Ciri-ciri Campak dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai, Ketahui Cara Menghindarinya
Merdeka.com - Campak adalah salah satu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus rubeola. Penyakit ini dapat menyebar baik melalui kontak langsung dengan orang yang memiliki virus atau melalui tetesan di udara.
Juga disebut rubeola, campak bisa menjadi kondisi serius dan bahkan fatal bagi anak kecil. Meskipun tingkat kematian telah menurun di seluruh dunia karena sudah banyak anak yang menerima vaksin campak, penyakit ini masih membunuh lebih dari 100.000 orang per tahun, di mana sebagian besar pengidapnya berusia di bawah 5 tahun.
Vaksinasi memang menawarkan perlindungan efektif terhadap campak. Namun, beberapa orang tidak bisa mendapatkan vaksinasi karena kondisi kesehatan yang mereka miliki, seperti sistem kekebalan yang lemah. Namun, menurut artikel yang diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jika 93-95% populasi menerima vaksin, mereka yang berisiko kemungkinan tidak akan tertular campak.
Seperti penyakit lainnya, campak memiliki penyebab dan ciri-ciri campak yang sebaiknya kita perhatikan. Melansir dari mayoclinic.org, berikut kami sampaikan apa saja penyebab dan ciri-ciri campak, beserta cara mencegah penyakit ini.
Ciri-ciri Campak
Gejala dan ciri-ciri campak muncul sekitar 10 hingga 14 hari setelah seseorang terpapar virus. Ciri-ciri campak biasanya meliputi:
Infeksi terjadi secara berurutan dalam jangka waktu dua hingga tiga minggu.
Penyebab Campak
Campak adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang berkembang biak di hidung dan tenggorokan anak atau orang dewasa yang terinfeksi. Kemudian, ketika penderita campak batuk, bersin atau berbicara, tetesan cairan yang keluar yang terinfeksi menyembur ke udara, di mana orang lain dapat menghirupnya.
Tetesan yang terinfeksi juga dapat mendarat di permukaan suatu benda, di mana tetesan tersebut tetap aktif dan menular selama beberapa jam. Anda dapat tertular virus dengan memasukkan jari-jari Anda ke dalam mulut atau hidung atau menggosok mata Anda setelah menyentuh permukaan yang terinfeksi.
Faktor Risiko
Faktor risiko campak meliputi:
Cara Mencegah Campak
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan agar anak-anak dan orang dewasa menerima vaksin campak untuk mencegah campak.
Vaksin campak pada anak
Untuk mencegah campak pada anak-anak, dokter biasanya memberi vaksin dosis pertama pada bayi antara 12 dan 15 bulan, dengan dosis kedua biasanya diberikan antara usia 4 dan 6 tahun. Ingatlah jika:
Vaksin campak pada Orang dewasa
Orang dewasa mungkin memerlukan vaksin campak jika:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya