7 Resep Choi Pan ala Rumahan, Enak dan Legendaris

Bagi masyarakat Kalimantan Barat mungkin tak asing lagi dengan camilan legendaris choi pan yang kenyal, lembut dan gurih ini. Perpaduan antara tekstur dan rasanya selalu menjadi juara di hati para pecintanya. Barang kali kamu juga termasuk penggemar dari camilan ini.

Novi Fuji Astuti
Oleh Novi Fuji Astuti - Reporter
7 Resep Choi Pan ala Rumahan, Enak dan Legendaris
Ilustrasi Choi Pan. briliofood.net©2021 Merdeka.com

Bagi masyarakat Kalimantan Barat mungkin tak asing lagi dengan camilan legendaris choi pan yang kenyal, lembut dan gurih ini. Perpaduan antara tekstur dan rasanya selalu menjadi juara di hati para pecintanya. Barang kali kamu juga termasuk penggemar dari camilan ini.

Tak perlu jauh-jauh datang ke Kalimantan Barat untuk menikmati choi pan, kamu bahkan bisa membuatnya sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang mudah dicari. Resepnya pun bisa dengan mudah kamu ikuti.

Jangan ragu untuk melibatkan anggota keluarga agar acara bikin choi pan di rumah jadi lebih seru. Berikut ini informasi lengkap mengenai 7 resep choi pan ala rumahan, enak dan legendaris telah dirangkum merdeka.com melalui brilio.

Bahan isi:

500 gr bengkoang, iris korek api

1 sdm ebi, rendam di air panas dan cincang halus

4-5 siung bawang putih, cincang halus

1/2 sdt garam

1/4 sdt lada

1/4 sdt kaldu jamur

Bahan kulit:

150 gr tepung beras

1 sdm tepung sagu

1/4 sdt garam

3 sdm minyak

300 ml air

Cara membuat:

  1. Tumis semua bahan isi sampai matang, tes rasa, angkat, dan sisihkan.
  2. Campurkan semua bahan kulit di panci, aduk rata lalu masak dengan api kecil, aduk hingga adonan licin dan kalis, lalu angkat dan dinginkan adonan.
  3. Taburi dengan segenggam tepung sagu, kemudian uleni hingga kalis dan bisa dibentuk.
  4. Panaskan kukusan, lapis piring kukusan dengan daun yang sudah dioles minyak.
  5. Bentuk bulat lalu gilas sampai diameter 10 cm, beri isian dan tutup kulitnya sampai rapat berbentuk 1/2 lingkaran.
  6. Kukus choi pan selama 15 sampai 20 menit.
  7. Taburi dengan bawang putih goreng.
  8. Choi pan panas siap dihidangkan dengan sambal dan bawang putih sesuai selera.

Bahan kulit:

200 gr tepung beras

50 gr tepung kanji atau tapioka

700 gr air matang suhu ruang

1/2 sdm garam

2 sdm minyak sayur

Bahan topping:

2 bonggol bawang putih

Minyak sayur

Bahan isian:

1 kg bengkoang

Udang rebon

Garam

Kaldu jamur

Merica bubuk

Minyak sayur

Bawang putih goreng

Cara membuat kulit:

  1. Campur tepung beras, kanji, dan air, aduk rata. Tambahkan garam dan minyak, aduk hingga tercampur rata.
  2. Tuang ke dalam wajan, masak adonan dengan api kecil. Aduk terus hingga adonan menggumpal. Setelah adonan menggumpal, matikan kompor. Aduk-aduk kembali adonan.
  3. Pindahkan adonan yang masih panas ke wadah atau loyang yg dialasi dengan plastik, kemudian uleni adonan hingga kalis licin dan siap dibentuk.
  4. Siapkan tepung kanji secukupnya untuk membentuk adonan. Ambil sejumput adonan kemudian bulatkan dan pipihkan. Beri bahan isian lalu rekatkan ujungnya hingga tertutup rapat.
  5. Sementara itu, siapkan loyang yang sudah dialasi daun pisang, olesi dengan minyak sayur. Susun choi pan di loyang, percikkan adonan dengan air matang lalu kukus dengan api sedang selama 15 menit.
  6. Setelah matang, taburi minyak bawang. Choi pan siap disajikan.

