Seorang terduga rentenir baru-baru ini terlibat cekcok dengan penjual gorengan berinisial S (39) di sebuah rumah kontrakan, kawasan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Senin (17/1).
Atas kejadian itu, sang rentenir berinisial SN (20) tewas mengenaskan usai digorok di bagian leher.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, S diduga kesal saat ditagih utang oleh SN hingga terjadi tindakan mengenaskan tersebut.
"Tadi sempat ribut, kedengaran sampai depan," kata salah satu warga sekitar bernama Wahyu (41), melansir dari Instagram @tangsel.info.
Advertisement
Keributan Mulai Terjadi Sekitar Pukul 07.00 WIB
Wahyu menjelaskan jika keributan sebelumnya sudah terdengar sejak pukul 07.00 WIB, Senin (17/1). Saat itu S dan SN terlibat saling melukai dengan senjata tajam di dalam rumah kontrakan tersebut.
Tak berapa lama, terdapat ibu-ibu yang histeris ketika mendapati keduanya berkelahi. Saat didatangi Wahyu, lokasi rumah sudah dipenuhi ceceran darah.
"Nggak lama ada ibu-ibu di belakang ada yang lari katanya ada yang berantem. Pas kita lihat, udah pada banyak darah,” lanjut Wahyu kepada wartawan.
Advertisement
Keduanya Mengalami Luka Senjata Tajam
©2021 Merdeka.com
Usai kejadian S yang mengalami luka bacokan di bagian tangan dan tubuh bagian belakang langsung diberikan pertolongan ke rumah sakit dengan didampingi RT setempat. Sedangkan jenazah SN yang tewas akibat luka menganga di leher turut dievakuasi petugas kepolisian yang datang ke lokasi.
Saat dimintai keterangan, anggota kepolisian belum bisa memberikan informasi terkait kejadian itu. Adapun barang bukti senjata tajam dan ponsel juga diamankan petugas. Rumah kontrakan juga sudah dipasangi garis polisi.
"Nanti ya nunggu ke Kasat (Reskrim)," kata Kanit Reskrim Polsek Ciputat Timur, Iptu Agung.