Sengkarut kasus lahan Cengkareng bernasib seperti Sumber Waras?

Kamis, 30 Juni 2016 10:20 Reporter : Lia Harahap
Sengkarut kasus lahan Cengkareng bernasib seperti Sumber Waras? Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemprov DKI kembali berhadapan dengan kasus lahan. Kasus ini pertama kali temukan BPK dalam laporan keuangan Pemprov DKI tahun anggaran 2015.

Lahan tersebut tersebut berada di Cengkareng Jakarta Barat. Tanah itu sedianya akan dijadikan rumah susun sewa.

Dinas Perumahan mulanya membeli tanah itu pada seorang warga bernama Toeti Soekarno dengan harga Rp 648 miliar. Belakangan setelah laporan keuangan diaudit BPK, ternyata tanah yang dibeli tersebut milik Pemprov DKI di bawah Dinas Kelautan dan Perikanan.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, geram. Dia menuding ada oknum PNS yang terlibat.

Kasus ini mengingatkanny kembali pada laporan Kepala Dinas Perumahan, Ika Adji Lestari yang menyebut ada percobaan gratifikasi senilai Rp 9,8 miliar setelah pihaknya membeli tanah itu.

"Dia (Ika) ini kepala bidang yang ngatur duitnya. Duitnya ada di mana? Enggak tahu, disembunyiin. Makanya kita copot. Kenapa beli pakai tarik-tarik kontan? Pasti ada sesuatu, bagi-bagi duit ini," ucap Ahok curiga.

"Nah saya makin curiga. Terus diteliti. Diteliti sih memang enggak ketahuan ya. Enggak ketahuan kita memang. Tanya sama dinas," katanya. [sho] SELANJUTNYA

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini