7 Manfaat Donor Darah Bagi Tubuh, Baik Meningkatkan Kesehatan Jantung
Merdeka.com - Darah adalah cairan tubuh yang terbuat dari jaringan hidup, mengalir di seluruh bagian tubuh melalui kumpulan jaringan pembuluh darah. Bisa dibilang darah merupakan komponen penting dalam tubuh.
Menurut Community Blood Center setiap dua detik ada dua orang yang memerlukan donor darah. Maka dari itu donor darah menjadi kegiatan yang sangat penting. Ketika kamu hendak mendonorkan darah perhatikan baik-baik syaratnya.
Beberapa syarat mendonorkan darah seperti usia harus 17 tahun-60 tahun dan sampai 65 tahun bagi yang rutin mendonorkan darahnya. Syarat lainnya yaitu memiliki berat badan 54 kg, memiliki tekanan darah sistole 100-189 dan diastole 70-10, kadar haemoglobin harus 12,5-17,0 gr/dL%, interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya (maksimal 5 kali dalam setahun).
Kegiatan donor darah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, bukan saja bagi yang menerimanya, melainkan juga bagi pendonornya itu sendiri.
Di bawah ini ada 7 manfaat donor darah bagi tubuh salah satunya baik untuk meningkatkan kesehatan jantung telah dirangkum merdeka.com melalui berbagai sumber:
1. Menurunkan Kolesterol

2017 istock.com
Salah satu manfaat donor darah yang pertama adalah menurunkan kolesterol. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa donor darah secara teratur dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida. Tampaknya hal ini juga merupakan cara yang efektif untuk menurunkan kadar lipid kamu.
Walaupun demikian, donor darah bukan satu-satunya alternative menurunkan kolesterol, maka dari itu sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dulu untuk mendapatkan cara yang paling tepat untuk kolesterol.
2. Menghilangkan Stres dan Meningkatkan Energi Positif
Siapa sangka kalau donor darah dapat membangkitkan energi positif bagi setiap pendonornya. Biasanya akan muncul perasaan luar biasa senang setelah membantu menyelamatkan satu nyawa atau bahkan beberapa nyawa sekaligus.
Darah yang disumbangkan akan terbagi menjadi beberapa komponen sesuai dengan kebutuhan pasien. Setiap komponennya bisa diterima oleh penerima yang berbeda pula, tergantung apa yang dibutuhkan.
Dengan membantu kehidupan orang lain, tindakan terpuji ini dapat menghilangkan stres, membuat kamu lebih baik dan meningkatkan energi positif bagi setiap pendonornya.
3. Mendeteksi Penyakit Serius

2016 Merdeka.com
Sebelum melakukan donor darah, kamu akan menjalani serangkaian pemeriksaan seperti berat badan, suhu, nadi, tekanan darah dan kadar haemoglobin. Selain itu, kamu juga bisa diminta untuk menjalani pemeriksaan darah untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit serius seperti penyakit HIV, sipilis, hepatitis B, hepatitis C dan malaria.
Serangkaian pemeriksaan yang dilakukan tidak lain bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit saat melakukan tranfusi dan juga membantu pendonor untuk mendeteksi penyakit-penyakit tertentu secara dini.
4. Menurunkan Berat Badan
Menurut University of California, seseorang yang rutin melakukan donor darah bisa kehilangan bobot tubuh sesuai dengan yang diinginkan. Hal yang sama diungkapkan Palang Merah Indonesia (PMII) bahwa setiap kali mendonorkan darah dengan jumlah 500 ml, sama dengan membakar 650 kalori dalam tubuh.
Walaupun demikian, mendonorkan darah bukan menjadi satu-satunya cara untuk mendonorkan darah, maka dari itu kamu tetap harus konsultasikan terlebih dulu dengan pihak dokter mana cara yang tepat untuk menurunkan berat badan.
5. Meningkatkan Kesehatan Jantung

www.canadianliving.com
Menurut studi American Journal of Epidemology, seseorang yang rutin mendonorkan darah akan memiliki jantung yang jauh lebih sehat. Penelitian tersebut membuktikan bahwa donor darah memiliki risiko 88 persen lebih rendah mengalami serangan jantung.
Alasannya, tidak lain karena pada saat kita rajin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut nantinya akan menumpuk pada dinding arteri, hal ini tentu saja akan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke.
6. Mempercepat Proses Pemulihan Luka
Pada saat kamu mendonorkan darah, akan terjadi penyesuaian tubuh terhadap berkurangnya sel darah merah. Penyesuaian tubuh ini juga dibutuhkan ketika tubuh kamu mengalami luka yang mengakibatkan berkurangnya sel darah merah, sehingga penyembuhan luka jadi jauh lebih cepat.
7. Menjadi Lansia yang Sehat

CCO Public Domain
Menjadi lansia yang sehat merupakan salah satu manfaat donor darah bagi pendonor lainnya. Banyak orang tua yang memiliki kesehatan cukup baik dan prima di usianya yang telah lanjut tersebut. Hal ini disebabkan karena mereka senantiasa menyumbangkan darahnya sejak muda sampai dengan tua.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya