Mengenal Malaise dan Penyebabnya, Kondisi Ketika Tubuh Lelah dan Tidak Enak Badan

Jumat, 2 Desember 2022 19:00 Reporter : Andre Kurniawan
Mengenal Malaise dan Penyebabnya, Kondisi Ketika Tubuh Lelah dan Tidak Enak Badan Tidak Enak Badan. eehealth.org

Merdeka.com - Malaise adalah perasaan lelah, tidak nyaman, dan tidak enak badan tanpa diketahui apa penyebab jelasnya. Kondisi ini sering terjadi ketika Anda kelelahan dan tidak mampu untuk memulihkan kesehatan dengan mendapat istirahat yang tepat.

Terkadang, malaise dapat terjadi secara tiba-tiba. Namun di lain waktu, malaise dapat berkembang secara bertahap dan bertahan untuk waktu yang lama. Alasan di balik malaise bisa sangat sulit ditentukan karena bisa jadi suatu akibat dari begitu banyak kondisi.

Dikutip dari laman Medical News Today, kami akan sampaikan lebih lanjut tentang kondisi malaise ini, mulai dari gejala hingga penyebabnya.

2 dari 5 halaman

Gejala Malaise

Malaise adalah kondisi ketika kita merasa tubuh tidak sehat. Ini adalah sebuah gejala, bukan kondisi. Orang cenderung mengalami dan mendeskripsikan malaise dengan cara yang berbeda, tetapi deskripsi mereka cenderung melibatkan satu atau lebih elemen berikut:

  • tidak nyaman
  • rasa sakit
  • penyakit
  • depresi
  • kelelahan

Gejala-gejala ini mungkin muncul tiba-tiba, atau mungkin muncul secara bertahap. Juga, bagi sebagian orang, rasa tidak enak badan bisa datang dan pergi, sedangkan bagi yang lain gejalanya dapat berlangsung lama.

Malaise mungkin juga bisa menjadi kondisi yang ringan sampai berat. Dalam beberapa kasus, malaise yang sangat parah dapat mengganggu kinerja seseorang, kehidupan keluarga, dan hubungan lainnya.

3 dari 5 halaman

Penyebab Malaise

Banyak masalah yang dapat menyebabkan malaise. Beberapa penyebab umumnya antara lain adalah:

  • bekerja terlalu keras
  • penurunan aktivitas fisik atau olahraga
  • jet lag
  • infeksi virus
  • obat-obatan, yang menimbulkan malaise sebagai efek samping
  • penarikan obat
  • kondisi medis kronis
  • kondisi kesehatan jiwa
  • kehamilan
  • penuaan

Beberapa kondisi medis kronis yang dapat menyebabkan malaise antara lain:

  • anemia kronis
  • sindrom kelelahan kronis
  • fibromyalgia
  • diabetes
  • penyakit ginjal
  • penyakit hati
  • penyakit paru obstruktif kronik, atau COPD
  • kanker

Kemudian, beberapa infeksi virus juga dapat menyebabkan malaise, antara lain virus:

  • hepatitis A atau C
  • HIV
  • AIDS

Beberapa penyebab ini bisa menjadi lebih serius daripada yang lain. Jika seseorang dengan malaise kesulitan untuk menentukan penyebabnya, mereka harus berbicara dengan dokter.

4 dari 5 halaman

Komplikasi

Beberapa penyebab malaise bersifat sementara dan cenderung tidak menyebabkan kerusakan yang bertahan lama. Contohnya seperti:

  • jet lag
  • bekerja terlalu keras
  • flu biasa

Ketika rasa tidak enak badan diakibatkan oleh kondisi medis yang mendasarinya, kesehatan seseorang dapat memburuk jika mereka tidak menerima perawatan. Diabetes, HIV, atau kanker, misalnya, dapat menyebabkan komplikasi yang sangat serius, bahkan kematian, jika tanpa pengobatan yang tepat.

Orang mungkin mengalami kesulitan mengidentifikasi penyebab malaise mereka, dan jika ini terjadi, penting untuk menemui dokter, yang akan bekerja untuk mendiagnosis masalah dan memberikan perawatan yang tepat.

5 dari 5 halaman

Pengobatan Malaise

Perawatan untuk malaise tergantung pada penyebabnya. Ketika malaise diakibatkan oleh masalah medis, mengobati masalah ini akan membantu mengatasi rasa tidak enak badan tersebut.

Orang yang mengalami kelelahan yang tidak dapat dijelaskan mungkin tergoda untuk menggunakan stimulan, seperti kafein atau modafinil (Alertec).

Obat-obatan ini dapat meredakan kelelahan dalam jangka pendek, tetapi bukanlah solusi yang permanen. Sebaliknya, orang yang kelelahan mungkin mendapat manfaat dari aktivitas fisik secara teratur, seperti peregangan dan latihan aerobik.

Ketika malaise ditandai dengan perasaan depresi, seseorang dapat memperoleh manfaat dari pengobatan antidepresan, yang dapat meringankan gejala dan meningkatkan tingkat energi. Beberapa orang juga mendapat manfaat dari terapi bicara, seperti terapi perilaku kognitif.

Orang dengan malaise harus menemui dokter untuk pemeriksaan rutin. Ini dapat membantu dokter untuk lebih memahami masalah yang mendasarinya, menghasilkan diagnosis yang lebih akurat dan pengobatan yang lebih efektif.

[ank]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini