Djarot targetkan 10 ribu pekerja harian lepas di DKI dilatih ngecat

Selasa, 11 Juli 2017 14:44 Reporter : Nurul Afrida
Djarot Saiful Hidayat. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat hari ini menerima kedatangan PT Propan Raya perihal laporan pencapaian atas program Pelatihan Pengecatan Bersertifikat untuk pekerja harian lepas (PHL) Provinsi DKI Jakarta. Djarot mengatakan jika pertemuan itu guna mengevaluasi hasil kerja.

"Ya mengevaluasi kerja sama dan yang sudah dilatih dan dapat sertifikat itu sudah 200 lebih," kata Djarot di kantor Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (11/7).

Menurut Djarot, target pelatihan pengecatan untuk pekerja harian lepas ini adalah 10 ribu lebih. "Ini sudah berjalan 200 lebih," ucapnya.

Djarot menjelaskan tujuan melatih PHL agar mempunyai satu keterampilan khususnya dalam bidang mengecat. Baik itu tembok ataupun besi kayu, sehingga diharapkan mereka bisa naik kelas.

"Kalau dia naik kelas, dan ada dia akan pindah pekerjaan di tempat yang gajinya lebih tinggi, boleh enggak? Boleh enggak apa-apa," jelas Djarot.

Selama ini, kata Djarot, jika PHL yang telah dilatih ini sudah melakukan pengecetan untuk fasilitas publik. Yakni di antaranya di Kota Tua, Setu Babakan dan beberapa tempat lainnya.

"Fasilitas-fasilitas publik. Beberapa gedung di Kota Tua, Setu Babakan, kemudian semua JPO kita cat. Sehingga Jakarta jadi kota yang indah," ucap Djarot.

"Termasuk tiang-tiang fly over. Tiang-tiang cat. Kalau bisa yang bagus. Dia kasih contoh bikin mural di Kalijodo. Itu dari Propan," lanjut Djarot.

Djarot meminta kepada Dinas Tenaga Kerja untuk dapat merekrut orang-orang yang bisa berkomitmen agar bisa ditempatkan di perusahaan mana pun.

"Saya bilang, kalau seperti itu, ketika ada pelatihan, kita bikin komitmen supaya mereka mau ditempatkan di perusahaan di mana dia dibutuhkan," kata Djarot.

Menurut Djarot kendalanya itu ketika mereka sudah dilatih, dan sudah mendapatkan pekerjaan, ia enggan pindah. "Mereka enggak mau pindah. Kan kerjanya enggak cuma di Jakarta, bisa di Tangerang," tutup Dja [msh]

Topik berita Terkait:
  1. Djarot Saiful Hidayat
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini