Pemeras Sopir Boks di Tanah Abang Tak Dikoordinir, Per Hari Kantongi Rp 50-80 Ribu

Sabtu, 7 September 2019 19:25 Reporter : Merdeka
Pemeras Sopir Boks di Tanah Abang Tak Dikoordinir, Per Hari Kantongi Rp 50-80 Ribu Pelaku pemalakan di Tanah Abang. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi menangkap empat pemalak di kawasan Blok F, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Para pelaku bergerak sendiri dalam setiap aksinya.

"Mereka perorangan, mereka enggak berkelompok, enggak ada yang mengkoordinir atau enggak ada ketuanya," kata Kapolsek Tanah Abang Jakarta Pusat AKBP Lukman Cahyono saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (7/9).

Para pelaku yakni Tasman (22), M. Iqbal Agus (21), Muhamad Nur Hasan (26), dan Supriyatna (40). Mereka dibekuk setelah memeras pengemudi mobil boks di pintu keluar Blok F Pasar Tanah Abang.

Lukman menjelaskan, pelaku memalak mobil para pedagang yang hendak keluar dari Pasar Blok F Pasar Tanah Abang. Awalnya berpura-pura menjadi juru parkir membantu mengatur lalu lintas akan tetapi mereka minta imbalan.

"Mereka kucing-kucingan kalau melihat situasi kira-kira memungkinkan baru mereka memalak dengan mengadang mobil pedagang," ucap dia.

Menurut Lukman, per hari para pelaku mampu mengantongi uang hingga puluhan ribu. "Satu orang bisa dapat Rp 50 ribu sampai Rp 80 ribu. Untuk itu untuk makan mereka sehari-hari," kata dia.

Para pelaku beraksi setiap hari menunggu kendaraaan-kendaraan yang keluar dari pintu Blok F, Pasar Tanah Abang. Incarannya adalah mobil pedagang.

"Kalau tidak dikasih pintu kaca digedor-gedor," ucap dia.

Lukman mengimbau kepada pengguna jalan untuk melaporkan apapun bentuk kejahatan ke Polsek atau Polres terdekat. Hal ini dilakukan agar aksi pelaku bisa langsung ditindak.

"Jangan takut melapor jika ada kegiatan peremanisme yang merugikan pedagang," ucap dia.

Sebelumnya, aksi preman diabadikan oleh pengguna jalan yang melintas. Video berdurasi 1 menit menampilkan empat pemuda membuntuti mobil-mobil yang keluar dari Blok F Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sedangkan, seorang pemuda mengadang mobil agar memperlambat laju kendaraan. Keempat pemuda tadi pun memasukkan tangannya ke dalam kaca mobil depan. Kini videonya viral di media sosial.

Polres Jakarta Pusat bersama Polsek Tanah Abang bergerak cepat menangkap pelakunya. Totalnya ada 10 preman yang tertangkap.

Mereka adalah yang berulah di Pintu Keluar Pasar Tanah Abang. Empat diantarnya ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan enam lainnya dilimpahkan ke Dinas Sosial Jakarta Pusat.

"Enam tidak cukup bukti kita serahkan ke Dinsos," tutup dia.

Reporter: Ady Anugrahadi [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini