Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

11 Orang Terluka, Ini Penyebab Konser di Jogja Ini Berakhir Ricuh

11 Orang Terluka, Ini Penyebab Konser di Jogja Ini Berakhir Ricuh Kerusuhan saat konser musik di Lippo Plaza Jogja. ©Instagram/@jogjainfo

Merdeka.com - Dalam beberapa video viral yang tersebar di media sosial, tampak sebuah kerusuhan terjadi di halaman sebuah pusat perbelanjaan di Yogyakarta. Dalam keterangan video, peristiwa itu terjadi di Lippo Plaza Jogja (LPJ).

Melansir akun Instagram @berandajogja, peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/6) malam pukul 20.30 di area Seven Sky LPJ. Letaknya berada paling atas bangunan pusat perbelanjaan itu.

Dugaan sementara keributan terjadi karena terbatasnya area konser musik Strada. Akibatnya penonton yang ingin menikmati konser itu memaksakan diri masuk. Hal inilah yang menyebabkan kerusuhan terjadi.

Lalu bagaimana penjelasan pihak terkait mengenai kericuhan konser di LPJ ini? Berikut selengkapnya:

Penjelasan Pihak Penyelenggara

kerusuhan saat konser musik di lippo plaza jogja

©Instagram/@jogjainfo

Manajer Operasional Expo Productions selaku penyelenggara konser, Hangga Bagaswara mengatakan, bentrokan itu terjadi disebabkan oleh adu mulut antar pengunjung di luar dan pengunjung di dalam yang mau keluar. Setelah itu muncul keributan lempar-lemparan.

Karena jumlah pengunjung terus meningkat, panitia memutuskan untuk menutup lokasi mengingat kapasitas tempat penonton terbatas. Hangga mengatakan, setidaknya 11 orang menderita luka akibat peristiwa ini. Mereka semua kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Siloam.

Tidak Ada Izin Polisi

kerusuhan saat konser musik di lippo plaza jogja

©Instagram/@jogjainfo

Kassubag Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Raharja mengatakan, bentrok itu dipicu oleh ketidakpuasan penonton yang tidak diperbolehkan masuk ke lokasi acara. Apalagi loket ditutup lebih awal karena sudah overload. Sementara pihak manajemen tidak mengantisipasi lonjakan penonton.

Sementara itu Kapolsek Gondokusuman Kompol Surahman memastikan kalau acara konser berujung ricuh itu tidak berizin berdasarkan pemeriksaan terhadap penyelenggara acara.

“Dari hasil interogasi bahwa penyelenggara tidak ada yang memberitahu baik secara lisan maupun tulisan karena setiap kegiatan masyarakat yang mengundang massa 500 orang lebih untuk memberi tahu polsek maupun polresta,” kata Surahman dikutip dari ANTARA pada Senin (13/6).

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP