Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Terus Berbagi, Ini Cerita di Balik APD Gratis dari Anne Avantie

Terus Berbagi, Ini Cerita di Balik APD Gratis dari Anne Avantie Anne Avantie. Instagram/@anneavantieheart ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Meningkatnya jumlah pasien positif virus Corona (Covid-19) di berbagai daerah di Indonesia membuat petugas medis sebagai garda terdepan harus bekerja keras. Para petugas medis ini memerlukan Alat Pelindung Diri (APD) yang berguna untuk melindungi diri dari virus dan bakteri selama menangani pasien.

Namun jumlah APD tenaga medis ternyata tidak memadai dan mengalami kelangkaan. Mengingat hal tersebut, banyak masyarakat yang peduli untuk membantu tenaga medis dalam merawat pasien corona. Salah satunya, desainer ternama Indonesia, Anne Avantie.

Anne Avantie, turut tergerak untuk membantu para petugas medis. Ia memutuskan untuk memproduksi APD dan memberikannya secara gratis kepada petugas medis yang berjuang.

Hal tersebut diketahui lewat akun Instagram terverifikasi miliknya, Ia pun menjelaskan bahwa dananya berasal dari para donator yang tak disebutkan namanya.

“Berbagi baju APD (Alat Pelindung Diri) di produksi oleh Yayasan Anne Avantie yang dipersembahkan oleh para donator dan tidak diperjualbelikan disumbangkan ke Rumah Sakit dengan surat permohonan resmi,” tulis Anne Avantie.

Dengan Segala Ketulusan

Anne Avantie menuturkan bahwa keputusan untuk memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) secara gratis ini karena Tuhan telah mengingatkannya untuk berbuat sesuatu kebaikan membantu pahlawan yang mempertaruhkan nyawa untuk menangani Virus Covid-19. Ia pun menanggapi sentuhan sang khalik dengan ketulusan hati.

"Ketika Tuhan menyentuh saya secara pribadi untuk berbuat sesuatu bagi Pahlawan Kemanusiaan yang yang mempertaruhkan nyawa untuk kita atas musibah Virus Covid19, saya menanggapi dengan segala ketulusan," tulisnya.

ini cerita di balik apd gratis dari anne avantie

2020 Merdeka.com (instagram : anneavantieheart)

Keterbatasan Mesin

Desainer yang dikenal lewat rancangan kebaya ini pun, menjelaskan bahwa niat yang dilakukannya tidak terbatas walau dengan keterbatasan mesin.

"Walau dalam keterbatasan mesin, tapi niat baik kami tidak terbatas dan saya percaya, ketika Tuhan berkehendak, saya dan tim pasti dimampukan bahkan untuk hal yang mustahil sekali pun," ungkapnya.

Dikerjakan Secara Manual

Anne Avantie juga menceritakan bahwa Alat Pelindung Diri yang akan disumbangkan untuk tenaga medis dikerjakan secara manual sehingga tidak bisa dalam jumlah yang banyak.

"Dalam KONDISI apapun kita bisa terus berBAGI . Dengan segala KETERBATASAN yang ada dan hanya dengan mesin MANUAL ..kami berjuang untuk dapat memberikan sesuatu untuk bangsa ini," tulisnya

Lebih lanjut lagi Ia mengungkapkan karena dikerjakan secara manual sehingga hanya bisa diproduksi dalam jumlah terbatas.

"Kami hanya bisa memproduksi dalam jumlah terbatas, karena kami bukan pabrik dan dikerjakan secara manual," sambungnya.

Menghentikan Produksi yang Lain

Lebih lanjut lagi, Anne Avantie menjelaskan bahwa dengan segala keterbatasan, Baju APD akan di produksi semaksimal mungkin setiap harinya. Bahkan, ia pun mengungkapkan bahwa menghentikan seluruh produksi yang lain

"Maka dengan segala keterbatasan baju APD setiap hari kami produksi semampu yang kami bisa lakukan. Semaximal mungkin dengan menghentikan seluruh produksi yang lain,"

Karena keterbatasan itu pula, Anne Avantie meminta maaf tidak bisa menyumbangkan dalam jumlah banyak.

"Oleh karena itu saya memohon maaf andai tidak bisa dalam jumlah banyak menyumbangkan pada Pahlawan Kemanusiaan melalui rumah sakit setempat," jelas Anne Avantie, pada Rabu (25/3/2020).

Tetap Semangat

Anne juga menceritakan, ia dan timnya memproduksi APD untuk para tenaga medis dengan semangat.

"Tetap Semangat kami membuat baju peduli APD untuk pahlawan kemanusiaan yang mempertaruhkan nyawa untuk orang lain bertarung melawan corona," tulisnya.

Ajak Penjahit

Tak hanya menyampaikan cerita di balik aksinya memproduksi APD tersebut, Anne Avantie mengajak para penjahit lainnya untuk mengambil peran dengan membantu yang membutuhkan.

"Semoga apa yang kami lakukan ini bermanfaat dan bisa ditiru oleh penjahit-penjahit lain atau Garment yang lain untuk mengambil peran menjadi terang sekecil apapun sinarnya bagi sesama yang membutuhkan," tulisnya.

(mdk/anf)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP