Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sejarah 20 Februari 1935: Caroline Mikkelsen Jadi Wanita Pertama yang Capai Antartika

Sejarah 20 Februari 1935: Caroline Mikkelsen Jadi Wanita Pertama yang Capai Antartika Caroline Mikkelsen. writingroughshod.com

Merdeka.com - Meskipun daftar penjelajah, ilmuwan, dan ekspedisi ilmiah yang ada di Antartika begitu luas, namun juga sangat sepihak dalam hal gender, terutama sebelum tahun-tahun awal abad ke-20.

Kemudian, sejak pertengahan 1930-an, sedikit demi sedikit wanita mulai dikenal di Antartika. Salah satu yang terkenal tentu sosok yang pertama kali menginjakkan kaki di Antartika, yaitu Caroline Mikkelsen.

Caroline Mikkelsen adalah seorang penjelajah dan peneliti asal Denmark yang dikenal karena menjadi wanita pertama yang mendarat di Antarktika pada 20 Februari 1935. Saat itu, ia berada di atas kapal penelitian Norwegia, Thorshavn, yang sedang melakukan ekspedisi ke Antarktika.

Mikkelsen ditemani suaminya, Kapten Klarius Mikkelsen, yang merupakan pemimpin ekspedisi tersebut. Setelah kapal mereka terdampar di dekat Pulau Graham Land, Caroline Mikkelsen dan beberapa kru kapal lainnya diterjunkan ke pulau tersebut untuk memulai penjelajahan.

Dalam perjalanannya, Caroline Mikkelsen melakukan pendaratan di benua es dan menjadi wanita pertama yang melakukannya. Pada ekspedisi ini, Caroline Mikkelsen membantu mengumpulkan data dan informasi penting tentang Antarktika, dan memberikan kontribusi besar bagi ilmu pengetahuan.

Profil Caroline Mikkelsen

Caroline Mikkelsen lahir pada tanggal 20 November 1906 di Copenhagen, Denmark. Ia adalah putri dari seorang kapten kapal dan tumbuh dewasa di lingkungan kelautan. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah, ia bekerja sebagai sekretaris di sebuah kantor bisnis.

Pada tahun 1929, Caroline Mikkelsen menikah dengan Klarius Mikkelsen, seorang kapten kapal Norwegia. Setelah menikah, Caroline Mikkelsen pindah ke Norwegia dan tinggal di sana selama beberapa tahun. Pada tahun 1934, pasangan suami istri tersebut bergabung dengan ekspedisi Norwegia ke Antarktika yang dipimpin oleh kapal penelitian Thorshavn.

Pada tanggal 20 Februari 1935, Caroline Mikkelsen melakukan pendaratan di Antarktika dan menjadi wanita pertama yang melakukannya. Setelah ekspedisi tersebut, ia kembali ke Denmark dan melanjutkan kehidupannya sebagai ibu rumah tangga.

Meskipun prestasinya sebagai wanita pertama yang mendarat di Antarktika, Caroline Mikkelsen tidak menjadi terkenal secara internasional seperti para penjelajah Antarktika lainnya. Namun, kontribusinya tetap dihargai oleh dunia ilmiah dan masyarakat umum sebagai bagian dari sejarah penjelajahan Antarktika.

Sejarah Perjalanan ke Antartika

caroline mikkelsen

googleapis.com

Caroline Mikkelsen bergabung dengan ekspedisi Norwegia ke Antarktika pada tahun 1934 bersama suaminya, Kapten Klarius Mikkelsen. Ekspedisi ini dipimpin oleh kapal penelitian Thorshavn dan bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi penting tentang Antarktika, termasuk geologi, meteorologi, dan biologi.

Setelah perjalanan selama beberapa minggu, kapal Thorshavn akhirnya tiba di dekat Pulau Graham Land di Antarktika pada awal tahun 1935. Namun, pada saat itu, kapal terdampar di dekat pantai dan para kru kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kapal. Sebagai gantinya, mereka memutuskan untuk mengeksplorasi pulau dan sekitarnya menggunakan perahu dan anjing-anjing penarik.

Pada tanggal 20 Februari 1935, Caroline Mikkelsen memutuskan untuk melakukan pendaratan di benua es, yang pada saat itu belum pernah dilakukan oleh seorang wanita sebelumnya. Dengan bantuan seorang awak kapal dan anjing-anjing penarik, ia berhasil mendarat di Antarktika dan menjadi wanita pertama yang melakukannya.

Selama beberapa hari berikutnya, Caroline Mikkelsen dan kru kapal lainnya melakukan penjelajahan di sekitar Pulau Graham Land dan Antarktika. Mereka mengumpulkan sampel batuan, es, dan biota laut untuk dianalisis dan dipelajari di laboratorium. Kegiatan ini membantu mengumpulkan data dan informasi penting tentang Antarktika dan memberikan kontribusi besar bagi ilmu pengetahuan.

Meskipun perjalanan ke Antarktika ini tidak sebesar ekspedisi terkenal lainnya seperti ekspedisi Amundsen atau Scott, keberaniannya sebagai wanita pertama yang mendarat di Antarktika tetap diingat dan dihargai oleh dunia ilmiah dan masyarakat umum.

(mdk/ank)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP