Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ruang Kerjanya Digeledah, Cinta Mega Ungkap Dokumen yang Disita KPK

Ruang Kerjanya Digeledah, Cinta Mega Ungkap Dokumen yang Disita KPK Gedung Baru DPRD DKI Jakarta. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi C Fraksi PDIP Cinta Mega angkat bicara usai pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerjanya. Menurutnya tidak ada dokumen yang berkaitan dengan penggeledahan KPK.

KPK sendiri menggeledah gedung DPRD DKI untuk mencari bukti perihal kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di kawasan Pulo Gebang, Jakarta Timur.

"Di ruangan saya komisi C hanya dokumen pembahasan tahun 2018 dan absen hadir," ungkap Cinta Mega saat dikonfirmasi, Rabu (18/1).

Namun, dirinya tidak menapik bahwa ruang kerjanya turut digeledah oleh lembaga anti rasuah itu. Menurutnya hanya beberapa data saja yang diambil.

“Iya (ruang kerja digeledah) mencari data-data, dokumen pembahasan anggaran. Lalu yang diambil data yang ada di Komisi C,” kata dia.

Lebih lanjut, pemeriksaan yang dilakukan KPK selama lima jam, Mega tidak mengetahui perihal penggunaan anggaran oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) itu.

"Kita kan sebagai dewan enggak tahu menahu soal belanja dinas, kita hanya membahas perlu tidaknya dinas dikasih pagu," jelas dia.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengetahui informasi perihal KPK menggeledah ruang fraksi PDIP dari Sekretaris Dewan (Sekwan) Firmansyah Wahid. Sebab saat KPK melakukan penggeledahan, Gembong sedang tidak di tempat.

Namun dirinya tidak mengetahui persis apa yang dicari oleh KPK saat penggeledahan tersebut. Pasalnya dirinya sedang tidak ada ditempat pada saat itu.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP