PDIP: Jika Gerindra-PKS Sudah Sepakat Siapa Wagub DKI, Besok Kita Tindaklanjuti
Merdeka.com - Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, dalam proses pemilihan Wagub DKI posisinya pasif. Paling tidak, sampai Gerindra dan PKS sepakat siapa yang bakal dicalonkan ke DPRD DKI nantinya.
"Soal Cawagub itu urusan PKS dan Gerindra. Di luar dua partai itu enggak bisa apa-apa. Karena itu domain dua partai itu," kata dia, saat dihubungi, Kamis (16/1).
Sebagai partai pendukung Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, lanjut dia, Gerindra dan PKS memainkan peran kunci dalam penentuan pengganti Sandiaga Uno.
"Iya tinggal mereka saja berdua. Misalnya Mereka (Gerindra dan PKS) clear hari ini, besok bisa langsung kita tindaklanjuti," jelas dia.
Sementara PDIP dan fraksi-fraksi lain, dalam posisi siap menerima calon wakil gubernur yang disepakati dua partai itu.
"Jadi kuncinya di situ. Fraksi lain sifatnya mengamini saja. Kunci utama di partai pengusung," tandasnya.
Diketahui, DPP PKS akhirnya mengusulkan satu nama yakni Agung Yulianto dan menarik nama Ahmad Syaikhu. Presiden PKS Sohibul Iman sempat mengeluarkan statement curiga kepada DPRD yang tak ingin kader PKS jadi wagub.
DPP Gerindra mengusulkan empat nama, mereka adalah Ahmad Riza Patria, Ferry Juliantono, Arnes Lukman Nasution dan Sekda DKI Saefullah. Sementara DPD Gerindra DKI menjagokan Riza Patria.
Hingga kini, antara PKS dan Gerindra belum ada kesepakatan dua nama yang akan diusulkan ke DPRD DKI.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya