Momen Lucu Penjual Dodol Garut di Bus 'Salah Sasaran', Penumpangnya Warga Garut Semua

Rabu, 5 Oktober 2022 16:38 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Momen Lucu Penjual Dodol Garut di Bus 'Salah Sasaran', Penumpangnya Warga Garut Semua Viral penjual dodol 'salah sasaran'. ©2022 TikTok @asepamiazwarfarid/Merdeka.com

Merdeka.com - Baru-baru ini seorang penjual dodol Garut mengalami kejadian tidak terduga saat menawarkan dagangan di dalam sebuah bus.

Di sana, penjual dodol yang diketahui bernama Mang Ucup itu terlihat tersipu malu setelah mengetahui para penumpang bus. Usut punya usut, dirinya salah sasaran dalam menawarkan dodol Garut, lantaran seluruh orang di bus merupakan warga asli Kabupaten Garut.

Momen tersebut diunggah oleh akun TikTok @asepamiazwarfarid pada Selasa (4/10). Video tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu gelak tawa para penumpang dan warganet di kolom komentar unggahan.

“Mang Ucup salah naik bis, jualan dodol Garut di Cirebon. Ternyata rombongannya orang Garut semua,” tulis pemilik akun di dalam video, dikutip Rabu (5/10).

2 dari 5 halaman

Tetap Percaya Diri Menawarkan Dagangan

viral penjual dodol 039salah sasaran039
©2022 TikTok @asepamiazwarfarid/Merdeka.com

Mendapati kondisi salah sasaran itu, rupanya tidak membuat Mang Ucup menyerah. Ia tetap dengan santai berjualan agar dagangannya laku.

Bahkan yang bikin salut, dirinya begitu percaya diri dalam menawarkan dodol satu per satu ke para penumpang.

“Pak Haji kumaha iyeu (gimana ini), ada yang punya solusi nggak. Maksudnya solusi cara jualan dodolnya gimana,” kata mang Ucup, diiringi gelak tawa para penumpang di dalam bus.

3 dari 5 halaman

Menghibur Penumpang

Di tengah kondisi itu, Mang Ucup tetap mencoba menawarkan dagangan dodolnya sembari menghibur penumpang. Ia pun sesekali menterwakan keadaan tersebut karena baru pertama kali menemui kondisi tak terduga itu.

Momen lucu itu terus berlanjut, Mang Ucup kemudian merayu penumpang dengan segala promonya. Bahkan ia juga berjanji memberikan hadiah berupa “tas Camelia Malik” yang ternyata sebuah kantong plastik sebagai hiburan.

“Nah kalau sudah di Cirebon mah pak Haji, harganya Rp35 ribu lah per wadah, ini mah nggak papa lah. Rp35 ribu itu mahal atau murah pak Haji?” kata Mang Ucup.

“Mahallll,” kata penumpang di sana, diiringi riuh tawa penumpang.

“Ya pasti mahal pak Haji, orang tau bikinnya kok. Nanti pembeli pertama mang Ucup kasih hadiah tas Camelia Malik, alias dibolak balik tetap plastik,” kata Ucup, sembari berkelakar.

4 dari 5 halaman

Dagangannya Laku

Kemampuan Mang Ucup dalam menawarkan dagangannya ini perlu diacungi jempol. Pasalnya, setelah beberapa kali merayu dan menghibur, akhirnya dodol yang ia jual laku beberapa kotak.

Dirinya kemudian berucap syukur, dan terlihat berbahagia sembari memberikan dodolnya ke pembeli.

“Sabaraha eta mang? (berapa itu mang),” tanya penumpang.

“Nah alhamdulillah, ini ada penerangan. Mungkinkan orang Garut udah nggak asing, tapi ini kan belanjanya di Kota Cirebon ya. Jadi kalo mahal Ucup mah pengen penglaris aja ya, jadi ini dipaketin jadi Rp100 ribu dikasih empat,” kata Mang Ucup.

“Tah ini mah ya, jualan dodol Garut ka urang Garut (nah ini tuh, jualan dodol Garut ditawarin ke orang Garut),” kata penumpang.

5 dari 5 halaman

Warganet Terhibur

Kocaknya Mang Ucup menawarkan dagangan dodolnya kemudian memicu reaksi warganet di kolom komentar. Banyak dari para pengguna TikTok yang turut terhibur dengan cara berjualan Mang Ucup.

“salut ka penumpang na, sya yakin mreka beli tdk semuanya krena suka dodol tapi mungkin krena liat si mamang yg jualnya,” kata salah satu warganet.

“makasih cup. udah ngasih pelajaran tentang sales marketing yang baik walaupun di keadaan yg salah,” kata warganet lain, sembari menyertakan stiker tertawa.

“ngakak ya allah, sing sehat mang ah sing lancar usahana (ngakak ya Allah, sehat selalu dan mudah-mudahan lancar usahanya),” kata pengguna TikTok. 

“Ya Allah ngakak banget, mang ucup Insya Allah rejekinya bagus, bikin ketawa banyak orang,” kata akun TikTok di kolom komentar.

@asepamiazwarfarid

 

♬ suara asli  - Asep Ami

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini