Mencicipi Kerupuk Kenyal Bontot, Kuliner Unik Khas Tanah Karawang
Merdeka.com - Jika mendengar kata kerupuk, tentu sudah terbayang dengan tekstur yang renyah dan krispi. Tetapi tidak dengan kerupuk unik yang satu ini. Bontot, begitulah nama krupuk ini. Camilan lezat khas Karawang.
Berbeda dari kerupuk-kerupuk pada umumnya. Kerupuk dengan cita rasa gurih ini memiliki tekstur yang kenyal dan sedikit legit. Bentuknya seperti setengah lingkaran yang memanjang.
Salah satu tempat produksi Bontot yang terkenal ialah Bontot milik Ook Saputra. Toko milik pria 54 tahun ini menjadi jujugan pembeli berburu sajian unik khas Karawang.
©2021 Merdeka.com/Kuncoro Widyo Rumpoko
Ada alasan mengapa kerupuk ini dinamakan bontot. Dalam bahasa daerah, bontot selalu diidentikkan dengan anak bungsu. Dilansir dari dishub.karawangkab, bontot merujuk pada bagian ujung dari adonan kerupuk udang yang tidak bisa dipotong lagi.
Makanan ringan khas Karawang ini berbeda dengan kerupuk udang lainnya karena kerupuk bontot sebenarnya adalah bahan baku setengah jadi untuk pembuatan kerupuk udang. Dibuat dari tepung terigu dan campuran udang atau ikan.
Mulanya pabrik yang didirikan hanya memproduksi kerupuk ikan, namun pada 2010, kerupuk bontot mulai berkembang. Menjadi bontot ikan sayur, ikan pedas dan udang pedas.
©2021 Merdeka.com/Kuncoro Widyo Rumpoko
Kuliner khas Karawang ini tidak kalah enak dengan cemilan yang lain. Kerupuk bontot memiliki tekstur makanan yang agak sedikit kenyal dan tebal ketika dimakan. Beberapa orang mengatakan Bontot mirip dengan pempek.
Namun, saat bontot digoreng, teksturnya seperti cimol akan tetapi lebih tebal dan kenyal. Kerupuk Bontot cocok digunakan sebagai pelengkap makan.
©2021 Merdeka.com/Kuncoro Widyo Rumpoko
Jika ingin membeli bontot, pembeli cukup berjalan ke Jalan Kaijaya Rengasdengklok. Sepanjang kawasan ini terdapat sejumlah pabrik kerupuk yang menjual bontot mentah. Termasuk toko milik Pak Ook Saputra.
Biasanya bontot dijual perkilo. Namun ada juga yang menjual perbatang. Seperti di pabrik bontot milik Ook. Untuk sebatang bontot, Ook memasang harga berbeda - beda tergantung rasanya. Ada yang Rp 21 ribu, Rp 23 ribu, sampai Rp 26 ribu perbatang.
©2021 Merdeka.com/Kuncoro Widyo Rumpoko
Tak ada salahnya, jika kamu berkunjung ke Rengasdengklok Karawang sambil berwisata ke Tugu Proklamasi. Tempat Bung Karno pernah diculik sekelompok pejuang sebelum mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia.
Mampir ke Jalan Kalijaya untuk berburu bontot. Kerupuk khas Karawang yang pastinya jarang ditemui di daerah lain. Cita rasa yang gurih dan tekstur yang kenyal, kudapan ini begitu menggoda disajikan sebagai camilan sehari-hari. Tentu saja, cocok menjadi buah tangan. (mdk/Tys)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya