RS Polri Kramat Jati Identifikasi 4 Korban Kecelakaan Maut di Cibubur, Ini Faktanya

Selasa, 19 Juli 2022 16:47 Reporter : Nurul Diva Kautsar
RS Polri Kramat Jati Identifikasi 4 Korban Kecelakaan Maut di Cibubur, Ini Faktanya kecelakaan di alternatif cibubur. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Rumah Sakit Polri Kramat Jati di Jakarta Timur, Selasa (19/7) hari ini mengidentifikasi empat jenazah korban kecelakaan maut truk tangki BBM milik pertamina yang terjadi di Jalan Alternatif Transyogi Bekasi, kemarin Senin (18/7). Dari empat korban, dua orang merupakan warga Bogor dan dua lainnya asal Purworejo, Jawa Tengah.

Kepala Sub Direktorat Pelayanan (Kasubdit Yan) DVI RS Polri AKBP Nugroho Lelono pada konferensi pers di Jakarta, Selasa 19 Juli mengatakan jika empat korban merupakan dua pasutri.

“Hari ini telah teridentifikasi empat jenazah yang telah dibawa keluarganya,“ kata Nugroho, dilansir dari ANTARA

2 dari 4 halaman

Daftar Empat Korban Meninggal yang Teridentifikasi Selasa (19/7)

kecelakaan di alternatif cibubur

kecelakaan di alternatif cibubu ©2022 Merdeka.com/istimewa

Adapun korban merupakan suami istri, Warni (42 tahun) dan Yusuf (50) yang beralamat di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Untuk korban selanjutnya pasangan suami istri, Muhammad Sirod (41) dan Sugiyatmi (38) yang beralamat di Purworejo, Jawa Tengah.

Keempatnya diketahui sudah dibawa pulang oleh keluarganya, untuk disemayamkan di masing-masing rumah duka.

3 dari 4 halaman

Total 10 Orang Meninggal

Kemudian terdapat korban lain yang sudah teridentifikasi sebelumnya, yakni Priyastini (50) merupakan PNS TNI AL dan suaminya, Peltu Suparno (51) TNI AL warga Sukamanah, Jonggol, Bogor

Ardi Nurcahyanto (23) yang merupakan pengemudi ojek online, warga Kalibaru, Cilodong, Depok, Shinto Hutapea (48) warga Kramat Jati, Jaktim, Moh Ruslan (44) warga Pancalang Kuningan, Jawa Barat, dan Siti (52) warga Cileungsi.

Hingga saat ini, terdapat total sepuluh jenazah yang telah berhasil diidentifikasi.

“Jadi ada dua jenazah yang keluarganya belum lapor ke kami,” kata Nugroho.

Sebelumnya sembilan jenazah korban kecelakaan maut itu telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Sedangkan untuk satu korban meninggal dunia lainnya dalam peristiwa kecelakaan tersebut dibawa ke RS Permata Cibubur.

Pihak RS Polri juga berharap masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya untuk segera menghubungi pihak terkait dan membawa dokumen pembanding untuk dicocokkan kepada jenazah.

4 dari 4 halaman

KNKT Siap Lakukan Investigasi Menyeluruh

Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan investigasi secara menyeluruh atas kecelakaan maut antara truk tangki BBM dengan pengendara yang tengah mengantre lampu merah tersebut.

"Pertama kita periksa kendaraan, kemudian kita juga akan mengukur jalan ini, selopnya berapa, panjang landai tipisnya berapa, terus ada isu mengenai 'traffic light' juga, nanti kita amati dan analisa," kata Senior Investigator KNKT Ahmad Wildan di Bekasi, Selasa (19/7).

Lebih lanjut, pihaknya akan meminta keterangan dari pengemudi truk tangki, terkait penyebab tabrakan beruntun untuk mengetahui duduk perkara kejadian tersebut.

"Kita lakukan evaluasi komprehensif untuk menarik kesimpulan. Jadi, nanti kita akan menganalisa secara holistik semuanya. Kita terfokus pada kejadian di titik itu, atau bisa jadi melebar ke mana, tapi kita belum tahu," ucapnya.

Wildan mengaku sejauh ini temuan KNKT masih bersifat kualitatif sehingga pihaknya belum dapat memberikan kesimpulan atas peristiwa nahas tersebut untuk sementara waktu.

"Ada yang menyatakan rem blong, turunan panjang, di sini sering terjadi kecelakaan, ada yang bilang 'traffic light'. Itu yang nanti kita analisa, kita hitung, detil, sehingga secara saintifik bisa menjelaskan bagaimana kecelakaan ini terjadi," tandasnya. 

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini