Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bikin Bangga, Begini Cara Seniman Sunda Kenalkan Angklung ke Siswa Disabilitas Jepang

Bikin Bangga, Begini Cara Seniman Sunda Kenalkan Angklung ke Siswa Disabilitas Jepang Seniman Bandung ajarkan angklung ke siswa disabilitas di Jepang. ©2022 Instagram KBRI Tokyo/Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang seniman asal Bandung, Jawa Barat, bernama Ardian Sumarwan berhasil mengenalkan alat musik tradisional angklung ke universitas di negara Jepang, Minggu (3/7). Uniknya, para siswa yang belajar di sana merupakan kalangan penyandang disabilitas.

Sejumlah pegiat seni musik di negeri Sakura itu menaruh perhatian, lantaran metode yang dipakai Ardian sangat ramah terhadap pelajar di sana.

"Misi saya ke Jepang ini adalah memperkenalkan angklung kepada masyarakat Jepang khususnya mahasiswa seni musik dan mahasiswa fakultas Luar Biasa di Universitas Gifu dan Universitas Chubu dengan memberikan metode pembelajar seni musik bagi penyandang disabilitas," ujar Ardian, dilansir dari ANTARA, Selasa (5/7).

Gunakan Lampu

seniman bandung ajarkan angklung ke siswa disabilitas di jepang

Seniman Bandung ajarkan angklung ke siswa disabilitas di Jepang ©2022 Instagram KBRI Tokyo/Merdeka.com

Untuk mengenalkan angklung ke kalangan pelajar tersebut, Ardian menggunakan metode yang unik. Ia menggunakan cahaya lampu sebagai penanda nomor angklung atau nada yang dimainkan.

Dengan cara itu memungkinkan para penyandang tuna rungu mengikuti nada dan memainkan angklung. Cara ini diapresiasi lantaran dinilai inklusif. Diketahui, aksinya itu dihadiri 250 dosen dan siswa dari jurusan seni musik di Universitas Gifu dan Universitas Chubu, Jepang.

Menurutnya, tujuan utama ke Jepang adalah untuk menyebarluaskan metode pembelajar seni musik bagi penyandang disabilitas kepada para pengajar seni musik di Jepang.

Sebarkan Cara Belajar Musik untuk Kalangan Disabilitas

Dirinya berharap, dengan langkah tersebut mampu memperkokoh hubungan baik antara Indonesia dengan Jepang terutama di bidang terkait.

"Dengan terjalinnya hubungan baik antara Indonesia dan Jepang melalui Universitas Gifu dan Universitas Chubu, saya berharap dapat merealisasikan rencana penyelenggaraan konser akbar siswa penyandang disabilitas di Provinsi Gifu. Ke depan saya ingin menyebarkan pembelajaran angklung di seluruh sekolah luar biasa di Jepang, dengan menggunakan metode khusus bagi penyandang disabilitas," lanjutnya. Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi menyampaikan dukungan penuh upaya promosi angklung oleh Ardian Sumarwan. "Upaya yang dilakukan Kang Ari ini patut kita apresiasi dan dukung penuh. Elemen inklusivitas menjadi unsur penting dari promosi seni dan budaya Indonesia di Jepang," kata Dubes Heri. "Kang Ari menjadi salah satu dari sedikit seniman Indonesia yang berinovasi untuk memastikan semua orang dapat menikmati kesenian Indonesia, khususnya angklung," ujar Heri, menambahkan.

Prospek Seni Jawa Barat di Jepang

Sebagai bentuk dukungan konkret KBRI Tokyo, Dubes Heri mengundang Ardian Sumarwan untuk hadir di Wisma Indonesia di Tokyo pada Minggu (3/7), termasuk Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum yang sedang melakukan kunjungan kerja di Tokyo.

"Saya menggandeng Bu Nicke, Pak Uu dan Kang Ari hari ini untuk bersama mendiskusikan promosi seni dan budaya Jawa Barat di Jepang. Semoga ini menjadi awal sinergi BUMN, pemerintah daerah dan pelaku budaya untuk semakin mengekspos keindahan seni dan budaya Jawa Barat di negeri sakura," ucap Dubes Heri.

Dalam kesempatan tersebut, para tamu undangan menikmati pameran mini wayang golek dan batik Jawa Barat milik KBRI Tokyo. Acara pertemuan juga dimeriahkan dengan penampilan tari Jaipong.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP