Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kenali Penyebab Biang Keringat pada Bayi, Berikut Cara Menghilangkannya

Kenali Penyebab Biang Keringat pada Bayi, Berikut Cara Menghilangkannya Ilustrasi bayi. Shutterstock/Vladimir Mucibabic

Merdeka.com - Penyakit kulit merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini terlebih bagi mereka yang tinggal di daerah tropis. Berbagai penyakit kulit telah banyak diderita oleh masyarakat Indonesia, 20% di antaranya terjadi pada bayi dan anak.

Salah satu masalah kulit yang kerap diderita bayi adalah biang keringat. Hal itu terjadi lantaran masih banyak orang tua yang belum tahu banyak mengenai bagaimana cara merawat kulit bayi dengan baik.

Biang keringat dalam istilah medis disebut miliaria atau kelainan kulit yang diakibatkan karena retensi keringat yang ditandai dengan adanya vesikel milier. Biang keringat paling sering menimpa bayo berusia kurang dari 12 bulan.

Walaupun tampak ringan, namun miliaria dapat menyebabkan anhidrosis pada bayi. Untuk mencegah berbagai kemungkinan buruk efek dari biang keringat. Sebagai orang tua penting bagi kita untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab biang keringat dan cara mengatasinya.

Berikut informasi lengkapnya yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com pada Jumat, (19/3/2021).

Penyebab Biang Keringat pada Bayi

Biang keringat atau miliaria bisa dibagi menjadi 3 jenis, yaitu Miliaria Kristalina, biang keringat yang terjadi pada lapisan atas kulit, Miliaria Rubra, biang keringat yang terjadi di lapisan tengah kulit, dan Miliaria Profunda, biang keringat yang terjadi di lapisan kulit paling dalam.

Sebelum mengenali cara menghilangkan biang keringat, kamu perlu mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Berikut beberapa penyebab biang keringat pada bayi sebagai berikut:

  • Suhu udara panas dan kelembapan udara sangat tinggi, yang dapat dengan cepat merangsang produksi kelenjar keringat.
  • Bayi mengenakan pakaian dengan bahan yang tidak mudah menyerap keringat atau terlalu ketat.
  • Terpapar oleh bakteri Staphylococcus epidermidispada area kulit.
  • Kebersihan tubuh anak yang kurang higienis.
  • Bayi sedang mengalami demam.
  • Cara Menghilangkan Biang Keringat pada Bayi

    Berikut hal-hal yang perlu kamu lakukan ketika mendapati bayi kamu mengalami biang keringat, yaitu:

    1. Kompres Air DinginCara mengatasi biang keringat pada bayi yang pertama adalah kompres air dingin. Kompres area ruam biang keringat di tubuh bayi dengan air dingin dan kain yang telah dibasahi selama kurang lebih 15-20 menit.

    2. Oleskan Losion CalaminSelain mengompres dengan air dingin, kamu juga bisa menghilangkan biang keringat pada bayi dengan mengoleskan losion calamin. Hal ini dapat mengurangi rasa gatal, perih atau iritasi, sehingga bayi akan tetap nyaman.

    Itulah beberapa cara mengatasi biang keringat pada bayi. Kamu juga perlu untuk mencukupi kebutuhan cairan bayi agar ia tak dehidrasi. Dehidrasi dapat memperparah biang keringat pada bayi. Jika keluhan biang keringat pada bayi tidak kunjung sembuh, segera periksakan bayi ke dokter.

    (mdk/nof)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP