Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Penyebab Herpes pada Kulit, Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya

2 Penyebab Herpes pada Kulit, Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya Ilustrasi herpes. ©Shutterstock

Merdeka.com - Pasti Anda pernah menemui kulit luka seperti melepuh dengan warna kemerahan di yang mengelilinginya. Lebih lagi jika luka itu disertai dengan rasa gatal dan terasa sedikit panas. Bisa dikatakan beberapa hal tersebut adalah tanda dari penyakit herpes.

Herpes sendiri merupakan penyakit yang sering kali terjadi pada kulit. Penyakit ini disebabkan oleh serangan virus, yaitu virus HSV. Biasanya penyakit ini kerap menyerang beberapa bagian kulit, seperti di bagian leher, tangan, punggung, wajah, hingga bibir.

Secara medis, herpes adalah penyakit kulit yang ditandai dengan terbentuknya gelembung-gelembung seperti luka melepuh yang berisi air. Gelembung-gelembung ini umumnya timbul secara berkelompok di satu daerah. Tidak jarang, sebagian orang menyebut penyakit ini mirip dengan cacar.

Terkadang, orang yang terkena penyakit herpes dapat mengetahuinya secara tiba-tiba. Biasanya bagian kulit yang terinfeksi herpes akan terasa perih dan gatal. Jika diperiksa dan ditemukan luka kemerahan, maupun sudah menggelembung berisi air, sudah dipastikan itu adalah herpes.

Herpes pada kulit biasanya terdiri dari 2 macam, yaitu herpes simplex dan zoster. Kedua macam herpes ini memang disebabkan oleh virus yang sama yaitu HSV.

Namun terdapat sedikit perbedaan pada gejala yang ditimbulkan masing-masing herpes. Untuk mengetahuinya, berikut kami telah merangkumnya untuk dari, seperti dilansir dari Liputan6.com.

Penyebab Herpes Simplex dan Gejalanya

007 tantri setyorini

Shutterstock

Seperti yang dikatakan sebelumnya, penyebab penyakit herpes simplex secara umum adalah virus HSV. Namun pada penyakit herpes macam ini, bisa disebabkan oleh dua macam virus HSV, yaitu HSV-1 dan HSV-2.

Penyebab Herpes Simplex HVS-1

Penyebab herpes simplelx HSV-1 ini biasanya menyerang kulit di bagian mulut atau daerah pinggang ke atas. Bisa dikatakan virus penyebab herpes yang satu ini merupakan bentuk yang paling umum.

Virus ini akan menyebabkan munculnya luka, misalnya di leher, di mulut yang menyerupai sariawan, juga bisa muncul dalam bentuk ruam lepuh. Herpes ini dapat sembuh setelah diobati, namun bisa kembali muncul sewaktu-waktu.

Penyebab herpes yang satu ini erat kaitannya dengan kekuatan daya tahan tubuh. Sehingga jika daya tahan tubuh menurun akan lebih mudah terserang penyakit kulit ini.

Sebaliknya jika daya tahan tubuh kuat, virus herpes akan berdiam di tubuh dan tidak akan memunculkan gejala luka dan gatal. Namun virus ini bisa dengan mudah bereaksi, seketika setelah sistem imun menurun.

Penyebab Herpes Simplex HSV-2

006 tantri setyorini

Shutterstock

Penyebab herpes simplex HSV-2, biasa dikenal dengan sebutan herpes genitalis. Umumnya virus ini menyerang bagian pinggang ke bawah, termasuk daerah kelamin. Virus ini tidak bisa menular melalui udara, tetapi dapat menular melalui hubungan seksual.

Biasanya, penyebab herpes yang satu ini bisa menginfeksi bagian vagina, dubur, dan selangkangan. Jika menyerang tubuh laki-laki, herpes ini dapat terlihat. Sedangkan menyerang pada perempuan, gejalanya tidak dapat terdeteksi dengan jelas.

Namun dapat ditakan, gejala umum yang sering muncul pada wanita yang terinfeksi virus herpes tipe 2 ini adalah timbulnya rasa gatal yang tidak tertahankan pada bagian kewanitaan.

Selain itu, gejala juga bisa muncul berupa keluarnya cairan dari alat genital yang tidak biasa, ada benjolan di sekitar alat genital, sakit saat buang air kecil, dan ada luka di sekitar alat kelamin atau anus.

Penyebab Herpes Zoster dan Gejalanya

Selanjutnya penyebab penyakit herpes tipe zoster juga berasal dari infeksi virus HSV. Dikatakan bahwa penyakit virus zoster merupakan tahap lanjutan dari infeksi cacar air (chickenpox). Dikarenakan, kedua penyakit ini disebabkan oleh virus yang sama.

Herpes zoster biasanya memiliki gejala luka lepuh yang berisi air. Dalam perkembangannya, luka lepuh ini bisa membentuk gelembung yang lebih besar dan muncul secara bergerombol. Gejala ini bisa muncul di beberapa bagian tubuh, seperti bagian punggung, dahi atau dada.

Infeksi virus herpes ini bisa menular melalui cairan atau droplets si penderita, yaitu lewat bersin, batuk, maupun cairan gelembung yang pecah.

Satu-satunya cara untuk mencegah penularan ini adalah dengan menjaga kebersihan diri dan benda-benda yang sering digunakan. Selain itu juga menghindari kontak langsung dengan penderita yang sudah terinfeksi.

Cara Mengobati Herpes

002 siti rutmawati

www.livestrong.com

Bagi penderita herpes yang mempunyai gejala gelembung cairan, sebaiknya tetap menjaga gelembung tersebut agar tidak pecah. Sebab jika terjadi kondisi gelembung pecah, berbagai kuman dan bakteri menjadi lebih mudah masuk.

Hal ini tentu dapat memperburuk proses penyembuhan. Selain itu, bagi penderita yang mempunyai alergi dingin, sangat disarankan untuk tidak mandi. Hal ini dilakukan untuk menghindari efek shock.

Sedangkan jika gejala disertai dengan demam dan nyeri, konsumsi obat paracetamol bisa dilakukan. Selain konsumsi paracetamol, penderita biasanya juga diberikan obat antiviral untuk membantu tubuh membunuh virus-virus yang menginfeksi di dalamnya.

Biasanya obat antiviral tersebut dapat ditemui dengan nama Acyclovir. Obat ini dapat bekerja mengurangi demam, nyeri, komplikasi serta melindungi seseorang dari ketidakmampuan daya tahan tubuh melawan virus herpes.

Penggunaan obat ini dapat dilakukan ketika sudah muncul gejala nyeri dan panas seperti terbakar. Sehingga tidak harus menunggu munculnya gelembung cairan pada kulit.

(mdk/ayi)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP