Lampaui Target Awal, Pengguna MRT Capai 80.000 Per Hari
Merdeka.com - Sejak pertama kali beroperasi, penumpang moda transportasi MRT sudah melampaui ekspektasi awalnya. Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim, mengatakan target awalnya 65.000/hari namun kenyataannya menembus angka 80.000/hari.
"Bahkan beberapa minggu terakhir ini, mungkin karena ada faktor liburan sekolah juga, kita sudah mencapai 100.000 orang per-hari juga," kata Silvia saat mengisi Seminar Nasional Kebangsaan di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, Kamis (4/7/2019).
Menurutnya, selain berkontribusi mengatasi kemacetan, MRT juga mengubah gaya hidup masyarakat Kota Jakarta. Oleh karena itu, dia berharap minat penumpang sebagai pengguna MRT terus bertambah.
"Kita menjadi lebih efisien dan produktif dalam sehari-hari kita. Banyak kita lihat di-sharing di sosial media pengguna bahwa ada yang bisa rapat di Sudirman, habis itu dua jam kemudian rapat di Lebak Bulus, enggak ada masalah," ujar Silvia.
"Ada juga yang cerita soal kantornya di Sudirman makan siangnya bisa di Cipete. Mana mungkin dulu itu bisa terjadi," sambung dia.
Silvia menambahkan, kehadiran MRT juga mengubah perilaku dan budaya masyarakat Jakarta. Dia menilai, MRT bukan sekedar alat transportasi, namun juga alat untuk membudayakan perilaku baik.
"Di sini kita tampilkan budaya antre, tertib, menjaga kebersihan, dan juga untuk berbagi dengan ruang publik bersama. Saya melihatnya ini adalah suatu bentuk penerapan toleransi dalam sehari-hari, kita menghargai orang lain juga yang sedang menggunakan ruang publik tersebut," jelas dia.
"Jadi, kita melihat bahwa MRT bukan sekadar transportasi publik lagi, tapi juga alat untuk men-trigger atau membudayakan perubahan-perubahan tersebut," tegas dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya