9 Makanan Berkalori Tinggi untuk Anak, Bantu Tambah Berat Badan si Kecil
Merdeka.com - Memperkenalkan makanan berkalori tinggi untuk anak adalah cara yang baik untuk membuatnya tetap energik dalam masa pertumbuhannya, sekaligus membantu menambah berat badan pada si kecil.
Apalagi banyak orang tua juga sering mengalami anak-anak mereka yang suka memilih-milih makanan, sehingga berat badan mereka tidak mengalami banyak perubahan. Berat badan yang tidak banyak berubah serta kebiasaan makan yang tidak teratur tentu membuat orang tua khawatir.
Berada di masa-masa paling penting dalam pertumbuhan seseorang, dan aktifnya si kecil, maka orang tua harus tahu mana makanan berkalori tinggi untuk anak untuk mendukung kesehariannya. Tapi, tentu asupan berkalori tinggi yang dipilih, haruslah makanan yang menyehatkan bagi anak.
Lalu, apa saja makanan berkalori tinggi untuk anak yang bisa Anda berikan? Dikutip dari laman briliofood.com, berikut beberapa makanan berkalori tinggi untuk anak yang menyehatkan dan bergizi.
Nasi
Makanan berkalori tinggi untuk anak yang pertama adalah nasi. Sebagai masyarakat Indonesia, kita tidak pernah lepas dari makanan yang satu ini. Nasi sendiri memiliki kandungan sekitar 240 kalori di setiap cup-nya. Kandungan karbohidrat yang ada pada nasi ini dapat menjadi sumber energi bagi anak yang aktif bermain.
Telur

© Pixabay
Makanan berkalori tinggi untuk anak yang kedua yaitu telur. Telur mengandung sekitar 78 kcal (kalori) per butirnya. Untuk menyajikannya, Anda bisa menambahkan nasi atau roti gandum bersama sayuran untuk memenuhi asupan sang anak. Selain mengandung kalori, telur juga bermanfaat karena memiliki kandungan protein yang tinggi, yang baik untuk pertumbuhan anak.
Daging
Makanan berkalori tinggi untuk anak yang ketiga ada daging. Dapat diolah menjadi berbagai makanan lezat, daging sapi mengandung 250 kcal pada setiap 100 gramnya. Angka itu sudah cukup jika Anda menambahkan nasi dan sayuran hijau. Tak hanya menyediakan kalori, daging sapi juga mengandung protein hewani dan lemak yang membantu pertumbuhan tulang dan otot anak.
Kacang-kacangan
Makanan berkalori tinggi untuk anak yang keempat yakni kacang-kacangan. Banyak jenis kacang-kacangan yang bisa Anda beri untuk anak-anak, seperti kacang tanah, almond, mete dan lain sebagainya. Kacang-kacangan mengandung sekitar 200 kcal dalam seperempat cup-nya. Anda bisa memberikan kacang-kacangan ini sebagai camilan atau ditambahkan pada yogurt.
Keju

Shutterstock/Sea Wave
Makanan berkalori tinggi untuk anak yang kelima adalah keju. Selain enak, keju juga memiliki kalori yang tinggi dan cocok untuk selera anak-anak. Keju memiliki kalori sekitar 115 kcal per potongnya, dan akan meningkat ketika dikonsumsi bersama protein, karbohidrat dan sayuran dengan total 500 kalori dalam satu piring. Jumlah ini sudah dapat mencukupi asupan gizi dan kalori anak.
Cokelat
Jika ingin memenuhi kebutuhan kalori anak yang sedang berkembang, maka cokelat bisa menjadi pilihan. Namun cokelat yang disarankan adalah dark cokelat karena jenis cokelat ini tinggi kalori serta juga mengandung antioksidan yang tinggi.
Kismis dan Buah Kering
Kismis dan buah-buahan kering memiliki kandungan kalori sekitar 130 kcal per cup. Makanan ini cocok dijadikan sebagai camilan ketika jam makan belum datang. Kismis dan buah kering juga mengandung glukosa yang bisa menjadi bahan bakar bagi aktivitas si kecil.
Alpukat

Shutterstock/Brent Hofacker
Buah berwarna hijau ini memiliki kalori sekitar 180 kcal per setengahnya. Dengan tekstur creamy-nya, alpukat sangat cocok untuk dibuat jus untuk mengganjal perut. Selain tinggi kalori, alpukat juga tinggi protein nabati, lemak tak jenuh dan berbagai vitamin.
Yogurt Tawar
Makanan berkalori tinggi untuk anak yang terakhir adalah yogurt tawar. Olahan susu ini tinggi akan kalori, di mana dalam satu cup yogurt tawar terdapat 310 kcal. Agar anak suka dengan sajian yogurt tawar ini, Anda bisa menambahkan buah-buahan, madu atau cokelat leleh.
Penyebab Berat Badan Rendah pada Anak
Dikutip dari verywellfamily.com, bayi dan anak-anak mungkin mengalami kesulitan untuk menambah berat badan karena berbagai alasan: gangguan sensorik, tidak ditawari makanan, stres, asupan susu atau jus yang berlebihan, sulit menelan, alergi makanan, obat-obatan, kurangnya nafsu makan, dan lain sebagainya.
Ada beberapa kekhawatiran seputar kenaikan berat badan yang tidak memadai terkait dengan masalah makanan. Namun, ada kalanya berat badan anak menurun atau sulit naik dan diperlukan intervensi yang spesifik, segera, dan berkelanjutan. Sebagai contoh:
Anak-anak yang tinggal di rumah yang banyak anggota keluarganya sedang berdiet dapat meniru perilaku dan pilihan makanan orang dewasa di sekitar mereka.
Bergantung pada penyebab yang mendasarinya, Anda mungkin memerlukan dokter spesialis serta ahli diet terdaftar untuk membantu membuat rencana makan yang sesuai dengan kondisi tersebut, atau memberikan tip untuk menerapkan peningkatan energi makanan (yaitu, kalori). Jarang ada solusi satu ukuran untuk semua.
Rencana perawatan dapat terlihat berbeda tergantung pada anak dan penyebab yang mendasarinya. Banyak hal yang menjadi faktor, termasuk aksesibilitas makanan, lingkungan makan, konsistensi, dan preferensi.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya