Polisi buru pengemudi mobil yangdan tewaskan 2 orang di Kemayoran

Minggu, 18 Juni 2017 13:41 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Ilustrasi tabrak lari. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penyerudukan mobil kepada sejumlah orang di dekat patung ondel-ondel, Jl Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat. Akibat insiden ini, Abdul Kosim (32) warga Kemayoran dan Adrian Dwi Nanda (18) warga Karanganyar Jakarta Pusat tewas.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung mengatakan, sampai saat ini polisi belum bisa memastikan siapa pelaku penabrakan tersebut. Dia juga meyakini, mobil penabrak itu belum tentu merek Ayla seperti penuturan saksi. Nomor polisi mobil juga belum bisa diketahui.

"Kejadian kan malam, bisa saja salah lihat, kita masih lidik dulu. Kan enggak bisa katanya katanya," kata Tahan saat dihubungi merdeka.com, Minggu (18/6).

Menurut Tahan, pelaku yang berada di mobil penabrak itu hanya satu orang. Hal ini yang masih diselidiki oleh polisi. Apakah insiden itu sengaja terjadi atau tidak sengaja lantaran sang sopir dalam keadaan mabuk.

"Menurut keterangan saksi, cuma satu orang, makanya apa sengaja, apa lagi mabuk, kita belum bisa pastikan," kata Tahan.

Diketahui sebelumnya, korban bernama Abdul Kosim (32) warga Kemayoran dan Adrian Dwi Nanda (18) warga Karanganyar Jakarta Pusat.

Kasubag Humas Polres Jakarta Pusat Kompol Suyatno menuturkan, sekitar pukul 02.30 WIB, mobil Ayla berwarna putih tiba-tiba meluncur melawan arus dan berhenti di depan korban serta rekannya yang sedang duduk di sekitar patung ondel-ondel, Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran.

"Langsung menyerang pemuda yang sedang berkumpul dan menabrak yang lainnya," ujar Suyatno melalui pesan tertulis yang diterima merdeka.com, Minggu (18/6).

Setelah melakukan pengeroyokan, pelaku kembali memacu mobil melawan arus dan menabrak sekelompok pemuda lainnya hingga meninggal dunia. "Anggota Polsek Kemayoran menerima laporan dari warga sekitar pukul 03.00 WIB bahwa telah terjadi pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ucapnya. [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Tabrak Lari
  2. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.