Isian kucai:

200 gr kucai, cuci bersih, jemur selama 3 jam, dan potong kecil-kecil

50 gr ebi, rendam di air panas, cincang

5 siung bawang putih cincang

1/2 sdt garam

1/4 sdt merica

2 sdt gula pasir

1/2 sdm air abu

Kulit:

110 gr tepung beras

20 gr tepung tapioka

1/2 sdt garam

330 ml air mendidih

1 sdm minyak goreng

Cara membuat:

  1. Tumis bawang putih sampai sedikit cokelat, masukkan ebi, tumis sampai wangi dan kering.
  2. Di dalam wadah, campur semua bahan isian, diamkan sambil membuat kulit.
  3. Campur tepung beras, tepung tapioka, dan garam. Tuang air mendidih, aduk sampai rata, uleni dengan tangan yang dibungkus kain dan plastik. Tuangkan minyak, uleni sampai rata selama 10 menit.
  4. Siapkan tepung tapioka untuk melapisi tangan dan adonan supaya tidak lengket.
  5. Ambil adonan, bentuk bulatan diameter 2,5 cm, bentuk pipih seperti mangkuk, isi dengan 1 sdm kucai.
  6. Tutup pinggirnya, tata dalam kukusan yang dilapisi daun pisang dan diolesi minyak.
  7. Kukus selama 15 menit dengan api sedang. Setelah matang, angkat, olesi minyak dan beri topping bawang putih goreng.
  8. Sajikan bersama saus cabai cuka.

Bahan-bahan:

200 gr tepung beras

700 gr air matang suhu ruang

55 gr tepung kanji

1 sdt garam

25 ml minyak sayur

Bahan isian sesuai selera

Cara membuat:

  1. Campur tepung beras, tepung kanji, dan air, aduk menggunakan whisk hingga rata, saring.
  2. Tuang ke dalam wajan anti lengket, tambahkan minyak dan garam. Nyalakan api kompor, cukup gunakan api sedang saja.
  3. Aduk terus dengan spatula kayu hingga adonan menggumpal.
  4. Setelah adonan menggumpal, matikan kompor. Aduk-aduk lagi hingga adonan cukup kering.
  5. Pindahkan adonan yang masih panas ke wadah besar dan dialasi plastik tahan panas.
  6. Dengan alas plastik, uleni adonan sampai kalis licin dan siap dibentuk.
  7. Tunggu adonan sampai tidak panas lagi, bentuk adonan.
  8. Sementara itu, siapkan loyang kukusan yang sudah dialasi daun pisang, olesi dengan minyak sayur.
  9. Susun choi pan di loyang, percikkan air matang, kukus dengan api sedang selama 15 menit.
  10. Setelah matang, olesi minyak bawang. Tunggu sampai dingin lalu goreng dengan wajan anti lengket, gunakan api kecil dan sedikit minyak saja. Goreng kedua sisi choi pan hingga berwarna kecokelatan. Angkat dan taburi bawang putih goreng.

Bahan-bahan:

100 gr tepung beras

150 gr tepung tapioka

300 ml air

3 sdm minyak goreng

1/2 sdt garam

Bahan isian:

1 buah bengkoang ukuran besar, kupas dan iris tipis

3 sdm ebi, rendam di air panas dan cincang halus

3 siung bawang putih, cincang halus

1 sdt merica bubuk

Garam dan gula pasir secukupnya

Minyak sayur untuk menumis

Bawang putih cincang goreng untuk taburan

Bahan saus:

200 ml air matang

1 siung bawang putih, haluskan

3 sdm saus sambal

1 sdm cuka

Garam dan gula pasir secukupnya

Campur dan masak semua sampai mendidih, angkat.

Cara membuat:

  1. Buat kulitnya, campur semua bahan kecuali tepung tapioka, masak di atas api kecil sampai air menyusut dan matang.
  2. Kemudian saat masih panas, campurkan dengan tepung tapioka, aduk rata, lalu uleni sampai rata dan tidak lengket lagi, sisihkan.
  3. Untuk isiannya, tumis bawang putih sampai harum, lalu masukkan ebi, aduk rata, kemudian masukkan bengkoang, aduk rata. Beri sedikit air dan aduk. Kemudian tambahkan garam dan gula pasir, aduk rata. Tes rasa. Jika sudah pas, angkat.
  4. Ambil sedikit adonan kulit, bentuk bulat lalu pipihkan. Lakukan sampai habis dan semua terbentuk, lalu kukus di air mendidih, jangan lupa percikkan air di atasnya.
  5. Kukus selama 10 menit, setelah matang, angkat. Isi dengan tumisan bengkoang di tengahnya, ambil ujung ke ujung diameternya, lalu cubit atau capit di tengah agar seperti pita. Lakukan sampai semua terisi. Taburi dengan bawang putih goreng di atasnya, sajikan dengan saus.

Bahan isian:

10 siung bawang putih cincang

800 gr bengkoang, parut kasar

25 gr ebi cincang

1 sdm gula pasir

1 1/2 sdt garam

1 sdt merica

Bahan kulit:

115 gr tepung beras

350 gr air

15 gr tepung kanji

1/4 sdt garam

1 1/2 sdm minyak sayur

Bahan sambal, haluskan:

25 gr cabai rawit merah

3 siung bawang putih

100 ml air

2 sdm gula pasir

1/2 sdt garam

1 sdm cuka

1/2 sdm saus sambal

Cara membuat isian:

  1. Tumis bawang putih dengan minyak yang banyak, lalu saring.
  2. Ambil sedikit minyak bawang untuk menumis ebi sampai wangi, lalu masukkan bengkoang, tumis sampai bengkoangnya layu.
  3. Masukkan 3 sdt bawang putih goreng ke tumisan bengkoang, lalu tumis sampai matang merata. Pindahkan ke saringan, biarkan air di dalam tumisan bengkoangnya keluar agar lebih mudah saat dibungkus.

Cara membuat kulit:

  1. Campur tepung beras, tepung kanji, dan air, aduk menggunakan whisk hingga rata.
  2. Saring ke dalam wajan anti lengket, tambahkan minyak dan garam. Nyalakan api sedang, aduk terus hingga adonan menggumpal.
  3. Setelah adonan menggumpal, matikan kompor, aduk lagi hingga adonan cukup kering.
  4. Pindahkan adonan yang masih panas ke wadah besar dan dialasi plastik tahan panas.
  5. Dengan alas plastik, uleni adonan sampai kalis, licin, dan siap dibentuk. Tambahkan isian dan bungkus choi pan sampai adonan habis.
  6. Siapkan loyang kukusan yang sudah dialasi dengan daun pisang, olesi dengan minyak sayur.
  7. Susun choi pan di loyang, percikkan air, kukus dengan api sedang selama 15 menit.
  8. Setelah matang, olesi dengan minyak bawang dan taburi bawang putih goreng.
  9. Sajikan dengan sambal yang sudah dimasak sampai mendidih.

Bahan isian:

320 gr bengkoang

1/2 sdt lada bubuk

1/3 sdm kaldu ayam bubuk

4 siung bawang putih

1 sdm ebi

Bahan sambal:

4 sdm cabai merah giling

3 sdm gula pasir

6 siung bawang putih

1/2 sdt garam

1 buah jeruk nipis

200 ml air

Bahan kulit:

70 gr tepung beras

1 sdm tapioka

125 ml air

1/3 sdt garam

1 sdm minyak sayur

Pelengkap:

Minyak dan bawang putih goreng secukupnya

Cara membuat:

  1. Buat isiannya terlebih dahulu. Parut bengkoang, lalu peras agar tidak berair lagi. Tumis bawang putih cacah dan ebi hingga harum. Masukkan bengkoang dan aduk-aduk agar tidak gosong, gunakan api sedang. Tuangkan kaldu bubuk, lada, dan garam, aduk rata. Tambahkan sekitar 50 ml air.
  2. Kemudian buat sambalnya. Rebus gilingan cabai, air, garam, dan gula hingga mendidih dan gula larut. Campur dengan bawang yang sudah dihaluskan dan air perasan jeruk nipis.
  3. Langkah selanjutnya kita bikin kulitnya. Ayak tepung beras dan tepung tapioka di atas wajan anti lengket dan tuangkan air. Aduk-aduk hingga rata dan licin, kemudian tambahkan minyak sayur. Hidupkan api sedang saja, aduk hingga mengental.
  4. Tuang ke plastik gula yang sudah digunting. Remas-remas dengan tangan hingga adonan kulit kalis. Kemudian giling dengan rolling pin dan cetak menggunakan mangkuk.
  5. Ambil lembaran dan tuang isian. Rapatkan sisinya dgn tangan secara perlahan. Kukus di atas daun pisang dan percikkan dengan sedikit air sekitar 10 menit atau hingga matang.
  6. Tabur bawang putih goreng di atasnya. Sajikan dengan sambal.
Rekomendasi