya
15 Desember Hari Teh Internasional, Ketahui Sejarah dan Manfaatnya

Peringatan Hari Teh Internasional untuk merayakan keunikan dan kesehatannya.

Baca Selengkapnya
5 Mei Hari Bidan Internasional, Ketahui Sejarah dan Perannya
5 Mei Hari Bidan Internasional, Ketahui Sejarah dan Perannya

Bukan hanya memberikan perawatan medis, tetapi juga memberikan dukungan emosional dan informasi penting yang dibutuhkan ibu hamil dan keluarga.

Baca Selengkapnya