Menilik Pohon Teh Bersejarah Berusia 1 Abad Lebih, Ada di Dalam Pot

Kamis, 25 November 2021 13:10 Reporter : Tyas Titi Kinapti
Menilik Pohon Teh Bersejarah Berusia 1 Abad Lebih, Ada di Dalam Pot Pohon Teh dalam Pot Berusia 1 Abad Lebih. ©2021 Merdeka.com/Robby Fathan

Merdeka.com - Udara yang sejuk dan hamparan hijau dedaunan teh menjadi pemandangan indah di Perkebunan Teh Gambung. Salah satu perkebunan teh tertua di Jawa Barat. Dari ribuan teh di perkebunan ini, ada satu pohon teh yang unik.

Berbeda dari yang lainnya, pohon teh berjenis Asamika tumbuh menghijau di dalam pot beton. Dilihat sekilas, pohon teh ini seperti bonsai. Batang pohonnya nampak padat dengan ukuran yang mini.

Menariknya, pohon teh ini telah berusia 1 abad lebih, tepatnya 120 tahun. Lebih dari sekedar tanaman, pohon teh ini memiliki nilai sejarah yang dalam.

pohon teh dalam pot berusia 1 abad lebih
©2021 Merdeka.com/Robby Fathan

Bukan tanpa alasan, mengapa pohon teh ini berada dalam pot. Rupanya, pohon ini peninggalan oleh salah satu tokoh berpengaruh dalam industri teh, Rudolph Eduard Kerkhoven. Kerkhoven sering disebut sebagai sang legenda teh.

Bahkan, pohon ini ditanam langsung oleh Kerkhoven pada 1901. Kini, pohon berusia 120 tahun ini milik Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) berada dj Gambung, Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Pohon teh yang ditanam jenis Asamika yang banyak tumbuh di Srilanka.

pohon teh dalam pot berusia 1 abad lebih
©2021 Merdeka.com/Robby Fathan

Awal penanaman pohon teh ini memang tumbuh menyatu di tanah, namun sejak November 2020 pohon ini dipindah di dalam pot beton dengan panjang dan lebar sekitar 1 meter.

Pemindahan ini untuk menjadi jejak sejarah perkembangan industri teh di Tanah Air pada masyarakat. Walau sudah berusia 1 abad namun, tanaman ini tetap tumbuh rimbun karena selalu dirawat.

pohon teh dalam pot berusia 1 abad lebih
©2021 Merdeka.com/Robby Fathan

Tanaman teh ini sempat dilelang pada awal tahun 2021 dengan harga awal yang ditawarkan sekitar Rp 48 juta. Pelelangan tanaman ini untuk menyampaikan bahwa tanaman teh juga bisa menjadi tanaman hias, seperti teh yang ada di dalam pot.

Selain itu, juga menginformasikan bahwa industri teh di Indonesia masih terus berkembang. Dengan lelang ini diharapkan mampu membangkitkan kembali perindustrian teh yang gemilang seperti abad 20-an.

Kendati demikian, belum ada yang membeli tanaman teh tersebut. Diduga karena harga yang tinggi.

pohon teh dalam pot berusia 1 abad lebih
©2021 Merdeka.com/Robby Fathan

Rudolf Eduard Kerkhoven adalah salah satu legenda teh yang jasanya terkenang sepanjang masa. Sepak terjangnya di dunia teh tak perlu di ragukan lagi.

Lahir pada 1848,Kerkhoven tutup usia pada umur 70 tahun.Tempat peristirahatan terakhir sang legenda teh tak jauh letaknya dari kebun teh Gambung.

Kerkhoven meninggalkan warisan sekitar 600 hektare perkebunan teh di Gambung. Gambung pun menjadi salah satu perkebunan teh tertua di Jawa Barat. Hingga saat ini Gambung menghasilkan teh hitam, teh hijau, dan teh putih berkualitas. [Tys]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini