Para petani ikan di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat mengeluhkan keberadaan ribuan tanaman eceng gondok yang memenuhi perairan tersebut.
Melansir kanal YouTube Fokus Indosiar Kamis (21/10), kejadian itu membuat para nelayan di area blok Pasir Jangkung, Jatiluhur terpaksa tak bisa melakukan pekerjaan sebagaimana mestinya.
Kepada wartawan, para petani ikan tersebut menjelaskan, tumbuhan eceng gondok yang melebat membuat sejumlah petani terjebak di atas perahu. Mereka tak bisa bergerak dari tengah perairan, karena kehabisan bahan bakar. Atas kejadian itu, para petani ikan di kawasan Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat mengaku merugi hingga puluhan juta rupiah.
Advertisement
Eceng Gondok Sebabkan Distribusi Ikan Terganggu
Jamaludin, salah seorang petani ikan di Waduk Jatiluhur mengaku jika keberadaan tanaman yang hidup di air itu menyebabkan perahu nelayan di sana tak bisa bergerak.
Disebutkan Jamaludin, perahu-perahu tersebut sudah tertahan di tengah peraihan selama satu malam dan hanya bisa pasrah sampai bantuan datang.
Bahkan tertahannya sejumlah nelayan turut menyebabkan distribusi ikan dari keramba apung ke daratan menjadi terhambat. Tak sedikit ikan-ikan tersebut berubah menjadi busuk, hingga tak laku untuk dijual.
“Nah seperti yang diliat ikannya pada mati, ikannya bukan cuma busuk lagi, ini udah nggak bisa kejual” terangnya
Advertisement
Rugi hingga Rp40 Juta
Banyaknya ikan yang mati dan membusuk membuat kualitasnya tidak layak. Ikan-ikan yang dimuat ke dalam drum-drum besar itu terpaksa tidak bisa disalurkan nelayan hingga mengalami kerugian Rp40 juta.
“Kalo kerugiannya ini mencapai Rp40 juta” terang Jamaludin.
Ia bersama petani ikan lain berharap agar pemerintah dan pengelola Waduk Jatiluhur bisa mempercepat proses pembersihan tanaman eceng gondok karena dirasa mengganggu aktivitas distribusi ikan dan turut berdampak secara ekonomi di sana.