Viral Video Berita Covid-19 Berbahasa Sunda 'Tayang' di TV Korea, Ini 3 Faktanya
Merdeka.com - Baru-baru ini media sosial tengah dihebohkan dengan munculnya sebuah video pemberitaan televisi Korea yang meliput perkembangan Covid-19 di Kota Bandung, Jawa Barat.
Reporter dalam video tersebut terlihat menggunakan hanbok atau pakaian tradisional Korea dengan polesan make up yang mencuri perhatian. Ia nampak mewawancarai beberapa warga Kota Kembang terkait penerapan masa Adaptasi Kebiasaan Baru.
Video yang diunggah di akun Instagram @deonsetiadinata pada Senin (27/7) tersebut telah banyak menarik perhatian netizen.
Menggunakan Bahasa Sunda Berlogat Korea

Instagram @deonsetiadinata ©2020 Merdeka.com
Salah satu yang menarik perhatian netizen dari video ini adalah penggunaan bahasa Sunda yang berpadu kental dengan logat Korea. Reporter tersebut beberapa kali menambahkan kata ‘da’ yang menjadi ciri khas bahasa Korea di akhir kalimatnya.
Tak hanya sang reporter, penggunaan bahasa Sunda berlogat Korea juga diperlihatkan oleh para narasumber yang diwawancarai.
Merupakan Video Parodi Kreatif

Instagram @deonsetiadinata ©2020 Merdeka.com
Dilansir dari Liputan6, video tersebut merupakan hasil karya Deon Setia Dinata, yang juga merupakan pengunggah video tersebut. Dirinya memang kerap membuat video-video seputar Korea dan Sunda di akun instagramnya.
Dalam video tersebut Deon juga memplesetkan nama salah satu channel televisi Korea menjadi KPBS News yang merupakan sebuah nama koperasi peternakan di wilayah Bandung Selatan.
“selamat untuk warga Bandung. Berita nya sampe ke KORSEL, Jangan lupa kita tag @humasbdg dan Bapak walkot nya @mangoded_md . Tidak lupa gubernurnya @ridwankamil Bapak/Ibu.. berita nya nyampe KOREA nih,” tulis Deon dalam captionnya.
Mengira dari Korea Selatan

Instagram @deonsetiadinata ©2020 Merdeka.com
Beredarnya video parodi tersebut membuat heboh warganet. Banyak dari mereka yang mengira jika video tersebut betul-betul berasal dari Korea Selatan. Dugaan tersebut mengacu pada teks di video yang menggunakan huruf Hangeul khas Negeri Ginseng tersebut.
“Ya Allah kirain beneraaaan pas lama lama denger denger ko kaya sundaaa kata kata nyaaa,” jawab pemilik akun @nengherna13.
“Eu eunya itu sih yang bikin familar,” tulis akun @nit_n_h.
“Drakor anyar made in bandoenggg @rizkyagg_ @raina_yanti @dadaneremdeen,” tulis @antyyocta.
“Salfok hangul yg neng putri malah ditulis meng putri,” tulis @freakin.n.
(mdk/nrd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya