4 Penyebab HP Sering Mati Hidup yang Wajib Diketahui
Merdeka.com - Handphone atau HP merupakan salah satu alat komunikasi yang sudah menjadi kebutuhan pokok di era serba digital ini. Semua hal sekarang ini bisa dilakukan dengan HP yang kini sering disebut smartphone. Mulai dari komunikasi, belanja online, bayar tagihan listrik, hingga pesan alat transportasi.
Fungsinya yang sangat beragam dan urgen membuat siapapun pasti akan kesal bila mengalami kondisi HP sering mati hidup sendiri alias bootloop. Bukan hanya bikin kesal HP sering mati hidup sendiri juga merupakan pertanda bahwa kondisi HP tidak lagi baik. Sering kali kita tidak mengetahui apa yang menjadi sebab HP sering mati hidup.
Maka dari itu di bawah ini ada 4 penyebab HP sering mati hidup yang wajib diketahui dan cara mengatasinya telah dirangkum dari berbagai sumber.
1. Modifikasi Sistem

© therecord.com.au
Modifikasi sistem menjadi salah satu penyebab HP sering mati hidup yang jarang banyak orang tahu. Melakukan modifikasi sistem berarti kamu harus melakukan root pada HP kamu. Jika root yang kamu lakukan tidak berhasil atau gagal, maka sistem bisa terganggu kinerjanya.
Salah satu akibat dari kesalahan dan kegagalan di dalam melakukan modifikasi sistem adalah HP kamu akan mengalami mati total. Selain itu, biasanya akibat dari kesalahan di dalam modifikasi sistem ini bisa menyebabkan HP kamu mengalami restart dengan sendirinya.
Maka dari itu, sebelum kamu mulai melakukan root, maka pastikan terlebih dahulu kamu sudah benar-benar menguasai tentang bagaimana cara root HP Android yang memang berhasil dan sudah banyak yang mempraktikkannya. Kamu juga harus memastikan bahwa kamu memiliki pengalaman di dalam melakukan root pada smartphone tersebut.
2. Overlock
Penyebab HP sering mati hidup berikutnya adalah overlock yang merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mempercepat kinerja PC atau laptop. Dengan perkembangan HP yang semakin lama semakin maju, maka perangkat smartphone saat ini sudah bisa menerapkan fitur tersebut.
Dengan kata lain, HP keluaran Samsung, Apple, Sony, dan merk-merk smartphone lainnya bisa menggunakan fitur overclock tersebut. Namun apa jadinya jika ternyata salah dan malah gagal di dalam melakukan overclock? Maka bisa mengakibatkan HP kamu mati dan menyala dengan sendirinya.
3. Salah Melakukan Pengaturan Permission

shutterstock
Permission merupakan sebuah hak akses yang dimiliki oleh sebuah aplikasi yang mana nantinya aplikasi tersebut mampu mengakses beragam informasi yang berasal dari HP kamu. Di dalam HP Android, banyak informasi yang bersifat pribadi seperti kontak, lokasi, maupun juga foto. Maka dari itu, sistem operasi Android sangat berpengaruh terhadap fitur permission ini.
Jika kamu ternyata salah di dalam melakukan permission pada aplikasi, maka bisa berakibat HP kamu mati dan nyala dengan sendirinya. Maka dari itu, ketika kamu hendak melakukan pengaturan terhadap permission, pastikan bahwa kamu paham betul tentang apa yang harus kamu lakukan. Dengan begitu, smartphone kesayangan kamu bisa terhindar dari mati hidup sendiri atau bootloop.
4. Salah Melakukan Flashing Custom ROM
Melakukan flashing harus dilakukan oleh orang yang memang sudah berpengalaman. Meskipun metode flashing sebenarnya merupakan sebuah cara yang tidak terlalu sulit, namun jika kamu salah dalam melakukannya maka bisa berakibat fatal. Memang, untuk metode ini kamu hanya perlu menginstall ROM ke HP kamu.
Tujuannya agar performa HP menjadi meningkat serta mengoptimalkan kinerja dari sistem operasi yang digunakan. Namun, jika cara tersebut malah menyebabkan kegagalan di mana biasanya data lama masih belum terhapus, maka akan mengakibatkan data yang belum dihapus tersebut kemudian digunakan oleh data baru. Maka dari itu, akibat dari ini maka smartphone kamu bisa mengalami mati hidup atau bootloop.
(mdk/nof)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya