Ahok: Bisa rapat di Balai Kota, ngapain di kereta
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama hanya bisa tersenyum saat dimintai pandangannya mengenai rapat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di atas kereta api. Walaupun tidak mengetahui motif adanya rapat tersebut, dia mengaku tidak tahan.
Untuk diketahui, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono mengajak SKPD untuk melakukan rapat di atas kereta kemarin, Jumat (13/1). Kemudian, mereka rencananya akan melakukan rekreasi ke Yogyakarta hingga besok, Minggu (15/1).
"Aku enggak komentar lah. Kalau saya enggak tahan. Kalau saya enggak bisa rapat di kereta. Bisa rapat di Balai Kota, ngapain rapat di kereta," katanya di Kantor DPP NasDem, Jakarta Pusat, Sabtu (14/1).
Dia mengaku tidak mengetahui apa latar belakang adanya rapat di atas kereta tersebut. Namun, mantan Bupati Belitung Timur ini menduga, Sumarsono yang juga Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri itu merasa rapat lebih efektif di atas kereta.
"Saya enggak tahu masing-masing orang, mungkin kalau beliau pikir pakai kereta lebih efektif, saya enggak tahu," terangnya.
Mengenai adanya Peraturan Gubernur yang dihasilkan dalam rapat di kereta, Ahok menggeleng kecil. Dia hanya mengingatkan, selama dirinya menjabat semua aturan dihasilkan di ruang rapat pimpinan, Balai Kota DKI Jakarta.
"Kamu kira selama ini Pergub yang berhasil dihasilkan dari mana? Di ruang rapim kok?," tutupnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya