Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Momen Langka Tentara Belanda Berbaur dengan Warga Sukabumi Nonton Layar Tancap Tahun 1948, Rukun Walau Situasi Politik Tegang

<b>Momen Langka Tentara Belanda Berbaur dengan Warga Sukabumi Nonton Layar Tancap Tahun 1948, Rukun Walau Situasi Politik Tegang</b><br>

Momen Langka Tentara Belanda Berbaur dengan Warga Sukabumi Nonton Layar Tancap Tahun 1948, Rukun Walau Situasi Politik Tegang

Momen ini jadi yang langka di msasa penjajahan Belanda. Terlebih saat itu situasi politik tengah memanas

Zaman penjajahan di Indonesia tidak selalu diwarnai oleh upaya kekerasan dari pihak kolonial.

Sejumlah momen tak terduga banyak terjadi di kala itu. Salah satu yang mencuri perhatian adalah munculnya dokumentasi lawas ketika tentara Belanda duduk bersama warga untuk menyaksikan hiburan layar tancap.


Di masa itu, hiburan masih terbatas. Regulasi Gubernur Jenderal di Batavia membuat akses pertunjukan terutama oleh rakyat dibatasi. Tujuannya agar tidak terjadi perlawanan yang ditujukan kepada pihak penjajah.

Namun layar tancap biasanya diadakan oleh orang terkemuka di masanya. Penampilan ini juga cenderung netral, dan tak jarang juga memutar film-film dari negeri kincir angin.

Yuk intip momen duduk bersama pasukan Belanda dengan warga berikut ini.

Momen Langka Tentara Belanda Berbaur dengan Warga Sukabumi Nonton Layar Tancap Tahun 1948, Rukun Walau Situasi Politik Tegang
Duduk Bareng Warga

Duduk Bareng Warga

Dalam foto dokumentasi yang diunggah di Instagram @sejarahjampang, terlihat dua orang tentara Belanda tengah duduk santai sembari berinteraksi.

Mereka tengah menyaksikan pertunjukan layar tancap di tengah sebuah lapangan.

Terlihat salah satu dari mereka masih memakai seragam, dan tengah bercakap-cakap dengan rekannya sesama tentara Belanda.

Disebutkan kejadian ini berlangsung di Lapangan Tegal Legok, Surade, Jampang Kulon, Sukabumi, Jawa Barat pada 1948.

Di tengah suasana riang dan meriah, tentara Belanda bersama masyarakat Surade berkumpul di lapang tegal Legok pada tahun 1948,” tulis keterangan di unggahan.

Tidak Ada Ketegangan

Tampak jika keduanya tengah menyaksikan sebuah film di pertunjukan layar tancap. Dari raut para wajah warga sekitar, tampak tidak ada ketegangan antar mereka.

Warga juga seperti terhipnotis akan hadirnya pertujukan gambar bergerak di masa itu.

Di sana diduga dihadiri oleh ratusan warga dari beberapa desa, karena biasanya layar tancap difokuskan di sebuah lapangan.

“Dalam foto tersebut, para tentara Belanda terlihat duduk bersama dengan warga setempat sambil menonton layar tancap yang dipasang di lapangan,” tulisnya lagi

Momen Langka Tentara Belanda Berbaur dengan Warga Sukabumi Nonton Layar Tancap Tahun 1948, Rukun Walau Situasi Politik Tegang

Persiapan layar tancap di masa penjajahn Belanda.

Situasi Politik Tak Pengaruhi Cairnya Suasana

Pada tahun-tahun paska kemerdekaan, kondisi politik di Indonesia disebut tengah kacau. Kala itu negara baru seumur jagung, dan masih ingin dikuasai Belanda usai Jepang diusir.

Di masa ini juga terjadi ketegangan antar kelompok militer masyarakat, karena perbedaan ideologi dan kekosongan kekuasaan. Namun tegangnya politik antara Belanda dan Indonesia, tidak menyurutkan warga Indonesia dan Belanda duduk bersama untuk menyaksikan pertunjukan layar tancep.

Ini menjadi salah satu momen langka dan sulit didapatkan di masa-masa vacuum of power itu.

“Meskipun suasana politik pada waktu itu mungkin tegang, momen ini mencerminkan momen langka ketika perbedaan politik sementara dilupakan” tutup narasi.

Gambar Bergerak dan Hiburan Warga Jawa Barat

Sementara itu, layar tancap sudah berkembang di Jawa Barat sejak 1930-an. Ini menyusul mulai diproduksinya berbagai film, dan hadirnya sinema asal barat yang dibawa Belanda.

Film pertama yang dibuat di Indonesia sendiri diketahui berjudul “Loetoeng Kasaroeng” yang diproduksi pada 1925.

Film ini diproduseri oleh L Heuverdop yang juga merangkap sebagai sutradara. Lalu teknis produksinya dieksekusi oleh G. Krugers.

Loetoeng Kasaroeng jadi tonggak sejarah film nasional pertama, dengan adegan natural dari para pemainnya. Film ini diproduksi di sebuah bukit karang yang digali sebagai propert dan diperankan oleh kalangan priyayi Sunda.

Film Loetoeng Kasaroeng menjadi karya film yang pernah mewarnai layar lebar di seantero tanah priangan.

Nasib Buruk Para Noni Belanda di Indonesia Zaman Jepang, Sungguh Mengenaskan Banyak Dijadikan Wanita Penghibur
Nasib Buruk Para Noni Belanda di Indonesia Zaman Jepang, Sungguh Mengenaskan Banyak Dijadikan Wanita Penghibur

Kisah sedih para tahanan wanita asal Belanda usai tentara Jepang berhasil menguasai Nusantara.

Baca Selengkapnya
Sosok Nyi Mas Gamparan, Panglima Muslimah Asal Serang yang Tolak Keberadaan Belanda di Banten
Sosok Nyi Mas Gamparan, Panglima Muslimah Asal Serang yang Tolak Keberadaan Belanda di Banten

Wanita ini memimpin 30 perempuan dalam pertempuran melawan Belanda.

Baca Selengkapnya
Jadi Hari Bersejarah Penyerahan Wilayah dari Pihak Belanda ke Tangan Indonesia, Begini Momen Haru Perundingan Wonosobo Tahun 1949
Jadi Hari Bersejarah Penyerahan Wilayah dari Pihak Belanda ke Tangan Indonesia, Begini Momen Haru Perundingan Wonosobo Tahun 1949

Pada momen itu, tentara militer Belanda berbondong-bondong menarik diri dari wilayah yang didudukinya

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Tempat ini Jadi Saksi Bisu Pangeran Diponegoro Ditangkap Belanda, Ada Kursi dengan Bekas Tancapan Kuku
Tempat ini Jadi Saksi Bisu Pangeran Diponegoro Ditangkap Belanda, Ada Kursi dengan Bekas Tancapan Kuku

Simak cerita di balik tempat bersejarah dan saksi bisu ditangkapnya Pangeran Diponegoro.

Baca Selengkapnya
Beda Nasib dengan Komeng, Berikut Perolehan Sementara Suara Opie Kumis hingga Dede Sunandar di Pemilu
Beda Nasib dengan Komeng, Berikut Perolehan Sementara Suara Opie Kumis hingga Dede Sunandar di Pemilu

Para pelawak itu bersaing memperebutkan suara dari daerah pemilihan masing-masing dengan kolega satu partai maupun partai politik lain.

Baca Selengkapnya
Mengingat Kembali Jebolnya Tanggul Peninggalan Belanda Situ Gintung 15 Tahun Lalu, Telan Korban 100 Orang
Mengingat Kembali Jebolnya Tanggul Peninggalan Belanda Situ Gintung 15 Tahun Lalu, Telan Korban 100 Orang

Tanggul peninggalan Belanda ini jebol mengejutkan warga karena berlangsung pukul 04:00 WIB dini hari.

Baca Selengkapnya
Politisi Perempuan Golkar Soroti Bencana Longsor di Lebak Katin Bogor
Politisi Perempuan Golkar Soroti Bencana Longsor di Lebak Katin Bogor

Melli minta Pemkot Bogor segera bertindak mencegah bencana serupa

Baca Selengkapnya
45 Kata Bijak Politik Lucu, Mengandung Makna Penting hingga Sindiran
45 Kata Bijak Politik Lucu, Mengandung Makna Penting hingga Sindiran

Kumpulan kata bijak politik ini juga dapat membuka pandangan baru akan politik itu sendiri. Tak ayal apabila kata bijak politik ini sangat menarik.

Baca Selengkapnya
Sosok KH Zainal Mustafa, Pemimpin Pergerakan Lawan Penjajah di Jawa Barat
Sosok KH Zainal Mustafa, Pemimpin Pergerakan Lawan Penjajah di Jawa Barat

Dalam setiap ceramah dan khotbahnya, ia selalu menentang kebijakan politik Belanda.

Baca Selengkapnya