Ahok klaim warga Jakarta terima digusur untuk normalisasi sungai
Merdeka.com - Basuki Tjahaja Purnama akan kembali berkantor di Balai Kota dan duduk di Gubernur DKI Jakarta mulai Senin (13/2). Basuki atau akrab disapa Ahok telah menyelesaikan masa cuti kampanye Pilgub DKI yang dijalani selama tiga bulan terakhir.
Selama cuti dan melakukan kampanye dengan blusukan menemui warga Jakarta, Ahok melakukan evaluasi atas kebijakan dan kinerjanya selama ini. Dia mengklaim, warga Jakarta bisa menerima dan mendukung kebijakannya. Termasuk kebijakan normalisasi sungai yang berimbas pada penggusuran rumah warga yang berada di bantaran sungai.
"Ya saya dapatkan masyarakat sebenarnya terima saja. Masyarakat ini terima termasuk kita mau normalisasi sungai terima kok," ujar Ahok yang ditemui saat blusukan di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (8/2).
Ahok menceritakan pertemuannya dengan salah satu keluarga yang kepala keluarganya menjadi korban PHK dan rumahnya terkena penggusuran. Menurut Ahok, keluarga itu tetap menerima jika harus digusur.
Dari pengalamannya bertemu warga korban penggusuran, mantan Bupati Belitung Timur ini curiga ada pihak-pihak yang memprovokasi warga agar menolak penggusuran dan menentangnya. Apalagi saat kampanye Pilkada DKI, Ahok selalu diserang dengan persoalan penggusuran.
"Jadi sebetulnya saya 3 bulan ini mulai curiga ada oknum LSM yang mungkin main, menghasut. Orang warga sebenarnya senang kok," ucap suami Veronica Tan ini. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya