Kerja Sama dengan Korsel di Bidang Pertanian, Pemkab Cirebon Buka Peluang Kerja Ini

Kamis, 1 Desember 2022 12:41 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Kerja Sama dengan Korsel di Bidang Pertanian, Pemkab Cirebon Buka Peluang Kerja Ini Kerja sama pertanian Pemkab Cirebon dengan Korea Selatan. ©2022 Instagram @kangimron.rosyadi/Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menjalin kerja sama dengan Pemerintah Haman-Gun, Korea Selatan di bidang pertanian. Melalui kerja sama ini terjalin kesepakatan terkait lapangan pekerjaan bagi warga di Kabupaten Cirebon.

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, pada Rabu (30/11) menjelaskan, kerja sama ini bisa menjadi solusi untuk mengentaskan kemiskinan serta menekan angka pengangguran di wilayahnya.

"Saya sangat menyambut baik kerja sama ini, mengingat ada sekitar 72,5 persen penduduk Kabupaten Cirebon masuk ke dalam kategori usia produktif," ujar Imron, dikutip dari ANTARA.

2 dari 3 halaman

Dikirim Sebagai Pekerja Musiman Asing

kerja sama pertanian pemkab cirebon dengan korea selatan

Kerja sama pertanian Pemkab Cirebon dengan Korea Selatan ©2022 Instagram @kangimron.rosyadi/Merdeka.com

Melalui kerja sama ini, warga Cirebon nantinya akan dikirim ke Korea Selatan sebagai tenaga kerja pertanian dengan status pekerja musiman asing. Diharapkan Imron, kerja sama ini bisa berjalan maksimal dan membantu masyarakat karena mereka yang usia produktif sudah sangat ingin bekerja.

Namun ia menekankan bahwa proses kerja sama wajib dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku di Indonesia.

"Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, karena kerja sama ini harus sepengetahuan sentral dari Kemendagri," katanya.

3 dari 3 halaman

Jumlahnya Belum Ditentukan

Isi perjanjian secara keseluruhan saat ini masih akan diurus agar pemberangkatan bisa segera berjalan.  Imron menekankan agar regulasi di Indonesia bisa dipahami, dan diikuti secara baik oleh Pemerintah Haman-gun, Korea Selatan.

Untuk menunjang kerja sama ini, Pemkab Cirebon sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar segera membuat studi kelayakan.

"Hal ini dilakukan supaya ada kesungguhan untuk memproses langkah selanjutnya dengan tetap memegang teguh pada ketentuan aturan," katanya.

 

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini