12 Cara Melebatkan Bulu Kucing secara Alami, Tampak Rapi dan Sehat Terawat

Jumat, 12 November 2021 18:01 Reporter : Ibrahim Hasan
12 Cara Melebatkan Bulu Kucing secara Alami, Tampak Rapi dan Sehat Terawat Ilustrasi Kucing. ©2021 Merdeka.com/pexels-matteo-petralli

Merdeka.com - Memelihara kucing butuh ketelitian dan kesabaran. Memelihara kucing harus memperhatikan tingkah, hingga pola hidup mereka agar kita mengetahui apa yang kucing butuhkan. Terlebih lagi untuk menjaga kesehatan kucing yang menentukan kehidupan mereka.

Dalam hal ini bulu kucing amat sangat berarti sebagai fungsi dan indikator kesehatan kucing. Pada dasarnya bulu kucing akan melindungi tubuh kucing dari suhu dingin, hingga sebagai alat komunikasi. Beberapa orang mulai tertarik untuk mencari cara melebatkan bulu kucing melihat betapa pentingnya bulu kucing.

Obat melebatkan bulu kucing mulai bermunculan, namun alangkah baiknya menggunakan cara melebatkan bulu kucing secara alami. Seperti memandikan kucing, memberikan vitamin dan mineral, hingga menjaga suhu dan kebersihan ruangan.

Langkah alami ini juga merupakan cara memperlakukan kucing secara baik dan benar. Selain sehat, bulu kucing lebat nampak sehat dan terawat. Berikut cara melebatkan bulu kucing secara alami yang Merdeka.com lansir dari Excitedcats.com, Animalwised.com dan Liputan6.com

2 dari 4 halaman

Cara Melebatkan Bulu Kucing dengan Alami dan Mudah

ilustrasi kucing

©2021 Merdeka.com/pexels-matteo-petralli

Rutin Menyisir Bulu Kucing

Sering menyisir bulu bisa memisahkan bulu yang rontok dari tubuh kucing. Pasalnya cara ini digunakan agar menghilangkan bulu kucing yang rontok, jika tetap menempel pada kucing bisa menghambat pertumbuhan bulu lainnya. Ini karena bulu yang rontok bisa menutupi permukaan kulit di mana bulu baru akan tumbuh. Bulu yang tidak disisir juga bisa menggumpal bersama kotoran lainnya. Tentu menjadi penghambat cara melebatkan bulu kucing dengan alami.

Memandikan Kucing

Meskipun kucing terkenal takut dengan air, memandikan kucing merupakan cara melebatkan bulu kucing secara alami. Layaknya rambut manusia, bulu kucing mudah sekali terkontaminasi kotoran dan debu. Kamu bisa memandikan kucing untuk menghilangkan sisa bulu yang rontok dan serpihan kulit mati.

Kamu dapat memandikan kucing sebulan sekali. Memandikan kucing harus dilakukan dalam jumlah sedang karena mereka memiliki minyak esensial yang bisa hilang jika sering dimandikan. Gunakan sampo yang dibuat khusus untuk kucing, dengan komposisi yang tidak berbahaya bagi kulit dan bulunya.

Berikan Sinar Matahari yang Cukup

Kucing memang tidak bisa menyerap vitamin D dari sinar matahari sama seperti manusia. Namun, kucing sangat suka kehangatan, begitu pula kehangatan sinar matahari. Sinar matahari bisa menguatkan bulu dan menghilangkan jamur, bakteri, atau parasit yang bisa menempel pada bulu kucing.

Kamu bisa menjemur kucing di pagi hari sebagai upaya cara melebatkan bulu kucing secara alami. Tak perlu lama-lama, hanya sekitar 10 menit hingga si kucing menjadi nyaman dengan kehangatan
Menjaga Kebersihan Tempat Tinggal Kucing

Agar kucing memiliki bulu lebat, pastikan untuk menjaga kebersihan tempat tinggalnya. Rumah atau kandang yang kotor bisa menjadi sarang parasit yang bisa merusak bulu kucing. Pastikan kucing merasa nyaman berada di kandang atau lingkungan sekitarnya.

Menjaga Suhu Ruangan

Cara melebatkan bulu kucing secara alami selanjutnya berkenaan dengan suhu ruangan. Kucing memiliki mekanisme sendiri untuk menjaga panas tubuh dan terletak di bulu. Kucing memiliki suhu normal di antara 37 hingga 38 derajat celcius. Suhu di atas itu akan membuat kucing merontokkan bulunya untuk menjaga panas tubuh. Jadi pastikan untuk kucing tidak kepanasan setiap harinya.

Menjauhkan Kucing dari Kutu

Kutu bisa menjadi penyebab umum kerontokan rambut lainnya, meskipun secara teknis mereka tidak dianggap sebagai "penyakit". Kutu dapat mengiritasi kucing Anda dan menyebabkan mereka terlalu banyak merawat dan menggaruk, yang dapat membuat bulunya rontok seiring waktu.

Menghindari Kudis dan Kurap pada Kulit Kucing

Kurap adalah infeksi jamur bukan cacing. Tumbuh di batang rambut kucing, yang dapat menyebabkan kerontokan rambut. SIapa bilang kudis hanya pada manusia, faktanya kudis dapat terjadi pada kucing. Karena tungau ini suka tinggal di dekat batang rambut kucing Anda, tungau ini juga dapat merusak bulu kucing Anda dan membuatnya rontok.

3 dari 4 halaman

Cara Melebatkan Bulu Kucing dengan Makanan

ilustrasi kucing©2021 Merdeka.com/pexels-fox

Berikan Makan Kuning Telur

Makanan pilihan juga mempengaruhi pertumbuhan bulu kucing. Beberapa makanan mengandung protein seperti kuning telur efektif sebagai cara melebatkan bulu kucing secara alami. Kuning telur menawarkan banyak nutrisi termasuk protein, vitamin dan mineral yang dibutuhkan kucing. Nutrisi ini sangat membantu pertumbuhan dan pemeliharaan bulu dan kulit kucing. Kamu bisa memberikan kuning telur maksimal tiga kali seminggu.

Berikan kuning telur saja, ini karena putih telur mengandung enzim yang disebut avidin yang menghambat penyerapan vitamin B biotin yang dibutuhkan untuk kesehatan kulit dan bulu kucing. Selain itu, pastikan untuk memberikannya kuning telur matang. Telur yang mentah dapat mengandung bakteri berbahaya seperti E. coli dan salmonella.

Memberikan Minyak Ikan

Minyak ikan mengandung asam omega-3 yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas bulu kucing. Mencampurnya dengan asam lemak omega-6, yang terkandung dalam lemak ayam dan minyak sayur dapat menjaga daya tahan kulit terhadap peradangan. Ini dapat mencegah kerontokan bulu pada kucing. Cara melebatkan bulu kucing ini efektif, sehingga bulu kucing lebih terawat.  Kamu bisa memberikan minyak ikan pada kucing seminggu sekali.

Jangan Biarkan Kucing Stres

Tak hanya manusia, kucing pun bisa mengalami gangguan kesehatan saat mengalami stres. Tekanan darahnya akan meningkat dan menyebabkan terhambatnya penyerapan nutrisinya, sehingga berdampak pada kerontokan bulu yang cukup parah. Tentu untuk mendapatkan cara melebatkan bulu kucing secara alami, hal ini harus dihindari. 

Selain bulunya yang rontok, anabul juga menunjukkan gejala seperti penurunan nafsu makan hingga mendadak agresif. Solusinya, berikan cukup perhatian dengan mengajaknya bermain, menyisir bulunya, hingga mencoba mengatasi sumber stres seperti meminimalkan perubahan yang mendadak di rumah.

Penuhi Vitamin dan Mineral

Cara melebatkan bulu kucing yang efektif selanjutnya ialah konsumsi vitamin dan mineral. Setiap vitamin dan mineral memiliki manfaat berbeda untuk kesehatan bulu kucing. Mineral seperti seng sangat penting untuk regenerasi bulu kucing, sementara vitamin membantu penampilan dan kekuatan bulu dan kulit. 

Kekurangan vitamin dan mineral pada kucing bisa menghambat pertumbuhan bulu dan menyebabkan kerontokan. Kamu bisa memberikan vitamin dan mineral tambahan dalam bentuk suplemen. Suplemen ini bisa ditemukan di pet shop atau dokter hewan.

Jaga Makanan Kucing

Seberapa sehat kucing tergantung pada apa yang ia makan. Bulu kucing terutama terdiri dari protein. Jadi, kebutuhannya akan protein sangat besar. Makanan kucing yang baik adalah makanan yang jumlah karbohidrat, protein, dan lemaknya seimbang. Ini diperlukan untuk menjaga bulu yang lebih sehat dan lebih tebal.

Kamu bisa memberi kucing makanan basah dan makanan kering dan mengkombinasikannya setiap hari. Kombinasi ini penting untuk memaksimalkan keseimbangan cairan pada kucing. Cairan yang seimbang dapat mencegah kering pada kulit kucing yang memicu kerontokan.

4 dari 4 halaman

Fungsi Bulu pada Kucing

ilustrasi kucing©2021 Merdeka.com/pexels-fox

Cara melebatkan bulu kucing merupakan langkah yang tepat untuk merawat bulu kucing. Hal ini penting dilakukan mengingat betapa pentingnya fungsi bulu kucing dalam kehidupan mereka. 

Meskipun rambut mungkin tampak seperti masalah kecil dalam kesehatan kucing kita, faktanya kondisi bulu mereka sebenarnya berbicara banyak tentang kesehatan mereka secara keseluruhan. Lebih dari sekedar monitor kesehatan umum, bulu kucing juga menyediakan beberapa fungsi yang sangat penting, termasuk:

Isolasi termal

Bulu kucing melindungi kucing dari suhu tinggi dan rendah serta dari efek berbahaya sinar matahari.

Isolasi mekanis 

Bulu kucing juga merupakan penghalang untuk bahaya yang lebih nyata seperti cedera, goresan, dan serangan serangga.

Komunikasi

Bulu kucing adalah bagian penting dari bahasa tubuhnya. Saat hendak menyerang atau bertahan, mereka dapat membuat rambut mereka merinding dan memberikan penampilan yang lebih tinggi. Ini dalam upaya untuk mencegah penyerang mereka.

Indera peraba 

Bulu kucing juga merupakan bagian dari indra taktilnya. Ini dapat membantu mereka untuk memahami lingkungan mereka dengan lebih baik, merasakan bahaya dan bahkan mempengaruhi aktivitas mereka.

Pentingnya bulu kucing tidak dapat disangkal. Inilah sebabnya mengapa kita perlu merawat bulu mereka dengan baik dan harus meningkatkan perhatian jika kita melihat kerusakan pada bulunya.

[Ibr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini