Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ahok dinilai telah menghina ulama, begini 4 reaksi keras GNPF-MUI

Ahok dinilai telah menghina ulama, begini 4 reaksi keras GNPF-MUI Maruf Amin dan Ahok. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) tak terima atas perlakuan terdakwa Basuki T Purnama alias Ahok dan tim pengacaranya yang menuding Ketua MUI KH Ma'ruf Amin memberikan keterangan palsu.

Wakil ketua GNPF-MUI, Zaitun Rasmin menilai, bentuk cecaran pertanyaan yang ditanyakan pengacara Ahok saat Ma'ruf bersaksi dipersidangan sebagai bentuk penghinaan terhadap ulama. Apalagi ditanyakan dengan penekanan, arogan dan sangat tendensius.

"Segala bentuk cecaran pertanyaan, dan tekanan yang arogan dan sangat tendensius untuk menjatuhkan kredibilitas KH Ma'ruf Amin yang terjadi dalam persidangan oleh tedakwa dan penasihat hukumnya adalah bentuk aksi penghinaan terhadap ulama," kata Zaitun di Kantor Pusat MUI jalan Proklamasi No. 51, Jakarta Pusat, Jumat (3/2).

Atas peristiwa tersebut, GNPF-MUI pun menyatakan sikap, pertama untuk mendukung serta membela KH Ma'ruf Amin dan MUI sebagai lembaga fatwa yang sangat kredibel. Kedua, mengecam keras terdakwa kasus penodaan agama oleh Ahok dan Penasihat Hukumnya atas sikap penghinaan mereka terhadap ulama khususnya KH Ma'ruf Amin.

"Ketiga, menuntut terdakwa ditahan selama proses hukum dan dihukum maksimal atas perbuatannya," tegas Zaitun.

Terakhir, dia berharap, agar rakyat Indonesia khususnya umat Islam tetap tenang dan tidak terpecah belah atas peristiwa yang menimpa Ma'ruf Amin.

"Menyerukan kepada umat dan bangsa untuk bersatu mengawal persatuan dan kesatuan NKRI," kata Zaitun mengakhiri.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP