Pemenang lelang wansprestasi, pemasangan lampu koridor 13 molor
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih belum dapat menerangi jalan bus Transjakarta koridor 13 Tendean-Ciledug. Alasannya karena pemenang tender pemasangan penerangan jalan umum (JPU) di koridor tersebut menyerah atau wanprestasi.
Kadis Perindustrian dan Energi Yuli Hartono mengatakan, akibat pemenang tender wanprestasi setidaknya 400 titik masih belum diterangi.
"Batal karena penyedia-nya enggak sanggup, wanprestasi. Jadi belum dikerjakan," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (16/11).
Dia mengungkapkan, lampu yang digunakan untuk JPU ini tidak hanya satu jenis. Sehingga diduga, menjadi salah satu penyebab pemenang tender tidak berhasil menjalankan kontrak.
"Lampunya beberapa jenis ya, ada lampu di bawah pilar, lampu sorot, lampu PJU, pemasangan tiang, lampu RGD warna warni, itu sekitar ada 400-an titik," ungkapnya.
Sampai saat ini lampu yang sudah terpasang sekitar 60 titik lokasi yang dilakukan oleh Dinas Bina Marga. Sehingga dapat disimpulkan lampu penerangan tidak akan terpasang menyeluruh tahun ini. Dan lelang juga tidak akan kembali dilakukan tahun ini.
Yuli menjelaskan, proses lelang membutuhkan waktu dua bulan, sementara pemasangan lampunya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Oleh karena itu, dia memprediksi lampu penerangan Koridor 13 paling cepat terpasang pada Mei 2018.
"Lelang lagi karena waktu pelaksanaannya udah enggak cukup. Tinggal tersisa 3 bulan, lelang 2 bulan, pelaksanaan sebulan enggak bisa, saya enggak sanggup," tutupnya. (mdk/fik)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya