Manfaat Daun Salam untuk Hipertensi, Ketahui Kandungan dan Cara Mengolahnya

Rabu, 10 Agustus 2022 12:45 Reporter : Andre Kurniawan
Manfaat Daun Salam untuk Hipertensi, Ketahui Kandungan dan Cara Mengolahnya Ilustrasi daun salam. © iStock

Merdeka.com - Manfaat daun salam untuk hipertensi jarang diketahui. Hipertensi, atau tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang banyak dialami oleh banyak orang. Seringkali dianggap sepele, hipertensi bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Anda dapat memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi selama bertahun-tahun tanpa merasakan gejala apapun. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol akan meningkatkan risiko masalah kesehatan yang serius, seperti serangan jantung dan stroke.

Untuk mencegahnya menjadi ancaman serius, penting bagi penderita hipertensi untuk berkonsultasi dengan dokter segera. Selain itu, ada juga cara lain yang dianggap dapat membantu penderita hipertensi dalam mengelola masalah kesehatannya. Salah satunya adalah manfaat daun salam untuk hipertensi.

Ya, daun salam yang sering digunakan sebagai bahan dapur ini banyak dipercaya memiliki khasiat untuk hipertensi. Untuk mendapat penjelasan lebih lanjutnya, kami telah merangkum manfaat daun salam untuk hipertensi dilansir dari beberapa sumber.

2 dari 4 halaman

Manfaat Daun Salam untuk Hipertensi

salam
© Shutterstock

Tekanan darah adalah kekuatan yang diberikan oleh sirkulasi darah terhadap dinding arteri tubuh, yang merupakan pembuluh darah utama dalam tubuh. Tekanan darah ini ditulis dalam dua angka, di mana angka pertama (sistolik) mewakili tekanan dalam pembuluh darah saat jantung berkontraksi atau berdenyut. Sedangkan angka kedua (diastolik) mewakili tekanan dalam pembuluh darah saat jantung beristirahat di antara detakannya. 

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, didiagnosis jika saat diukur pada dua hari yang berbeda, pembacaan tekanan darah sistolik pada kedua hari adalah 140 mmHg dan/dan pembacaan tekanan darah diastolik pada kedua hari adalah 90 mmHg.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah kesehatan yang banyak diderita oleh masyarakat. Meski begitu, hipertensi bukanlah masalah kesehatan yang bisa diabaikan begitu saja. Tanpa penanganan, hipertensi bisa menjadi kondisi yang berbahaya bagi tubuh.

Selain mengikuti saran dan obat resep dari dokter, Anda juga bisa mencoba menggunakan bahan herbal untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Ada berbagai jenis tanaman herbal yang dianggap dapat membantu para penderita darah tinggi, salah satunya daun salam.

Anda tentu sudah tak asing dengan daun salam. Bahan rempah ini kerap dilibatkan dalam proses masak memasak Anda di dapur. Tapi selain untuk penyedap masakan, manfaat daun salam juga dinilai baik untuk penderita hipertensi.

Cara Mendapatkan Manfaat Daun Salam untuk Hipertensi

Kandungan yang kaya flavonoid adalah alasan dari adanya manfaat daun salam untuk hipertensi. Dilansir dari kesehatan.kontan.co.id, senyawa aktif tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menurunkan tekanan darah dalam tubuh.

Untuk mendapatkan manfaat daun salam untuk hipertensi, Anda tidak bisa sembarangan mengonsumsi daun salam. Ada cara yang efektif untuk bisa merasakan manfaat daun salam untuk hipertensi ini. Berikut adalah bahan dan cara membuatnya:

Bahan:

  • Daun salam segar 7-15 lembar
  • Air 3 gelas

Cara membuatnya, Anda perlu mencuci daun salam sampai bersih. Lalu, rebus daun salam sampai tersisa air satu gelas. Air rebusan daun salam inilah yang perlu Anda konsumsi untuk mendapatkan manfaat daun salam untuk hipertensi.

3 dari 4 halaman

Tentang Flavonoid

Flavonoid adalah senyawa yang ditemukan secara alami di banyak buah dan sayuran. Flavonoid kaya akan aktivitas antioksidan dan dapat membantu tubuh menangkal racun. Memasukkan flavonoid dalam diet Anda adalah cara yang bagus untuk membantu tubuh tetap sehat dan berpotensi mengurangi risiko beberapa kondisi kesehatan kronis.

Dikutip dari healthline.com, flavonoid membantu mengatur aktivitas seluler dan melawan radikal bebas yang menyebabkan stres oksidatif pada tubuh. Dalam istilah yang lebih sederhana, senyawa ini membantu tubuh Anda berfungsi lebih efisien sekaligus melindunginya dari racun dan stres sehari-hari.

Flavonoid juga merupakan agen antioksidan kuat, yang membantu tubuh melawan molekul yang berpotensi berbahaya. Untuk manfaatnya terhadap hipertensi, sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2015 menyebutkan bahwa setidaknya ada lima subtipe dari flavonoid yang memiliki efek nyata dalam menurunkan tekanan darah tinggi.

4 dari 4 halaman

Gejala dan Faktor Risiko Hipertensi

Mengutip dari laman medicalnewstoday.com, seseorang dengan hipertensi mungkin tidak merasakan gejala apa pun, itulah kenapa orang sering menyebutnya sebagai "silent killer". Tanpa terdeteksi, hipertensi dapat merusak jantung, pembuluh darah, dan organ lain, seperti ginjal.

Sangat penting untuk memeriksa tekanan darah secara teratur.

Dalam kasus yang jarang dan parah, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan gejala seperti:

  • berkeringat
  • kecemasan
  • masalah tidur
  • memerah

Namun, kebanyakan penderita hipertensi tidak akan mengalami gejala sama sekali. Jika tekanan darah tinggi menjadi krisis hipertensi, seseorang mungkin mengalami sakit kepala dan mimisan.

Sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko hipertensi, seperti:

  • Usia: Hipertensi lebih sering terjadi pada orang yang berusia lebih dari 65 tahun. Tekanan darah dapat terus meningkat seiring bertambahnya usia karena arteri menjadi kaku dan menyempit karena penumpukan plak.
  • Berat: Orang yang menderita obesitas memiliki risiko tinggi terkena hipertensi.
  • Penggunaan alkohol dan tembakau: Mengonsumsi alkohol atau tembakau dalam jumlah besar secara rutin dapat meningkatkan tekanan darah.
  • Jenis Kelamin: Menurut ulasan tahun 2018, pria memiliki risiko lebih tinggi terkena hipertensi daripada wanita. Namun, ini hanya sampai setelah wanita mencapai menopause.
  • Kondisi kesehatan yang ada: Penyakit kardiovaskular, diabetes, penyakit ginjal kronis, dan kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan hipertensi, terutama seiring bertambahnya usia.

[ank]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini